Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinsos Magetan Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia). Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia), sejumlah wilayah kini membangun sistem pemantauan yang lebih dekat dan responsif terhadap kondisi warga lanjut usia.

Program ini diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Magetan sejak akhir 2025 dan kini mulai berkembang pesat, terutama di Desa Sukawinangun. Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, menyebut desa tersebut mencatatkan pertumbuhan kelompok Gerilia paling signifikan.

“Di Sukawinangun sudah muncul lima kelompok Gerilia baru di tingkat RT. Ini menunjukkan masyarakat mulai merasa bahwa memantau lansia adalah kebutuhan bersama, bukan hanya urusan pemerintah,” ujarnya.

Konsep Gerilia menempatkan RT sebagai aktor terdepan dalam pemantauan lansia. Setiap kelompok diberi tugas mengidentifikasi kebutuhan lansia, mendata kondisi kesehatan, mendampingi aktivitas harian, hingga memastikan lingkungan sekitar mengetahui apakah seorang lansia sedang membutuhkan bantuan.

Menurut Parminto, system ini dirancang berdasarkan realitas di lapangan yang sebagian lansia, terutama yang tinggal sendiri, sering luput dari perhatian.

“Masih ada kasus lansia rentan yang tidak terpantau. Dengan Gerilia, masalah-masalah seperti itu bisa dicegah sejak awal,” tegasnya.

Di beberapa desa, kegiatan Gerilia semakin beragam. Mulai dari pengumpulan data, pembagian bantuan, senam bersama, pemeriksaan kesehatan, pendampingan psikososial, hingga jalan santai untuk menguatkan koneksi sosial.

Gerakan ini membuat masyarakat menyadari bahwa kesejahteraan lansia adalah bagian dari kualitas hidup lingkungan.

“Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai tergerak,” kata Parminto.

Dinsos juga mendorong desa mengaktifkan Karang Werdha, organisasi sosial khusus lansia yang berperan mirip Karang Taruna. Jika Karang Werdha dan Gerilia saling terkoneksi, keduanya dapat menjadi ekosistem yang lebih kuat untuk mendukung pendampingan lansia secara jangka panjang.

Hingga kini terdapat sekitar enam hingga delapan kelompok Gerilia yang tercatat aktif. Dinsos memperkirakan jumlahnya akan terus meningkat seiring pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lansia.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kare Tumplek Blek Peringati Harkitnas Jalan Kaki Sepanjang 3 Km

    Warga Kare Tumplek Blek Peringati Harkitnas Jalan Kaki Sepanjang 3 Km

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga lereng gunung wilis tumplek blek di halaman Kantor Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan jalan sehat dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang digelar di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, pada Minggu (26/05/2025). Bupati Madiun Hari Wuryanto memberangkatkan peserta jalan sehat yang diprakarsai oleh Lembaga Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • Tanamkan Kedisiplinan, Dindik Kota Madiun Jalani Retret Re-Kalibrasi di Yonif Para Raider 501

    Tanamkan Kedisiplinan, Dindik Kota Madiun Jalani Retret Re-Kalibrasi di Yonif Para Raider 501

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun menyelenggarakan kegiatan Retret Re-Kalibrasi bagi pengawas, kepala sekolah, serta tenaga pendidik berstatus P3K jenjang TK, SD, dan SMP negeri. Program ini dilaksanakan di Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha, Jumat (03/10/2025). Retret yang dibagi dalam dua gelombang tersebut dirancang untuk menyegarkan kembali semangat para peserta sekaligus […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Madiun masih berlangsung hingga akhir Juni 2025. Momentum ini menjadi sorotan Bupati Madiun Hari Wuryanto, yang menegaskan agar seluruh lembaga pendidikan mematuhi aturan yang berlaku. Hari Wuryanto, yang akrab […]

    Bagikan
  • Persiapan Madiun Carnival 2025 Dimatangkan, 36 Peserta Siap Meriahkan Kota Karismatik

    Persiapan Madiun Carnival 2025 Dimatangkan, 36 Peserta Siap Meriahkan Kota Karismatik

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Madiun Carnival 2025 kian matang. Hal itu terlihat dari kegiatan teknikal meeting (TM) yang dilaksanakan di Aula Stadion Wilis, Kota Madiun. Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan arahan serta penjelasan teknis terkait jalannya karnaval yang akan digelar Senin mendatang (25/08/2025). Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Madiun, Agus […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
  • Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Krisna (14), seorang remaja asal Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, harus menjalani proses penyelamatan panjang setelah kakinya tersangkut rangka besi jembatan darurat di Dusun Bangunsari, Rabu (17/12/2025) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Krisna melintas di jembatan yang biasa dipakai warga menuju area persawahan. Tanpa diduga, kakinya masuk ke sela […]

    Bagikan
expand_less