Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menyoroti rendahnya serapan Anggaran Belanja daerah tahun 2025, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 pada semester pertama. Hingga akhir Juni, realisasi belanja daerah masih di bawah 50 persen, memunculkan kekhawatiran akan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, serapan anggaran kali ini lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau panjenengan tanya soal penyerapan, saya itu sebenarnya kalau ngomong ya malulah. Penyerapan anggaran tahun ini terlalu parah dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa (22/07/2025).

Fery menyebut, pihaknya sempat menanyakan langsung ke sejumlah OPD terkait alasan lambatnya serapan anggaran. Namun, jawaban yang diterima dinilai belum memuaskan.

“Kalau kita tanya, katanya ada regulasi baru. Jawabannya ya begitu-begitu terus,” tambahnya.

DPRD mendesak Bupati Madiun untuk segera mengambil langkah konkret agar serapan anggaran bisa segera ditingkatkan. Menurut Fery, dibutuhkan ketegasan dari kepala daerah dalam menggerakkan kebijakan dan mendorong kinerja OPD.

“Jangan menunggu. Ini harus segera dijalankan. Harus ada kebijakan dan ketegasan agar OPD bekerja,” tegasnya.

Ia juga berharap agar dalam rapat dengar pendapat (RDP) mendatang, seluruh OPD dapat memberikan penjelasan transparan terkait kendala yang menyebabkan lambatnya penyerapan anggaran.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data per 30 Juni 2025, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Madiun tercatat baru mencapai 49,39 persen, sedangkan belanja daerah hanya 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, mengungkapkan bahwa hingga 4 Juli, pendapatan daerah sedikit meningkat menjadi 49,47 persen.

Dari total pendapatan tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai 41,30 persen, sementara dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi tercatat 52,50 persen. Suntoko tidak membantah bahwa capaian tersebut tergolong rendah, apalagi sudah memasuki paruh kedua tahun anggaran.

Rendahnya penyerapan APBD tak hanya menjadi indikator lemahnya pelaksanaan program, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi lokal yang sangat bergantung pada perputaran belanja pemerintah daerah.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko Play Button

    Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2.465
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dualisme Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali memanas. Ratusan warga PSHT dari kubu Ketua Umum (Ketum) PSHT, Muhammad Taufiq menggelar aksi demo di Aloon-Aloon Kota Madiun pada Senin (02/02/2026). Aksi ini buntut akan dilaksanakannya Parapatan Luhur (Parluh) oleh kubu Ketum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko. Welly Dany Permana, Kuasa Hukum PSHT […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Seorang Lansia Tabrakan dengan Truk Box di Jalan Raya Ngawi–Caruban

    Kecelakaan Seorang Lansia Tabrakan dengan Truk Box di Jalan Raya Ngawi–Caruban

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan raya Ngawi-Caruban pada Senin (07/07/2025) pagi. Seorang lansia berusia 60 tahun mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah truk box di KM 08–09 masuk wilayah Desa Lego Kulon, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIB melibatkan dua kendaraan. […]

    Bagikan
  • Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

    Tambang Ilegal Makin Marak, Walhi Jatim Desak Penegakan Hukum Tegas

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aktivitas tambang ilegal di wilayah Magetan, Jawa Timur, masih menjadi sorotan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan, terutama di kawasan Parang dan sekitarnya. Direktur Eksekutif Walhi Jatim, Wahyu Eka Setyawan, mengungkapkan bahwa kegiatan penambangan yang berlangsung tanpa […]

    Bagikan
  • 438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 438 warga mengikuti program mudik balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan pada Senin (23/3/2026). Program tahunan ini ditujukan untuk membantu masyarakat kembali ke perantauan usai merayakan Lebaran 2026 di kampung halaman. Pemberangkatan peserta dilakukan dari halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama sejumlah […]

    Bagikan
  • Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa  photo_camera 3

    Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa 

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Suara gemericik Sungai Pacar mengalun pelan di bawah jembatan gantung yang baru saja rampung dibangun di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter itu tampak kokoh membentang, menjadi penghubung yang selama ini dinantikan warga dari tiga desa yakni Prigi, Margo, dan Karanggandu. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses […]

    Bagikan
  • Desa Sumberdodol Magetan Masuk 10 Besar Desa Wisata Terbaik Nasional versi BRIliAn 2025

    Desa Sumberdodol Magetan Masuk 10 Besar Desa Wisata Terbaik Nasional versi BRIliAn 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Desa Wisata Terbaik Nasional dalam ajang Program Desa BRIliAn 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tak main-main, Sumberdodol harus bersaing dengan 106 desa lainnya dari seluruh Indonesia. Program Desa BRIliAn […]

    Bagikan
expand_less