Berita Terkini
Trending Tags

PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Setoran BLUD dan BUMD Belum Maksimal

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai Rp253,8 miliar atau sekitar 59 persen dari target Rp433,2 miliar. Capaian tersebut membuat Pemkab Madiun masih harus mengejar penerimaan dari sejumlah sektor, termasuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun, Ari Nur Surahmat, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil rekapitulasi penerimaan hingga akhir Agustus 2026.

Menurutnya, tidak semua komponen PAD bergerak pada capaian yang sama. Pajak daerah baru terealisasi 64,6 persen, sedangkan retribusi daerah masih lebih rendah, yakni 52,2 persen.

Sementara itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan telah mencapai 85,6 persen dan lain-lain PAD yang sah mencapai 80,52 persen.

“Beberapa komponen PAD sudah berada di atas capaian 75 persen, sementara pajak daerah dan terutama retribusi masih perlu digenjot,” ujar Ari, Rabu (16/9/2026).

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah penerimaan dari retribusi pelayanan kesehatan yang dikelola BLUD. Hingga memasuki triwulan ketiga, setoran sejumlah fasilitas kesehatan masih berada di bawah target.

Retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas, misalnya, baru mencapai 48,35 persen dari target Rp54,6 miliar.

Kemudian, RSUD Caruban baru mencapai 55,87 persen dari target makro Rp99,69 miliar. Sedangkan RSUD Dolopo baru merealisasikan 47,55 persen dari target Rp68,4 miliar.

“Kalau untuk BLUD, memang ini masih kurang dari target. Maka untuk menggenjot penerimaan nanti kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan badan terkait, termasuk dengan OPD pembina dari Bagian Perekonomian Daerah,” jelasnya.

Selain BLUD, Bapenda juga menyoroti penerimaan dari sejumlah BUMD. Ari menyebut mayoritas setoran BUMD sudah berada di atas 75 persen, tetapi masih terdapat badan usaha yang belum memberikan setoran sama sekali.

Salah satunya adalah Madiun Umbul Square (MUS). Dari target penerimaan sekitar Rp16,8 juta dalam satu tahun, hingga akhir Agustus 2026 setoran yang diterima masih tercatat 0 persen.

Ari mengatakan target tersebut sebelumnya telah dihitung dan disepakati melalui proses intensifikasi bersama pihak MUS. Karena hingga triwulan ketiga belum ada setoran, Bapenda akan melakukan rekonsiliasi dan evaluasi kembali.

“Kalau target sudah berdasarkan penghitungan dengan Umbul. Akan tetapi sampai saat ini masih 0 persen, itu nanti akan kami rekon dan evaluasi kembali,” ungkap Ari.

Dengan realisasi PAD yang baru mencapai sekitar 59 persen, Pemkab Madiun masih memiliki pekerjaan untuk mengejar target penerimaan hingga akhir 2026. Bapenda menyatakan upaya peningkatan penerimaan tidak hanya akan difokuskan pada sektor pajak, tetapi juga pada retribusi, BLUD, dan BUMD yang realisasinya masih tertinggal. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Fraksi Demokrat yang Bacakan Pandangan Umum LKP APBD 2025, Soroti Akurasi Anggaran hingga Nasib UMKM Magetan

    Hanya Fraksi Demokrat yang Bacakan Pandangan Umum LKP APBD 2025, Soroti Akurasi Anggaran hingga Nasib UMKM Magetan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fraksi Partai Demokrat menjadi satu-satunya fraksi yang membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pembacaan tersebut dilakukan atas persetujuan seluruh peserta rapat, sementara fraksi-fraksi lainnya memilih […]

    Bagikan
  • Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mulai menjangkau sekolah-sekolah pinggiran. Salah satunya di Kecamatan Parang, tempat ratusan siswa SMPN 1 Parang ikut merasakan menu sehat yang disediakan pemerintah. Meski antusias, sebagian siswa berharap variasi menu lebih beragam. Mikaila bersama temannya, Rizal, secara terbuka menyampaikan keinginan agar sesekali ada hidangan […]

    Bagikan
  • Serapan Belanja Pemkot Madiun Baru 46 Persen, Ini Penyebabnya

    Serapan Belanja Pemkot Madiun Baru 46 Persen, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengevaluasi realisasi belanja pengadaan barang dan jasa sepanjang triwulan III tahun anggaran 2026. Hingga September 2026, serapan anggaran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat baru mencapai 46 persen. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meminta seluruh pejabat pengadaan di masing-masing OPD mempercepat realisasi belanja sesuai […]

    Bagikan
  • Kisah Haru Jemaah Haji Kota Madiun Menyusuri Jejak Sahabat Nabi di Madinah

    Kisah Haru Jemaah Haji Kota Madiun Menyusuri Jejak Sahabat Nabi di Madinah

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Suasana khidmat menyelimuti langkah-langkah jemaah haji asal Kota Madiun saat menapaki jejak sejarah Islam di Kota Madinah. Di sela rangkaian ibadah, para jemaah melaksanakan ziarah ke sejumlah masjid bersejarah yang berada di sekitar Masjid Nabawi, di antaranya Masjid Abu Bakar dan Masjid Ali bin Abi Thalib. Kegiatan ziarah ini tidak sekadar […]

    Bagikan
  • Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, […]

    Bagikan
  • Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah Janda Lansia di Ngawi Hangus Terbakar

    Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah Janda Lansia di Ngawi Hangus Terbakar

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah di Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Jumat (26/09/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang masih menyala di kamar tidur. Rumah yang terbakar diketahui milik Painem (65), seorang janda lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. […]

    Bagikan
expand_less