Berita Terkini
Trending Tags

Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Kementrian Agama Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kementerian Agama Kabupaten Magetan mulai menjalankan sejumlah tahap awal persiapan keberangkatan haji tahun 2026. Meski regulasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum diterbitkan, langkah teknis di tingkat daerah sudah berlangsung, terutama verifikasi data dan screening kesehatan calon jemaah.

Menurut data sementara tingkat Provinsi Jawa Timur, kuota haji tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 42.000 jemaah. Jumlah itu meningkat dibanding kuota 2025 yang berada di angka sekitar 38.000 jemaah. Namun angka resmi kuota 2026 untuk Kabupaten Magetan hingga kini belum ditetapkan.

Image Not Found
Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa tahapan yang berjalan saat ini berfokus pada verifikasi data jemaah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Kasi Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa tahapan yang berjalan saat ini berfokus pada verifikasi data jemaah. “Untuk persiapan jemaah haji 2026 sampai sekarang masih menunggu regulasi terbaru dari Kementerian Haji dan Umroh. Tahapan yang sudah dilakukan adalah verifikasi data, untuk mengetahui siapa saja jemaah yang sudah meninggal atau belum siap berangkat. Hasil itu nanti dilaporkan ke kantor wilayah,” jelasnya Pada Senin, 24/11/2025.

Ia menegaskan bahwa proses verifikasi dilakukan tiga kali untuk memastikan akurasi data. Setelah itu, Kemenag mulai mempersiapkan pembuatan paspor bagi jemaah yang belum memilikinya. “Setelah verifikasi data, kami langsung melakukan proses pembuatan paspor. Masih ada beberapa jemaah yang belum diajukan karena menunggu jadwal dari imigrasi. Kami masih berkoordinasi, dan jadwalnya diberikan oleh pihak imigrasi,” ujarnya.

Meski kuota resmi belum turun, Kemenag Magetan telah menerima hasil verifikasi tingkat provinsi. “Verifikasi data 100 persen provinsi yang kami terima, untuk Kabupaten Magetan ada 366 jemaah reguler dan 27 lansia,” kata Ida.

Tahapan berikutnya seperti pelunasan biaya haji juga belum dapat dilakukan karena belum ada ketentuan resmi. Meski begitu, Ida mengakui banyak jemaah mendapat informasi mengenai jadwal pelunasan maupun pemeriksaan kesehatan dari media sosial seperti TikTok. Namun ia menegaskan, Kemenag Magetan belum menerima surat resmi terkait jadwal maupun nominal biaya haji.

“Banyak jamaah tahu dari TikTok soal jadwal kesehatan dan pelunasan. Tapi secara surat resmi, kami belum menerima nominal maupun waktunya,” tegasnya.

Kemenag Magetan mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi guna menghindari kesalahan data maupun misinformasi yang beredar di media sosial.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Padas Tindak Lanjuti Laporan Balap Liar Masuk Lewat Call Center 110

    Polsek Padas Tindak Lanjuti Laporan Balap Liar Masuk Lewat Call Center 110

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Komitmen Polres Ngawi dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat kembali ditunjukkan melalui tindak lanjut aduan yang masuk melalui layanan Call Center 110. Kali ini, laporan terkait dugaan aksi balap liar di wilayah Kecamatan Padas langsung direspons dengan pengecekan lapangan oleh jajaran Polsek Padas. Laporan tersebut menyebutkan adanya aktivitas balap […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun terus mendalami kasus pengeroyokan terhadap 2 pemuda di wilayah Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupeten Madiun beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers pada Kamis (15/05/2025) di Mapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik Kapolres Madiun didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Andy Anton dan Kasi Humas Iptu Anita Puspitosari mengungkapkan telah mengantongi sebanyak […]

    Bagikan
  • H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah […]

    Bagikan
  • Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai sekitar 63 ribu hektare sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP) seiring program swasembada pangan berkelanjutan. Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan pihaknya terus memantau realisasi tanam […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penataan kawasan kumuh di wilayah Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Program tersebut akan menyasar perbaikan infrastruktur dasar hingga pengelolaan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkot Madiun melaksanakan rapat koordinasi penataan kawasan kumuh bersama Dinas Perumahan Rakyat, […]

    Bagikan
  • Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP negeri di Kota Madiun tahun 2025 menyisakan sejumlah catatan penting. Salah satunya adalah dugaan manipulasi titik koordinat domisili yang dilakukan oleh calon peserta didik demi bisa masuk ke sekolah favorit. Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto, mengungkap […]

    Bagikan
expand_less