Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 321
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Kementrian Agama Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kementerian Agama Kabupaten Magetan mulai menjalankan sejumlah tahap awal persiapan keberangkatan haji tahun 2026. Meski regulasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum diterbitkan, langkah teknis di tingkat daerah sudah berlangsung, terutama verifikasi data dan screening kesehatan calon jemaah.

Menurut data sementara tingkat Provinsi Jawa Timur, kuota haji tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 42.000 jemaah. Jumlah itu meningkat dibanding kuota 2025 yang berada di angka sekitar 38.000 jemaah. Namun angka resmi kuota 2026 untuk Kabupaten Magetan hingga kini belum ditetapkan.

Image Not Found
Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa tahapan yang berjalan saat ini berfokus pada verifikasi data jemaah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Kasi Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa tahapan yang berjalan saat ini berfokus pada verifikasi data jemaah. “Untuk persiapan jemaah haji 2026 sampai sekarang masih menunggu regulasi terbaru dari Kementerian Haji dan Umroh. Tahapan yang sudah dilakukan adalah verifikasi data, untuk mengetahui siapa saja jemaah yang sudah meninggal atau belum siap berangkat. Hasil itu nanti dilaporkan ke kantor wilayah,” jelasnya Pada Senin, 24/11/2025.

Ia menegaskan bahwa proses verifikasi dilakukan tiga kali untuk memastikan akurasi data. Setelah itu, Kemenag mulai mempersiapkan pembuatan paspor bagi jemaah yang belum memilikinya. “Setelah verifikasi data, kami langsung melakukan proses pembuatan paspor. Masih ada beberapa jemaah yang belum diajukan karena menunggu jadwal dari imigrasi. Kami masih berkoordinasi, dan jadwalnya diberikan oleh pihak imigrasi,” ujarnya.

Meski kuota resmi belum turun, Kemenag Magetan telah menerima hasil verifikasi tingkat provinsi. “Verifikasi data 100 persen provinsi yang kami terima, untuk Kabupaten Magetan ada 366 jemaah reguler dan 27 lansia,” kata Ida.

Tahapan berikutnya seperti pelunasan biaya haji juga belum dapat dilakukan karena belum ada ketentuan resmi. Meski begitu, Ida mengakui banyak jemaah mendapat informasi mengenai jadwal pelunasan maupun pemeriksaan kesehatan dari media sosial seperti TikTok. Namun ia menegaskan, Kemenag Magetan belum menerima surat resmi terkait jadwal maupun nominal biaya haji.

“Banyak jamaah tahu dari TikTok soal jadwal kesehatan dan pelunasan. Tapi secara surat resmi, kami belum menerima nominal maupun waktunya,” tegasnya.

Kemenag Magetan mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi guna menghindari kesalahan data maupun misinformasi yang beredar di media sosial.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Berikan Kado Pajak 2026 untuk Ribuan Wajib Pajak

    Pemkot Madiun Berikan Kado Pajak 2026 untuk Ribuan Wajib Pajak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan sejumlah insentif perpajakan bagi ribuan wajib pajak (WP) pada tahun 2026mendatang. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemkot berencana membebaskan pembayaran PBB-P2 bagi 1.949 WP dengan nilai pajak di bawah Rp 25 ribu. Selain itu, potongan 50 persen akan diberikan kepada 6.148 WP dengan nominal PBB antara […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Asal Ngawi Wafat Saat Akan Wukuf di Arafah, Diduga Sesak Napas dan Gula Darah Tinggi

    Jemaah Haji Asal Ngawi Wafat Saat Akan Wukuf di Arafah, Diduga Sesak Napas dan Gula Darah Tinggi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Ngawi, Sugiharto Isman Satromiharjo (59), meninggal dunia saat akan menjalani ibadah wukuf di Arafah, Kamis (05/06/2025). Almarhum diduga mengalami sesak napas parah disertai lonjakan kadar gula darah. Sugiharto merupakan warga Perumahan Griya Rahayu, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, dan tergabung dalam […]

    Bagikan
  • Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun

    Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, memasuki tahap pengecoran pada Selasa (7/7/2026). Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif strategis yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek. Proses pengecoran dilakukan secara gotong royong oleh prajurit Kodim 0802/Ponorogo bersama warga setempat sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah […]

    Bagikan
  • Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan pada Sabtu (05/04/2025). Api menghanguskan kandang peternakan ayam milik Karmanto. Sebanyak 15 ribu ternak ayam beserta kandangnya hangus dilalap si jago merah. Menurut keterangan saksi mata, diketahui asap hitam membumbung tinggi sekitar pukul 06.30 WIB. 3 unit mobil pemadam […]

    Bagikan
  • Pemkot – DPRD Kota Madiun Bahas 4 Raperda Tahap II 2026, Santunan Kematian Diusulkan Naik Jadi Rp1,5 Juta

    Pemkot – DPRD Kota Madiun Bahas 4 Raperda Tahap II 2026, Santunan Kematian Diusulkan Naik Jadi Rp1,5 Juta

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota Madiun atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tahap II Tahun 2026. Keempat Raperda tersebut mencakup Sistem Kesehatan Daerah, perubahan aturan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), perubahan Perda tentang Santunan Kematian, serta perubahan kedua […]

    Bagikan
  • Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat […]

    Bagikan
expand_less