Berita Terkini
Trending Tags

RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti saat acara RPJMD Magetan 2025–2029, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti.

Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi transformasi daerah. Mulai dari peningkatan kualitas SDM, pertanian modern, perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga pemberdayaan komunitas RT dan pelestarian budaya.

Salah satu program yang disorot adalah beasiswa kedokteran bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Tujuannya baik, agar Magetan tak terus bergantung pada tenaga medis dari luar daerah. Tapi efektivitas program ini akan sangat bergantung pada keberlanjutan pendanaan dan pemantauan ketat, terutama pada proses seleksi yang transparan.

Pada sektor pertanian, Pemkab mengusung hilirisasi dan sistem pertanian organik. Tapi tantangannya bukan hanya soal bibit dan pupuk, melainkan bagaimana petani bisa masuk dalam ekosistem industri kreatif yang kerap menuntut literasi digital dan inovasi produk yang masih jauh dari jangkauan sebagian besar petani tradisional.

Begitu juga dengan janji pembangunan infrastruktur seperti akses jalan, trotoar, hingga ruang publik. Janji ini sejatinya bukan barang baru. Banyak warga masih menunggu janji-janji serupa yang digaungkan sejak RPJMD sebelumnya—yang sayangnya tak selalu berujung pada pelaksanaan yang utuh dan berkelanjutan.

Sektor ekonomi rakyat dan wisata juga mendapat porsi perhatian, dengan rencana revitalisasi Pasar Sayur, penataan Pasar Hewan dan Pasar Burung, hingga penguatan UMKM. Meski begitu, tanpa reformasi dalam perizinan, akses modal, dan distribusi pasar, UMKM masih bisa terjebak dalam pola bertahan, bukan berkembang.

Sementara itu, program pemberian dana tahunan untuk RT dan pelestarian budaya lokal menunjukkan niat membangun dari level paling bawah. Tetapi mekanisme akuntabilitas dan evaluasi perlu disiapkan sejak awal agar tidak sekadar menjadi bantuan simbolik yang menyulitkan pelaporan dan justru menambah beban administratif.

Di luar lima program utama, Pemkab Magetan juga menggulirkan dua proyek besar: relokasi Pasar Hewan Parang dan pembangunan Sirkuit Magetan. Dua inisiatif yang tak kalah ambisius, tapi belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran soal urgensi, keberlanjutan, dan dampak jangka panjang.

Kepala Bappeda Jawa Timur, Muhammad Yasin, yang hadir dalam forum tersebut mengapresiasi langkah cepat Pemkab Magetan. Ia menyatakan bahwa arah kebijakan yang dipilih Magetan sudah cukup sinkron dengan program strategis provinsi dan nasional.

“Pembangunan itu bukan urusan pusat atau provinsi saja. Kabupaten seperti Magetan justru punya peran penting,” ujar Yasin.

Ia juga menilai, program beasiswa kedokteran misalnya, sudah sejalan dengan arah kebijakan Jatim Cerdas dan Jatim Sehat yang dicanangkan Pemerintah Provinsi.

Disisi lain, janji telah diumumkan, peta jalan telah digelar. Kini masyarakat menanti langkah nyata. Sebab, pembangunan yang berhasil tidak ditentukan dari seberapa indah visinya, tetapi dari seberapa jauh dampaknya bisa dirasakan hingga ke kampung-kampung yang jarang tersorot kamera.

Dan seperti yang sering diungkap warga: pembangunan sejati bukan tentang berapa banyak baliho yang berdiri, tapi tentang berapa banyak jalan yang bisa dilalui tanpa takut ban pecah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu, Kabupaten Madiun menjadi salah satu penerima manfaat program makanan bergizi gratis (MBG) yang terkover Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun. Sebanyak 91 siswa telah menikmati menu sehat setiap hari.  Pihak sekolah berharap program ini berjalan lancar sesuai harapan. “Secara resmi program dimulai bersamaan dengan launching […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pencari ikan dilaporkan tenggelam di Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, pada Sabtu (21/12/2024) sore. Hingga kini, tim SAR gabungan bersama warga setempat masih terus berupaya melakukan pencarian korban. Korban diketahui bernama Karyono (22), warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo. Berdasarkan video amatir, pamannya, Parni (50), meminta tolong karena […]

    Bagikan
  • Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Madiun belum dapat mengakses fasilitas pinjaman dari bank pemerintah karena terkendala kelengkapan dokumen kelembagaan. Padahal, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Kopdeskel Merah Putih, koperasi ini berhak mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar. Kepala […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
  • Dua Pembalap Kebanggaan Indonesia Test Ride Sirkuit Parang Magetan

    Dua Pembalap Kebanggaan Indonesia Test Ride Sirkuit Parang Magetan

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KAB MAGETAN – Masa jeda kejuaraan sepeda motor internasional dimanfaatkan Mario Aji, dan Muhammad Adenanta Putra, merasakan sensasi balapan di Sirkuit Parang, Kabupaten Magetan, Minggu siang (05/01/2025). Sontak saja, ribuan masyarakat tumplek blek, memadati luar area sirkuit. Mereka antusias menikmati dua pembalap ternama tersebut. Mario Aji dan Adenanta Putra saling unjuk gigi, menaklukan tikungan demi […]

    Bagikan
  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
expand_less