Berita Terkini
Trending Tags

Tragis! Ledakan Petasan Balon Udara Tewaskan Remaja 15 Tahun, Rumah Hancur Porak Poranda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah Suminten pasca ledakan petasan, (1/3/2026), Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Nasib tragis menimpa tiga pemuda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, saat meracik petasan yang diduga akan diterbangkan menggunakan balon udara tanpa awak untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran. Ledakan hebat yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di rumah milik Suminten (50), warga Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman. Ledakan keras bahkan terdengar hingga radius sekitar dua kilometer dan membuat rumah korban porak-poranda.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rifai Kurnia Putra (16), pelajar kelas 3 SMP yang merupakan anak ketiga pemilik rumah. Sementara dua korban lainnya, Ahmad Fatoni (20) warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen, dan Hindar Agusta (23) warga Desa Plosojenar mengalami luka bakar sekitar 16 persen. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Saksi mata , Siswanto, mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendengar suara ledakan keras dari rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat kejadian.

“Saya dengar ledakan sangat dahsyat, langsung merapat ke lokasi. Saat sampai, kedua korban masih hidup. Rifai berada di depan rumah didekap ibunya, sedangkan satu korban lain di halaman dengan luka bakar serius. Saya bawa korban yang masih hidup ke rumah sakit menggunakan sepeda motor,” ujar Siswanto.

Menurutnya, kondisi para korban saat ditemukan sangat mengenaskan dengan tubuh berlumuran darah akibat ledakan tersebut.

Dugaan sementara, para korban tengah meracik bahan petasan yang akan dipasang pada balon udara tanpa awak. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah bahan balon udara serta petasan berbagai ukuran di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jenis bahan yang digunakan dalam peracikan tersebut.

“Dugaan awal korban meracik bahan mercon atau petasan. Namun untuk memastikan apakah itu mesiu atau bahan lain, kami masih berkoordinasi dengan tim Gegana,” jelasnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa balon udara ukuran sedang, petasan berbagai ukuran, serta sisa material ledakan dari lokasi kejadian.

AKP Imam Mujali menambahkan, tradisi menerbangkan balon udara disertai petasan memang kerap terjadi di Ponorogo selama bulan Ramadan. Namun pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun menggunakan petasan karena berbahaya dan telah berulang kali memakan korban.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuat petasan. Tidak ada manfaatnya dan justru merugikan diri sendiri serta membahayakan orang lain,” tegasnya.

Jenazah Rifai langsung dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas, Sediakan Antrean Khusus dan Terpisah

    Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas, Sediakan Antrean Khusus dan Terpisah

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Madiun menawarkan skrining kesehatan gratis bagi masyarakat. Seperti yang baru digalakkan oleh Puskesmas Saradan pada Kamis (6/2/2025). Program layanan kesehatan yang diinstruksikan langsung oleh Pemerintah Pusat guna melihat kondisi kesehatan masyarakat. Para pasien yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sebelumnya diwajibkan mendaftarkan diri […]

    Bagikan
  • Dua Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi, Puluhan Penumpang Luka-Luka

    Dua Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi, Puluhan Penumpang Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi, Selasa (08/07/2025) dini hari. Insiden tersebut melibatkan dua bus pariwisata dan dua truk besar, yang mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 00.15 WIB […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Berikan Kado Pajak 2026 untuk Ribuan Wajib Pajak

    Pemkot Madiun Berikan Kado Pajak 2026 untuk Ribuan Wajib Pajak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan sejumlah insentif perpajakan bagi ribuan wajib pajak (WP) pada tahun 2026mendatang. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemkot berencana membebaskan pembayaran PBB-P2 bagi 1.949 WP dengan nilai pajak di bawah Rp 25 ribu. Selain itu, potongan 50 persen akan diberikan kepada 6.148 WP dengan nominal PBB antara […]

    Bagikan
  • 5 Korban Keracunan MBG Jalani Perawatan Intensif di RSUD Caruban, Dinkes Uji Sampel Sisa Makanan

    5 Korban Keracunan MBG Jalani Perawatan Intensif di RSUD Caruban, Dinkes Uji Sampel Sisa Makanan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menindaklanjuti kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan. Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan penanganan cepat telah diberikan sejak kejadian berlangsung pada Kamis (27/11/2025). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Heri Setyana, menjelaskan sebanyak 51 siswa sempat mendapatkan perawatan di […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Beri Reward 17 Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

    Polres Madiun Kota Beri Reward 17 Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota memberikan penghargaan kepada 17 personel yang dinilai berprestasi dalam bidang penegakan hukum. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengungkap sejumlah kasus yang meresahkan masyarakat, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian brankas yang sempat viral di media sosial. Kapolres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • 125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 125 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA resmi ditetapkan sebagai peserta didik baru Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo. Penetapan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang berlangsung di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Senin (14/07/2025) siang. SK tersebut menjadi bukti sah bahwa mereka kini tercatat […]

    Bagikan
expand_less