Aspirasi Bahana Bersahaja, Bupati Madiun Menyerahkan Traffic Cone Untuk Warga Desa Karangrejo
- account_circle Sinergia Mediatama
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- visibility 13
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi merespon permintaan traffic cone yang dilontarkan salah satu warga pada malam sarasehan Bhakti Harmoni Madiun (Bahana) Bersahaja, Rabu (21/01/2026) malam di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu.
Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan bantuan traffic cone atau kerucut lalu lintas kepada Pemerintah Desa Karangrejo, pada Kamis (22/01/2026) siang, masih dalam rangkaian kegiatan Bahana Bersahaja.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Darno, salah satu perwakilan masyarakat, kepada Bupati Madiun. “Kami juga minta bantuan traffic cone untuk masjid, mushala, dan sekolahan,” ujar Darno saat sarasehan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Hari Wur sapaan Bupati Madiun langsung menyetujui permintaan warga dan menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perhubungan, untuk segera merealisasikan bantuan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan fasilitas umum di Desa Karangrejo.
“Permintaan dari Desa Karangrejo berupa traffic cone berdasarkan aspirasi masyarakat saat sarasehan. Peruntukannya untuk tiga sekolah, tiga masjid, dan satu kantor desa,” kata Suryanto.
Ia menjelaskan, setiap lokasi mendapatkan dua buah traffic cone, sehingga total bantuan yang disalurkan sebanyak 12 unit.
“Fungsinya untuk memecah arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, terutama saat jam-jam ramai,” ujarnya.
Traffic cone merupakan perangkat lalu lintas sementara berbentuk kerucut dengan warna mencolok yang digunakan untuk mengarahkan kendaraan, memberikan tanda bahaya, serta mengamankan area tertentu.
Alat ini kerap dimanfaatkan untuk pengalihan arus lalu lintas, penanda lokasi rawan, maupun pengamanan kegiatan di ruang publik. (Ndor/Tova).
- Penulis: Sinergia Mediatama

