Berita Terkini
Trending Tags

Tambang Ilegal di Jenangan Ponorogo Rusak Lahan dan Bantaran Sungai

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 316
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi tambang pasir yang merusak lahan dan bantaran sungai (foto : istimewa)

Sinergia | Ponorogo – Aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai dikeluhkan masyarakat. Selain merusak lahan perkebunan warga, aktivitas tersebut juga diduga mengganggu bantaran sungai akibat pengurukan yang dijadikan akses keluar masuk truk tambang.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan, area pertambangan ilegal berada di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Sejumlah titik lahan dengan luas sekitar 1.400 meter persegi tampak terkupas dan diduga menjadi lokasi pengerukan material oleh perusahaan tambang yang beroperasi tanpa mengantongi izin resmi.

Tak hanya itu, bantaran sungai di sekitar lokasi juga terlihat diurug. Pengurukan tersebut diduga sengaja dilakukan untuk mempermudah akses kendaraan berat menuju area tambang. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena dinilai berpotensi mengganggu aliran sungai serta meningkatkan risiko longsor, terutama saat musim hujan.

Salah satu warga terdampak, Anas Karunia Ilahi, mengaku batas lahan miliknya ikut dikeruk tanpa sepengetahuannya. Akibatnya, sejumlah tanaman yang berada di sekitar lahan tersebut ikut rusak dan terseret longsor.

“Saya tidak pernah memberi izin. Tiba-tiba tanah di batas lahan saya sudah terkikis, tanaman juga banyak yang rusak karena longsor,” ujar Anas kepada Sinergia.

Anas berharap aktivitas pertambangan tersebut benar-benar dihentikan dan ada pemulihan terhadap lahan yang sudah terlanjur rusak.

Sementara itu, Camat Jenangan, Sugeng Prasetyo, menegaskan bahwa aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya telah ditutup. Penutupan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak kecamatan dan warga setempat. “Aktivitas pertambangan yang tidak berizin di Desa Plalangan sudah kami tutup. Itu hasil kesepakatan bersama warga,” tegas Sugeng.

Terkait pengurukan bantaran sungai yang digunakan sebagai akses jalan tambang, Sugeng menyebut pihak kecamatan akan melakukan langkah konservasi dan pemulihan lingkungan guna mencegah dampak yang lebih luas.

“Kami akan melakukan konservasi dan pemulihan lingkungan, terutama di bantaran sungai, agar tidak menimbulkan risiko banjir atau longsor ke depannya,” tambahnya.

Image Not Found
luas tambang yang viral di media sosial ,lokasi di Desa Ngrogung ,Kecamatan Ngebel, Ponorogo (foto:tangkap layar )

Sebelumnya, di media sosial sempat viral maraknya tambang pasir galian C ilegal di wilayah pinggiran Kabupaten Ponorogo. Bahkan, beberapa titik disebut berada di bawah kawasan wisata Telaga Ngebel, yang memicu perhatian publik dan kekhawatiran akan dampak lingkungan jangka panjang.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull photo_camera 2

    Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman takjil di kawasan Taman Bantaran, Kota Madiun, Minggu (9/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan. Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur, Yenni Dwi Kurniawati, mengatakan […]

    Bagikan
  • Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa longsor terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025) pukul 16.10 WIB.  Dua orang wisatawan menjadi korban setelah tertimpa batu berukuran besar saat melintas di jalur lingkar telaga menggunakan sepeda motor. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, masing-masing bernama Sundari (47) dan putranya, Naufal Riska […]

    Bagikan
  • Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB. “Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. […]

    Bagikan
  • Duh ! Pemuda di Ponorogo Terekam CCTV Curi Pakaian Dalam Wanita

    Duh ! Pemuda di Ponorogo Terekam CCTV Curi Pakaian Dalam Wanita

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seorang pemuda di Kabupaten Ponorogo terekam kamera pengawas (CCTV) saat mencuri pakaian dalam wanita yang dijemur di halaman rumah warga. Rekaman berdurasi 1 menit 14 detik itu viral di berbagai media sosial. Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 00.17 WIB di Jalan Tejomantri, RT 02 RW 07, Kelurahan Brotonegaran, […]

    Bagikan
  • Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar apel pagi di halaman pusat pemerintahan (Puspem), Mejayan. Dalam arahannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto sempat menyingung terkait tata kelola kebersihan.  Bupati juga mengingatkan kaitannya dengan Progam Selasa Jumat, Aman, Sehat, Resik dan Indah (Selamat ASRI) hendaknya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sebuah budaya.  “Namanya […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
expand_less