Berita Terkini
Trending Tags

Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 367
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah Suminten pasca ledakan petasan, (1/3/2026), Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di rumah milik Suminten (50), warga Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman. Ledakan keras bahkan terdengar hingga radius sekitar dua kilometer dan membuat rumah korban porak-poranda.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rifai Kurnia Putra (16), pelajar kelas 3 SMP yang merupakan anak ketiga pemilik rumah. Sementara dua korban lainnya, Ahmad Fatoni (20) warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen, dan Hindar Agusta (23) warga Desa Plosojenar mengalami luka bakar sekitar 16 persen. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Saksi mata , Siswanto, mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendengar suara ledakan keras dari rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat kejadian.

“Saya dengar ledakan sangat dahsyat, langsung merapat ke lokasi. Saat sampai, kedua korban masih hidup. Rifai berada di depan rumah didekap ibunya, sedangkan satu korban lain di halaman dengan luka bakar serius. Saya bawa korban yang masih hidup ke rumah sakit menggunakan sepeda motor,” ujar Siswanto.

Menurutnya, kondisi para korban saat ditemukan sangat mengenaskan dengan tubuh berlumuran darah akibat ledakan tersebut.

Dugaan sementara, para korban tengah meracik bahan petasan yang akan dipasang pada balon udara tanpa awak. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah bahan balon udara serta petasan berbagai ukuran di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jenis bahan yang digunakan dalam peracikan tersebut.

“Dugaan awal korban meracik bahan mercon atau petasan. Namun untuk memastikan apakah itu mesiu atau bahan lain, kami masih berkoordinasi dengan tim Gegana,” jelasnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa balon udara ukuran sedang, petasan berbagai ukuran, serta sisa material ledakan dari lokasi kejadian.

AKP Imam Mujali menambahkan, tradisi menerbangkan balon udara disertai petasan memang kerap terjadi di Ponorogo selama bulan Ramadan. Namun pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun menggunakan petasan karena berbahaya dan telah berulang kali memakan korban.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuat petasan. Tidak ada manfaatnya dan justru merugikan diri sendiri serta membahayakan orang lain,” tegasnya.

Jenazah Rifai langsung dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

    Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat sebanyak 28 barang milik penumpang berhasil diamankan melalui sistem lost and found selama periode Angkutan Lebaran 2026. Data tersebut dihimpun sejak 11 Maret hingga 17 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kerahkan 501 Personel Amankan Mudik dan Idulfitri 2026

    Polres Madiun Kerahkan 501 Personel Amankan Mudik dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun resmi mengerahkan ratusan personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 guna memastikan keamanan selama arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Madiun. Operasi ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan elemen masyarakat yang terlibat langsung dalam pengamanan hari besar keagamaan. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengatakan operasi kemanusiaan tersebut […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal segera membuka kesempatan bagi pegawai eselon III untuk naik jabatan. Hal itu seiring rencana Pemkot Madiun bakal melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Setidaknya 5 kursi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini tengah kosong. “Ya untuk pengisian jabatan nanti kita siapkan dalam 1-2 bulan […]

    Bagikan
  • Praktik Penahanan Ijazah Modus Komitmen, SBMR : CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jeratan Pidana

    Praktik Penahanan Ijazah Modus Komitmen, SBMR : CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jeratan Pidana

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dugaan penahanan ijazah eks karyawan berdalih komitmen kontrak kerja oleh CV Sukses Jaya Abadi di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, kembali memicu tekanan publik. Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) mendesak perusahaan segera menyerahkan dokumen milik pekerja yang hingga kini disebut masih ditahan, sekaligus mengingatkan potensi jerat pidana jika praktik itu terbukti. Ketua […]

    Bagikan
  • Prajurit Yonif 501/BY Tuntaskan Misi di Papua Barat, Kembali dengan Kepala Tegak

    Prajurit Yonif 501/BY Tuntaskan Misi di Papua Barat, Kembali dengan Kepala Tegak

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Setelah berbulan-bulan bertugas di wilayah rawan konflik, para prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 501/BY yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile akhirnya kembali ke markas mereka di Madiun. Penugasan di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, resmi berakhir dengan capaian yang membanggakan. Suasana haru mewarnai upacara penyambutan di satuan. […]

    Bagikan
  • Aksi Nekat Pengunjung Lapas Kelas I Madiun Selundupkan HP di Pakaian Dalam

    Aksi Nekat Pengunjung Lapas Kelas I Madiun Selundupkan HP di Pakaian Dalam

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penyelundupan barang terlarang kembali digagalkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun pada Kamis (17/04/2025). Seorang pengunjung nekat mencoba menyelundupkan sebuah telepon genggam (HP) dengan cara menyembunyikannya di dalam pakaian dalam saat hendak membesuk seorang warga binaan. Aksi tersebut berhasil digagalkan oleh petugas saat melakukan pemeriksaan ketat di area ruang […]

    Bagikan
expand_less