Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

CJH Ponorogo Bertolak ke Tanah Suci, 414 Jamaah Diberangkatkan Tahap Pertama

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu calon jamaah haji saat berpamitan dengan keluarga, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Suasana haru menyelimuti halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Jumat (16/05/2025), saat ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Bumi Reog resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Sebanyak 414 jemaah tergabung dalam tiga kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya dengan menggunakan 10 armada bus.

Pelepasan diwarnai tangis haru saat para jemaah berpamitan dengan keluarga. Beberapa di antaranya tak kuasa menahan air mata, saling berpelukan sembari mengucapkan doa dan harapan agar ibadah haji berjalan lancar dan selamat hingga kembali ke tanah air.

Salah satu CJH, Prabowo, mengaku sangat bersyukur dan gembira akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci. Ia mengatakan telah menyiapkan berbagai keperluan, termasuk obat-obatan dari puskesmas, sebagai langkah antisipasi menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, ini penantian panjang. Semoga semuanya lancar,” tuturnya singkat.

Ratusan CJH tersebut terbagi dalam tiga kloter, yakni 19 jemaah tergabung dalam kloter 51, 22 jemaah di kloter 52, serta kloter 53 yang merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 373 jemaah. Mereka diberangkatkan dalam dua gelombang. Kloter 51 lebih dulu bertolak pada Jumat pagi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo, disusul kloter 52 dan 53 pada Jumat sore dari Pendopo Kabupaten.

Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dalam sambutannya berpesan agar seluruh jemaah selalu menjaga kesehatan dan saling membantu satu sama lain selama berada di Tanah Suci. Mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang sedang musim panas, ia pun mengingatkan agar jemaah mengenakan masker dan membawa perlengkapan pelindung diri.

“Mohon jaga kesehatan, ikuti seluruh aturan, dan saling tolong menolong. Yang muda bantu yang sudah sepuh. Jangan lupa tetap pakai masker dan gunakan pendingin bila perlu,” pesannya.

Total, tahun ini ada lima kloter CJH asal Ponorogo yang diberangkatkan. Dua kloter sisanya akan diberangkatkan dalam dua tahap, masing-masing pada Minggu (18/5) dan Sabtu (24/5) mendatang. Pemberangkatan untuk dua kloter tersebut juga akan dilakukan dari Kantor Kemenag Ponorogo.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

    24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman kecelakaan terus membayangi perlintasan sebidang kereta api. Sesuai data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun sepanjang 2025 tercatat sebanyak 24 kejadian. Sebagai rincian 6 kali melibatkan kendaraan, 17 kali melibatkan orang dan 1 kali menemper hewan liar. Menyikapi hal itu, KAI Daop 7 Madiun turun langsung […]

    Bagikan
  • Gadis 22 Tahun di Magetan Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Meninggal Dunia

    Gadis 22 Tahun di Magetan Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Desa Tulung Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan mendadak ramai pada Sabtu (26/04/2025). Seorang gadis berinisial LDP diketahui oleh keluarganya melahirkan di dalam kamar mandi. Ironisnya, bayi laki-laki yang dilahirkan tersebut dalam kondisi meninggal dunia. Kapolsek Kawedanan, AKP Suparminto mengatakan pihaknya segera melakukan olah TKP di lokasi usai menerima laporan dari warga. […]

    Bagikan
  • Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.709
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngawitan Sunan Kalijogo di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati. Terlapor diketahui adalah DAN (50). Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah para korban resmi melapor pada Jumat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Edukasi Siswa soal Bencana, Kenalkan Program TAGANA Masuk Sekolah

    Pemkab Madiun Edukasi Siswa soal Bencana, Kenalkan Program TAGANA Masuk Sekolah

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 1Komentar

    Sinergia | Madiun – Kerawanan tanah longsor dan banjir di wilayah dataran tinggi Kare, Kabupaten Madiun, menjadi alasan pemerintah daerah memperkuat edukasi kebencanaan sejak dini. Melalui program TAGANA Masuk Sekolah, siswa dibekali pengetahuan mitigasi bencana alam sekaligus diajak mencegah perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Program hasil kolaborasi Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun tersebut […]

    Bagikan
  • Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

    Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan dengan modus pura-pura menanyakan alamat terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang nenek bernama Suminem (65) menjadi korban penculikan, penganiayaan, dan perampokan setelah sebelumnya dibawa kabur tiga orang tidak dikenal menggunakan mobil warna silver. Peristiwa terjadi pada Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Saat itu, korban […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
expand_less