Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses pembokaran makam palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut.

Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan dari pemilik lahan serta pemerintah desa setempat. Makam tersebut sebelumnya diklaim sebagai pusara Mbah Nyai Ageng Condrowarti binti Sayyid Usman Al Yamani, yang disebut-sebut sebagai istri kedua dari Ki Ageng Nur Salim, ayah mertua Ki Ageng Hasan Besari – tokoh penyebar Islam di wilayah Wengker.

Menurut Haryanto, pemilik lahan sekaligus juru kunci makam, keberadaan makam itu bermula dari mimpi beberapa warga sekitar dua tahun lalu yang kemudian ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik melalui serangkaian ritual. Namun, setelah dibongkar, tidak ditemukan apapun di dalamnya.

“Itu diyakini makamnya Mbah Nyai Ageng Condrowarti, katanya istri Mbah Nur Salim yang kedua. Tapi tidak jelas siapa beliau ini sebenarnya,” ujar Haryanto.

Ketua PWI Ponorogo, Nanang Saiful Fatoni, menegaskan bahwa pembongkaran dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap pemalsuan sejarah dan potensi penyimpangan aqidah.

“Sudah jelas makam ini tidak memiliki dasar sejarah yang sah. Kalau dibiarkan, bisa membelokkan sejarah dan aqidah umat,” ungkapnya.

Warga berharap, setelah makam palsu ini dibongkar, keaslian kawasan makam Ki Ageng Nur Salim dapat terus dijaga dan tidak lagi dicampuri dengan narasi-narasi fiktif yang bisa menyesatkan masyarakat.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepeda Angin Jadi Daya Tarik Baru di Telaga Ngebel Ponorogo

    Sepeda Angin Jadi Daya Tarik Baru di Telaga Ngebel Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wisata Telaga Ngebel terus berbenah menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Kini, selain menikmati keindahan telaga dan udara sejuk pegunungan, wisatawan juga bisa berkeliling kawasan wisata menggunakan sepeda angin. Wahana baru ini mulai beroperasi sekitar sebulan terakhir dan langsung menarik perhatian wisatawan. Dengan tarif sewa Rp. 20 ribu per jam, pengunjung bisa […]

    Bagikan
  • Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulog Cabang Madiun mencatatkan realisasi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pokok (SPHP) tahun 2025 ini sebanyak 8.400 ton. Tahun ini, Bulog Madiun ditargetkan realisasi serapan beras SPHP sekitar 10.000 ton. “Realisasi SPHP di Bulog Madiun sekitar 8.400 ton, dari target 10.000 ton. Jadi ya sudah mencapai 80 persen. Memang […]

    Bagikan
  • Harga Jagung Magetan Tembus Rp7.400 per Kilogram, Petani Raup Cuan di Tengah Panen Raya

    Harga Jagung Magetan Tembus Rp7.400 per Kilogram, Petani Raup Cuan di Tengah Panen Raya

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani jagung di Kabupaten Magetan mendapat angin segar di tengah tingginya biaya produksi. Harga jagung pipil kering di tingkat petani kini menembus Rp7.400 per kilogram, bahkan berada sekitar Rp1.000 di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Bulog sebesar Rp6.400 per kilogram. Harga tersebut meningkat sekitar 27,4 persen dibanding rata-rata harga jagung di […]

    Bagikan
  • Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

    Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menggelar Festival Pamelo 2026 yang dikemas dalam bentuk kontes buah pamelo. Kegiatan ini menjadi upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat posisi jeruk pamelo sebagai komoditas unggulan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, […]

    Bagikan
  • Kesaksian Kadiskominfo Kota Madiun Noor Aflah di Sidang Korupsi Maidi, Dari CSR TPA Winongo hingga Bantah Fee Proyek

    Kesaksian Kadiskominfo Kota Madiun Noor Aflah di Sidang Korupsi Maidi, Dari CSR TPA Winongo hingga Bantah Fee Proyek

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, Noor Aflah, memberikan sejumlah keterangan penting dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (31/7/2026). Dalam […]

    Bagikan
  • PCNU Magetan Gelar Upacara 1000 Santri, Respon Pemberitaan Trans7 

    PCNU Magetan Gelar Upacara 1000 Santri, Respon Pemberitaan Trans7 

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025 di Kabupaten Magetan berlangsung khidmat dan penuh sarat makna. Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Magetan memilih menggelar Upacara 1000 Santri di Pondok Pesantren Roudhatul Huda, Desa Kedung Panji, Kecamatan Lembeyan. Hal ini sebagai simbol solidaritas dan kepedulian terhadap berbagai […]

    Bagikan
expand_less