Berita Terkini
Trending Tags

RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti saat acara RPJMD Magetan 2025–2029, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti.

Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi transformasi daerah. Mulai dari peningkatan kualitas SDM, pertanian modern, perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga pemberdayaan komunitas RT dan pelestarian budaya.

Salah satu program yang disorot adalah beasiswa kedokteran bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Tujuannya baik, agar Magetan tak terus bergantung pada tenaga medis dari luar daerah. Tapi efektivitas program ini akan sangat bergantung pada keberlanjutan pendanaan dan pemantauan ketat, terutama pada proses seleksi yang transparan.

Pada sektor pertanian, Pemkab mengusung hilirisasi dan sistem pertanian organik. Tapi tantangannya bukan hanya soal bibit dan pupuk, melainkan bagaimana petani bisa masuk dalam ekosistem industri kreatif yang kerap menuntut literasi digital dan inovasi produk yang masih jauh dari jangkauan sebagian besar petani tradisional.

Begitu juga dengan janji pembangunan infrastruktur seperti akses jalan, trotoar, hingga ruang publik. Janji ini sejatinya bukan barang baru. Banyak warga masih menunggu janji-janji serupa yang digaungkan sejak RPJMD sebelumnya—yang sayangnya tak selalu berujung pada pelaksanaan yang utuh dan berkelanjutan.

Sektor ekonomi rakyat dan wisata juga mendapat porsi perhatian, dengan rencana revitalisasi Pasar Sayur, penataan Pasar Hewan dan Pasar Burung, hingga penguatan UMKM. Meski begitu, tanpa reformasi dalam perizinan, akses modal, dan distribusi pasar, UMKM masih bisa terjebak dalam pola bertahan, bukan berkembang.

Sementara itu, program pemberian dana tahunan untuk RT dan pelestarian budaya lokal menunjukkan niat membangun dari level paling bawah. Tetapi mekanisme akuntabilitas dan evaluasi perlu disiapkan sejak awal agar tidak sekadar menjadi bantuan simbolik yang menyulitkan pelaporan dan justru menambah beban administratif.

Di luar lima program utama, Pemkab Magetan juga menggulirkan dua proyek besar: relokasi Pasar Hewan Parang dan pembangunan Sirkuit Magetan. Dua inisiatif yang tak kalah ambisius, tapi belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran soal urgensi, keberlanjutan, dan dampak jangka panjang.

Kepala Bappeda Jawa Timur, Muhammad Yasin, yang hadir dalam forum tersebut mengapresiasi langkah cepat Pemkab Magetan. Ia menyatakan bahwa arah kebijakan yang dipilih Magetan sudah cukup sinkron dengan program strategis provinsi dan nasional.

“Pembangunan itu bukan urusan pusat atau provinsi saja. Kabupaten seperti Magetan justru punya peran penting,” ujar Yasin.

Ia juga menilai, program beasiswa kedokteran misalnya, sudah sejalan dengan arah kebijakan Jatim Cerdas dan Jatim Sehat yang dicanangkan Pemerintah Provinsi.

Disisi lain, janji telah diumumkan, peta jalan telah digelar. Kini masyarakat menanti langkah nyata. Sebab, pembangunan yang berhasil tidak ditentukan dari seberapa indah visinya, tetapi dari seberapa jauh dampaknya bisa dirasakan hingga ke kampung-kampung yang jarang tersorot kamera.

Dan seperti yang sering diungkap warga: pembangunan sejati bukan tentang berapa banyak baliho yang berdiri, tapi tentang berapa banyak jalan yang bisa dilalui tanpa takut ban pecah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan mulai menata kabel optik yang selama ini semrawut di sejumlah ruas kota. Penertiban melibatkan delapan provider dan difokuskan pada kawasan Alun-Alun serta beberapa titik utama lainnya. Kepala Diskominfo Magetan, Cahaya Wijaya, mengatakan langkah ini dipercepat agar kondisi kabel tidak semakin semrawut. “Penataan sudah dimulai. Delapan […]

    Bagikan
  • 38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

    38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Balai Kota Madiun dipenuhi semangat kreativitas pada Jumat (17/7/2026). Sebanyak 38 pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat mengikuti lomba Craft Painting dengan media lukis berbahan anyaman. Mengusung tema identitas Kota Madiun, para peserta tampak serius menggoreskan kuas demi menghadirkan karya terbaik. Berbeda dari melukis di atas kertas atau kanvas, […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer non-Dapodik di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Ponorogo, Selasa (26/5/2026). Dalam aksi tersebut, para guru menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang disebut telah ditutup sejak tahun 2020. Aksi yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap (GTT) […]

    Bagikan
  • Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengamankan sepasang suami istri dengan status pernikahan siri yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik keluarga sendiri. Mirisnya, korban merupakan ibu kandung dari pelaku laki-laki. Kedua pelaku yakni Irvan Rendy Saputra (23), warga Dusun Grojokan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan istrinya Rizqi […]

    Bagikan
  • Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan langkah tak biasa dengan memeriksa sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul indikasi pelanggaran etik, manajerial, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan kejaksaan. Dikutip dari kanal media nasional, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Kajari Magetan dan Kajari Padang Lawas […]

    Bagikan
  • Mutasi Pejabat Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Restu Pemerintah Pusat

    Mutasi Pejabat Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Restu Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap melakukan pergeseran struktural melalui mutasi pejabat dalam waktu dekat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengungkapkan bahwa saat ini proses tahapan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tengah diajukan ke pemerintah pusat. “Terkait kekosongan pejabat alhamdulillah kita bisa atasi meskipun dengan PLT. Proses pengisian jabatan sedang kami ajukan ke […]

    Bagikan
expand_less