Berita Terkini
Trending Tags

Kadisnaker Magetan Klaim Job Fair 2025 Bukan Hanya Seremonial, 6 Ribu Pelamar Mendaftar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan pelamar memadati Job Fair (MJF), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan mengadakan Magetan Job Fair (MJF) pada 10-14 Juni 2025. Disnaker mengklaim giat tersebut bukan sekadar acara seremonial seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Job fair yang digelar secara hybrid ini menghadirkan 67 perusahaan, dengan total sekitar 16.000 posisi kerja yang ditawarkan. Sejauh ini, tercatat lebih dari 6.000 pelamar telah mendaftar baik secara langsung maupun daring. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, dua hari secara offline di GOR Ki Mageti dan dua hari secara online.

Kepala Disnaker Magetan, Arif Ridwan, menyatakan bahwa pihaknya melakukan proses seleksi terhadap perusahaan peserta untuk memastikan bahwa lowongan yang dibuka benar-benar dibutuhkan dan akan ditindaklanjuti.

“Kami tekankan agar perusahaan tidak hanya datang meramaikan, tapi benar-benar melakukan proses rekrutmen,” ujar Arif saat dikonfirmasi pada Selasa (10/06/2025).

Job fair ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Magetan dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Berdasarkan data Disnaker, TPT di Magetan tahun ini tercatat sebesar 3,28 persen, turun dari 4,16 persen pada tahun sebelumnya, dan lebih rendah dibanding masa pascapandemi COVID-19. Arif menyebut kegiatan ini tidak boleh dijalankan asal-asalan, karena menyangkut kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan.

“Kami juga akan meminta laporan dari seluruh perusahaan yang terlibat untuk memastikan hasil konkret dari proses ini,” tegasnya.

Sementara itu, para pencari kerja datang dengan strategi masing-masing. Salah satu pelamar, Faturahman (20), menyatakan akan selektif dalam memilih lowongan.

“Saya lihat-lihat dulu. Kalau cocok dan gajinya bagus, baru saya lamar,” katanya.

Berbeda dengan Tyas (19) dari Karangrejo yang memilih melamar ke semua lowongan yang tersedia.

“Saya daftarin semua aja, siapa tahu ada yang nyantol. Lumayan bisa kerja dekat rumah,” ucapnya. 

Mereka berharap job fair ini memberikan hasil nyata dan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan yang berakhir tanpa rekrutmen.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri photo_camera 4

    Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jajaran Polres Madiun menggelar kerja bakti serentak di kawasan Wisata Wahana Grape, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (11/2). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, dan Resik). Kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 55 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa (07/10/2025). Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Kabupaten Madiun dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari, Oktario Hartawan Achmad. Dalam keterangannya, Oktario menyampaikan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Kejari Madiun dalam […]

    Bagikan
  • Mobil Terjun ke Parit Saat Ditinggal Salat, Diduga Lupa Tarik Rem Tangan

    Mobil Terjun ke Parit Saat Ditinggal Salat, Diduga Lupa Tarik Rem Tangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi AE 1208 RI terperosok ke parit di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Insiden tersebut terjadi saat kendaraan ditinggal pemiliknya menunaikan ibadah salat di masjid setempat. Peristiwa bermula ketika mobil milik Sukma, warga Kecamatan Poncol, diparkir di halaman Masjid Bani Solan. […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan Deras, Rumah Senen Roboh, Lima Orang Mengungsi

    Diterjang Hujan Deras, Rumah Senen Roboh, Lima Orang Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di Kabupaten Magetan. Rumah dan kandang kambing milik Senen warga di Desa Terung RT 04 RW 01, Kecamatan Panekan, roboh diterjang hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (9/5/2025) siang hingga malam. Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, menyebabkan kerusakan berat pada bangunan […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (8/3/2026) siang, menumbangkan pohon trembesi berukuran besar di Jalan Raya Maospati–Ngawi. Pohon yang berada di tepi jalan, tepatnya di Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, itu roboh dan menimpa sepeda motor yang sedang melintas. Akibat kejadian tersebut, seorang anak berusia 10 tahun meninggal […]

    Bagikan
  • IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun kembali menjadi sorotan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menemukan fasilitas IPAL di SPPG Ngegong masih belum memenuhi standar saat inspeksi mendadak (sidak), Kamis (7/5/2026). Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut hasil […]

    Bagikan
expand_less