Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 480
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah Suminten pasca ledakan petasan, (1/3/2026), Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di rumah milik Suminten (50), warga Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman. Ledakan keras bahkan terdengar hingga radius sekitar dua kilometer dan membuat rumah korban porak-poranda.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rifai Kurnia Putra (16), pelajar kelas 3 SMP yang merupakan anak ketiga pemilik rumah. Sementara dua korban lainnya, Ahmad Fatoni (20) warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen, dan Hindar Agusta (23) warga Desa Plosojenar mengalami luka bakar sekitar 16 persen. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Saksi mata , Siswanto, mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendengar suara ledakan keras dari rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat kejadian.

“Saya dengar ledakan sangat dahsyat, langsung merapat ke lokasi. Saat sampai, kedua korban masih hidup. Rifai berada di depan rumah didekap ibunya, sedangkan satu korban lain di halaman dengan luka bakar serius. Saya bawa korban yang masih hidup ke rumah sakit menggunakan sepeda motor,” ujar Siswanto.

Menurutnya, kondisi para korban saat ditemukan sangat mengenaskan dengan tubuh berlumuran darah akibat ledakan tersebut.

Dugaan sementara, para korban tengah meracik bahan petasan yang akan dipasang pada balon udara tanpa awak. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah bahan balon udara serta petasan berbagai ukuran di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jenis bahan yang digunakan dalam peracikan tersebut.

“Dugaan awal korban meracik bahan mercon atau petasan. Namun untuk memastikan apakah itu mesiu atau bahan lain, kami masih berkoordinasi dengan tim Gegana,” jelasnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa balon udara ukuran sedang, petasan berbagai ukuran, serta sisa material ledakan dari lokasi kejadian.

AKP Imam Mujali menambahkan, tradisi menerbangkan balon udara disertai petasan memang kerap terjadi di Ponorogo selama bulan Ramadan. Namun pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun menggunakan petasan karena berbahaya dan telah berulang kali memakan korban.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuat petasan. Tidak ada manfaatnya dan justru merugikan diri sendiri serta membahayakan orang lain,” tegasnya.

Jenazah Rifai langsung dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Menang Telak dari Kotak Kosong, Ony-Antok Ditetapkan Bupati-Wabup Terpilih Ngawi

    Menang Telak dari Kotak Kosong, Ony-Antok Ditetapkan Bupati-Wabup Terpilih Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab.Ngawi | Ony Anwar Harsono-Dwi Rianto Jatmiko resmi ditetapkan sebagai Bupati – Wakil Bupati terpilih Pemilihan tahun 2024. Hal itu berdasarkan Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon Bupati Dan Wakil Bupati terpilih Pilkada 2024 yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Ngawi pada Kamis (09/01/2025) di Kurnia Convention Hall Ngawi. Pasangan petahana tersebut menang telak […]

    Bagikan
  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
  • Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyoroti kredit macet di Perumda Bank Madiun yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah. Pinjaman itu disalurkan untuk sebuah usaha di Dusun Panggung, Desa/Kecamatan Dagangan, namun kini bermasalah dalam pengembalian. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudy Triswahono, mengatakan indikasi kredit bermasalah tersebut sudah […]

    Bagikan
  • Disapu Angin Kencang, Atap Puluhan Rumah Warga Porak Poranda

    Disapu Angin Kencang, Atap Puluhan Rumah Warga Porak Poranda

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Jumat Sore ( 7/2/2025). Cuaca ekstrem ini mengakibatkan atap puluhan rumah warga porak – poranda.  Salah seorang warga menjelaskan angin kencang berhembus dari arah utara ke selatan secara tiba-tiba.Hal itu membuat sebagian warga khususnya para lansia ketakutan berimbas pada rumahnya.  […]

    Bagikan
  • Residivis Spesialis Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Polres Magetan, Beraksi di 17 TKP

    Residivis Spesialis Curanmor Lintas Provinsi Dibekuk Polres Magetan, Beraksi di 17 TKP

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan sepeda angin yang beraksi di sejumlah wilayah lintas provinsi. Seorang residivis berinisial Hermanu (20), warga Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, ditangkap setelah diduga melakukan aksi pencurian di sedikitnya 17 tempat kejadian perkara (TKP). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan […]

    Bagikan
expand_less