Berita Terkini
Trending Tags

Grand Final Fashion Show Sepasma 2026 Angkat Pamor Batik Kabupaten Madiun, Bupati Ajak Masyarakat Bangga Kenakan Produk Lokal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun ajak bangga kenakan batik khas daerah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Madiun – Grand Final Fashion Show Batik Kabupaten Madiun menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat dalam rangkaian Sepasar Ing Madiun (Sepasma) 2026 di Alun-Alun Reksogati Caruban, Kamis (16/7/2026) malam. Ajang ini tidak hanya menghadirkan parade busana berbahan batik khas Kabupaten Madiun, tetapi juga menjadi panggung promosi bagi para perajin, desainer, serta pelaku ekonomi kreatif lokal.

Puluhan model menampilkan beragam koleksi busana yang mengangkat motif-motif batik khas Kabupaten Madiun. Menariknya, peragaan busana juga diikuti oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama istri, Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para camat. Kehadiran jajaran pemerintah tersebut menjadi simbol dukungan nyata terhadap pelestarian sekaligus promosi batik daerah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa karya para perajin batik Kabupaten Madiun memiliki kualitas yang mampu bersaing. Menurutnya, batik lokal tidak kalah dengan produk dari daerah lain dan layak menjadi kebanggaan masyarakat.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa hasil karya warga Kabupaten Madiun itu luar biasa. Harapannya batik ini terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan dirinya bersama jajaran pemerintah dalam fashion show merupakan bentuk kebanggaan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan produk batik lokal dalam berbagai kesempatan.

“Kami ingin memberi contoh bahwa mulai dari masyarakat hingga pimpinan daerah sama-sama bangga memakai batik Kabupaten Madiun. Semoga ini menjadi budaya baru sehingga kecintaan terhadap produk lokal semakin tumbuh,” katanya.

Hari juga berpesan kepada para model, desainer, dan perajin batik agar terus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkarya dan berinovasi sehingga batik Kabupaten Madiun semakin dikenal luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Madiun Puji Rahmawati menjelaskan, penyelenggaraan Grand Final Fashion Show bertujuan melestarikan sekaligus memperkenalkan batik Kabupaten Madiun kepada masyarakat secara lebih luas.

Menurutnya, batik tidak hanya dapat dikenakan dalam acara formal, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi busana kerja, busana kasual, hingga busana pesta. Karena itu, masyarakat perlu diperkenalkan dengan beragam potensi yang dimiliki batik lokal.

“Kami ingin masyarakat mencintai batik Kabupaten Madiun. Karena itu yang kami tampilkan dalam fashion show ini seluruhnya merupakan batik khas Kabupaten Madiun agar potensi daerah benar-benar tereksplorasi,” jelasnya.

Puji mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut seluruh perajin batik Kabupaten Madiun yang saat ini berjumlah sekitar 20 pelaku usaha turut dilibatkan. Selain Fashion Show Batik Kabupaten Madiun, rangkaian acara juga menghadirkan pemilihan Putra Putri Batik Modern Nusantara yang diikuti peserta dari berbagai daerah sebagai upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya batik.

Ia menambahkan, keterlibatan kepala OPD dan para camat dalam peragaan busana bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberi teladan kepada masyarakat.

Image Not Found
Partisipasi kepala OPD dan para camat dalam peragaan busana batik . Foto : Kus-Sinergia

“Pemimpin harus menjadi contoh. Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah juga memakai, mencintai, dan melestarikan batik Kabupaten Madiun. Ini baru langkah awal. Ke depan kami ingin mengembangkan batik Kabupaten Madiun dengan konsep dan model yang lebih beragam agar gaungnya semakin besar di tengah masyarakat,” tuturnya.

Melalui Grand Final Fashion Show Sepasma 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap batik tidak hanya menjadi identitas budaya daerah, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah, memperluas pasar, serta meningkatkan kesejahteraan para perajin lokal. Dengan semakin dikenalnya ragam motif dan desain batik khas Kabupaten Madiun, diharapkan produk lokal tersebut mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • MRC Gelar Proclaro RockTrain di Madiun, Musik Rock Lintas Generasi Kembali Bergeliat

    MRC Gelar Proclaro RockTrain di Madiun, Musik Rock Lintas Generasi Kembali Bergeliat

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Komunitas Madiun Rock City (MRC) menggelar event musik rock bertajuk Proclaro RockTrain di kawasan Bogowonto Culinary Center (BCC), Kota Madiun, Minggu (16/8/2026). Gelaran tersebut menjadi upaya menghidupkan kembali musik klasik rock sekaligus mempertemukan musisi lintas generasi. Proclaro merupakan singkatan dari Progresif Clasic Rock. Konsep RockTrain dipilih karena menyesuaikan identitas Kota Madiun sebagai […]

    Bagikan
  • Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Magetan Matangkan Pengamanan Mudik dan Idulfitri

    Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Magetan Matangkan Pengamanan Mudik dan Idulfitri

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persiapan pengamanan arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447 H mulai dimatangkan oleh Polres Magetan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Aula Pesat Gatra. Rakor dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan dihadiri unsur Forkopimda serta instansi terkait. Hadir pula perwakilan Bupati […]

    Bagikan
  • Diduga Bawa Golok Curian, Pria ODGJ Mengamuk di Jalan Batoro Katong Ponorogo

    Diduga Bawa Golok Curian, Pria ODGJ Mengamuk di Jalan Batoro Katong Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa sebilah golok di Jalan Batoro Katong, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Aksi tersebut membuat warga, pedagang kaki lima, dan pengguna jalan panik. Pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga mengambil golok milik […]

    Bagikan
  • Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun–Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (26/05/2025). Akibatnya satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalam kejadian ini, mikrobus menabrak tiang PJU. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mikrobus Mitsubishi dengan […]

    Bagikan
  • Upacara Harkitnas ke-117, Wali Kota Maidi Ajak ASN Jadi Pelaku Perubahan

    Upacara Harkitnas ke-117, Wali Kota Maidi Ajak ASN Jadi Pelaku Perubahan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan menggelar upacara yang berlangsung khidmat di kawasan Ngrowo Bening, Selasa pagi (20/05/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Madiun. Wali […]

    Bagikan
  • PD Sari Gunung Lahir Kembali, Kang Giri Pastikan Tak Kelola Tambang Batu Gamping

    PD Sari Gunung Lahir Kembali, Kang Giri Pastikan Tak Kelola Tambang Batu Gamping

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perusahaan Daerah (PD) Sari Gunung resmi bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menegaskan, kehadiran badan usaha milik daerah (BUMD) ini bukan sekadar untuk eksis, melainkan harus memberi kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Kang Giri, sapaan akrabnya, jajaran pimpinan yang akan menakhodai Perumda Sari Gunung […]

    Bagikan
expand_less