
Sinergia | Ngawi – Atap bangunan Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Geneng 2 di Dusun Karangasem 2, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi ambruk pada Kamis (25/09/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun sebanyak 30 murid harus dialihkan belajar dari rumah.
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat wilayah Geneng diguyur hujan dengan intensitas sedang. Selang 30 menit, kuda-kuda kayu penyangga atap tiba-tiba runtuh dan menimpa seluruh peralatan belajar, mulai dari kursi hingga piala kejuaraan.
Sejumlah warga mendengar suara keras dari arah sekolah. “Awalnya saya kira tandon air sekolah penuh dan meluap, ternyata atapnya sudah roboh,” ujar Sumarti, warga setempat. Ia menduga kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk menjadi penyebab ambruknya bangunan yang telah berdiri lebih dari 30 tahun itu.
Petugas gabungan bersama warga langsung membersihkan puing-puing reruntuhan sejak Jumat (26/09/2025) pagi. Hampir seluruh ruangan di TK tersebut terdampak material atap yang ambruk.
Guru TK Dharma Wanita Geneng 2, Indah Sri Lestari, mengatakan pihak sekolah sepakat mengalihkan pembelajaran ke rumah masing-masing siswa untuk sementara waktu.
“Ada opsi kegiatan tatap muka dipindahkan ke rumah saya, menunggu kondisi dinyatakan aman,” jelasnya.
Indah menambahkan, kerusakan tidak tampak sebelumnya karena plafon sekolah masih terlihat baik, padahal kayu penyangga sudah rapuh.
“Untungnya kejadian malam hari, jadi tidak ada korban. Semoga segera ada perbaikan,” ujarnya.
Kusnanto – Sinergia