Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Embung Pendem Hadirkan Wahana Baru Perahu Kano, Magnet Wisata Baru di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wahana baru perahu kano di Embung Pendem, Desa Pendem. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Embung Pendem di Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, kini tak hanya menjadi tempat wisata alam, tetapi juga menawarkan pengalaman baru dengan kehadiran wahana perahu kano. Fasilitas tersebut resmi diperkenalkan oleh Camat Ngariboyo dan langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Ketua BUMDes Desa Pendem, Rony Pati, menyampaikan bahwa inovasi ini dihadirkan untuk menambah daya tarik wisata sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menegaskan, pengembangan wahana perahu kano menjadi bagian dari konsep wisata berbasis alam.

“Kami berharap keberadaan kano bisa ikut mendorong UMKM sehingga ekonomi warga sekitar juga berkembang,” tutur Rony.

Menurutnya, pilihan menghadirkan perahu kano bukan tanpa alasan. Selama ini, di wilayah Magetan belum ada wisata serupa. Dengan demikian, Embung Pendem menawarkan sesuatu yang berbeda dari destinasi lain. Lebih jauh, Rony juga melihat adanya potensi olahraga dari wahana ini.

“Tidak menutup kemungkinan, ke depan dari sini bisa lahir atlet dayung meski berasal dari daerah pedalaman,” jelasnya.

Untuk menikmati wahana tersebut, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp10.000 dengan durasi dua kali putaran. Setiap perahu bisa digunakan dua orang, lengkap dengan pelampung dan pengawasan ketat dari tim lapangan. Ke depan, BUMDes berencana menambah jumlah perahu serta melengkapi area wisata dengan fasilitas kuliner. 

“Kami akan terus mengembangkan wahana lain agar wisatawan merasa lebih puas,” tambah Rony.

Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama peluncuran. Yuli, salah seorang wisatawan, mengaku puas setelah mencoba kano. “Rasanya menyenangkan sekali, apalagi pas musim panas main air jadi lebih segar,” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan Ismail, yang menyebut pengalaman bermain kano memberi kesan berbeda dari wisata biasanya.

Tak hanya orang dewasa, wahana ini juga menarik perhatian anak-anak. Peralatan keselamatan yang disediakan membuat orang tua lebih tenang. Anindia Sauqia Klarinta, pengunjung lain, bahkan mengaku baru pertama kali mencoba kano namun langsung bisa mengendalikannya. 

“Liburan ini saya datang bersama keluarga. Awalnya ragu, tapi ternyata seru sekali, apalagi bisa mencoba bareng teman,” ucapnya.

Dengan hadirnya perahu kano, Embung Pendem semakin diharapkan mampu menjadi destinasi wisata alternatif di Magetan. Selain menyuguhkan panorama alam, keberadaan wahana ini diharapkan menjadi sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun tengah menangani tujuh Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan oleh Polres Madiun Kota terkait perkara demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Dari tujuh SPDP tersebut, dua di antaranya telah naik menjadi berkas perkara. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Madiun, Ruly Haryandra, […]

    Bagikan
  • Rumah dan Warung Terbakar, Penghuni Sempat Terjebak di Lantai 3

    Rumah dan Warung Terbakar, Penghuni Sempat Terjebak di Lantai 3

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang waktu subuh warga di sekitar jalan campursari kelurahan sogaten kecamatan manguharjo kota madiun digemparkan dengan peristiwaa kebakaran yang menimpa rumah milik Maryono (55) Minggu (22/12/2024). Kebakaran rumah yang juga warung makan itu diketahui oleh juru parkir RSUD Kota Madiun. Api terlihat dari bagian warung yang makin membesar. Petugas pemadam […]

    Bagikan
  • Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah dibangun, baru satu yang memiliki Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS). Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, menyebutkan jumlah dapur […]

    Bagikan
  • Rakor Forkopimcam Kartoharjo Jelang Perayaan Nataru 2024/2025

    Rakor Forkopimcam Kartoharjo Jelang Perayaan Nataru 2024/2025

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kartoharjo Kota Madiun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) keamanan dan ketertiban dalam rangka persiapan Natal tahun 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kegiatan Rakor itu di gelar di ruang rapat kantor Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Kegiatan ini diikuti oleh Danramil 0803/15 Kartoharjo Kodim Madiun, Kapolsek Kartoharjo, […]

    Bagikan
  • Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

    Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Musim kemarau tahun ini tak sepenuhnya membawa angin segar bagi petani tembakau di Kabupaten Madiun. Fenomena cuaca tak lazim yang dikenal sebagai kemarau basah menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal itu mengingat curah hujan masih terpantau tinggi di tengah musim yang semestinya kering. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
expand_less