Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Logo Juara 2 Hari Jadi ke-351 Magetan Dinilai Lebih Menarik, Netizen Pertanyakan Hasil Lomba

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
  • visibility 112
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hasil lomba logo Hari Jadi Magetan memicu perdebatan di media sosial. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Hasil Lomba Logo dan Slogan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan hasil pemeringkatan setelah menilai desain yang meraih Juara 2 justru lebih menarik secara visual dibandingkan karya yang ditetapkan sebagai juara pertama.

Perdebatan tersebut muncul setelah hasil lomba dipublikasikan melalui akun Instagram @magetantourism dan @diskominfomagetan. Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet yang menyoroti kualitas visual maupun dasar penilaian karya para pemenang.

Berdasarkan pengumuman panitia, Aisah Nur Janah ditetapkan sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Rohmad Khomarudin, sedangkan Erwin Dwi Rahmadi berada di peringkat ketiga.

Namun, karya Rohmad justru menjadi salah satu yang paling banyak mendapat perhatian dalam kolom komentar. Sejumlah netizen menilai logo tersebut memiliki tampilan yang lebih estetik, modern, dan kuat secara visual dibandingkan karya yang menempati posisi pertama.

Salah satu komentar disampaikan akun @banxsuha, yang mengaku sebagai sesama desainer grafis. Ia secara terbuka menilai karya Rohmad lebih layak menempati posisi pertama jika parameter yang digunakan adalah aspek visual. 

“Dari saya yang sesama desainer grafis: Juara 2 kuwi kudune nomer 1,” tulis akun itu.

Akun tersebut juga memberikan penilaian terhadap sejumlah elemen grafis dalam logo Juara 2. Salah satunya adalah ilustrasi naga yang disisipkan pada angka 3 dan 5, yang menjadi bagian dari identitas Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.

Menurutnya, detail shading atau bayangan pada setiap lekukan ilustrasi tersebut membuat logo terlihat memiliki dimensi dan memberikan kekuatan tersendiri pada tampilan desain.

“Detail shading bayangan di tiap lekukan ini bagus sekali kalau diperhatikan,” tambahnya.

Ia juga menilai penerapan efek tiga dimensi pada desain tersebut masih proporsional dan sejalan dengan perkembangan tren desain grafis saat ini.

Perdebatan tidak hanya berhenti pada perbandingan antara Juara 1 dan Juara 2. Sejumlah komentar juga mempertanyakan dasar penilaian serta mekanisme yang digunakan dewan juri dalam menentukan peringkat karya.

Perbedaan penilaian tersebut menunjukkan adanya jarak antara preferensi visual sebagian publik dengan hasil akhir yang ditetapkan panitia. Sebab, penilaian sebuah karya desain tidak selalu hanya ditentukan oleh tampilan estetika, tetapi dapat mencakup sejumlah aspek lain sesuai kriteria yang ditetapkan dalam lomba.

Di tengah perbincangan tersebut, Erwin Dwi Rahmadi, peraih Juara 3, turut memberikan klarifikasi ketika menanggapi salah satu komentar netizen.

Erwin menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan panitia dan keputusan mengenai pemenang sepenuhnya berada di tangan penyelenggara.

“Ijin mas, ngga ada yang kenal dari pihak panitia. Keputusan mutlak dari panitia,” tulisnya.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons anggapan yang muncul di kolom komentar mengenai kemungkinan adanya kedekatan antara peserta dan pihak penyelenggara.

Meski keputusan pemenang telah ditetapkan, perbincangan di media sosial menunjukkan bahwa karya Juara 2 berhasil mendapatkan perhatian cukup besar dari publik.

Hingga kini, keputusan pemenang tetap mengacu pada hasil penilaian panitia dan dewan juri. Sementara itu, panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam Lomba Logo dan Slogan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.

Terlepas dari posisi yang diraih, karya Rohmad Khomarudin sebagai Juara 2 menjadi sorotan tersendiri karena dinilai sejumlah netizen memiliki daya tarik visual yang kuat. Perdebatan tersebut sekaligus menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap identitas visual perayaan Hari Jadi Kabupaten Magetan tahun ini. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sempat viral karena rumahnya ditempeli stiker penunggak utang, Samsuri, warga Kelurahan Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo, memilih melawan. Tak tanggung-tanggung, ia menggugat PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon ke Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo. Nilai gugatannya fantastis: Rp 50 miliar. Samsuri menunjuk aktivis hak asasi manusia (HAM) ternama Haris Azhar […]

    Bagikan
  • Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan juru parkir (jukir) di Kabupaten Ponorogo yang tergabung dalam paguyuban berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempersoalkan kenaikan target setoran pendapatan parkir tahun 2026 yang dinilai terlalu memberatkan. Target pendapatan parkir yang dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun ini mencapai sekitar Rp3,7 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan target sebelumnya […]

    Bagikan
  • Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

    Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), Yovie Widianto, secara langsung meninjau progres proyek tersebut, Jumat sore (25/4/2025). Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, musisi dan komposer kenamaan itu bahkan menyempatkan diri naik hingga lantai 13 […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, saat puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Insan Berseri Sukomoro diajak berbelanja kebutuhan Lebaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang digelar Polres Magetan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan bertajuk […]

    Bagikan
  • Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 766
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua […]

    Bagikan
  • Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Magetan Job Fair 2026 di Gedung Korpri Magetan, Selasa (30/6/2026), menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah daerah mampu menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan hingga belasan ribu peluang kerja, tahun ini skala kegiatan menyusut cukup signifikan. Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan menunjukkan, Magetan Job Fair […]

    Bagikan
expand_less