Berita Terkini
Trending Tags

Grand Final Fashion Show Sepasma 2026 Angkat Pamor Batik Kabupaten Madiun, Bupati Ajak Masyarakat Bangga Kenakan Produk Lokal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun ajak bangga kenakan batik khas daerah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Madiun – Grand Final Fashion Show Batik Kabupaten Madiun menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat dalam rangkaian Sepasar Ing Madiun (Sepasma) 2026 di Alun-Alun Reksogati Caruban, Kamis (16/7/2026) malam. Ajang ini tidak hanya menghadirkan parade busana berbahan batik khas Kabupaten Madiun, tetapi juga menjadi panggung promosi bagi para perajin, desainer, serta pelaku ekonomi kreatif lokal.

Puluhan model menampilkan beragam koleksi busana yang mengangkat motif-motif batik khas Kabupaten Madiun. Menariknya, peragaan busana juga diikuti oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama istri, Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para camat. Kehadiran jajaran pemerintah tersebut menjadi simbol dukungan nyata terhadap pelestarian sekaligus promosi batik daerah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa karya para perajin batik Kabupaten Madiun memiliki kualitas yang mampu bersaing. Menurutnya, batik lokal tidak kalah dengan produk dari daerah lain dan layak menjadi kebanggaan masyarakat.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa hasil karya warga Kabupaten Madiun itu luar biasa. Harapannya batik ini terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan dirinya bersama jajaran pemerintah dalam fashion show merupakan bentuk kebanggaan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan produk batik lokal dalam berbagai kesempatan.

“Kami ingin memberi contoh bahwa mulai dari masyarakat hingga pimpinan daerah sama-sama bangga memakai batik Kabupaten Madiun. Semoga ini menjadi budaya baru sehingga kecintaan terhadap produk lokal semakin tumbuh,” katanya.

Hari juga berpesan kepada para model, desainer, dan perajin batik agar terus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkarya dan berinovasi sehingga batik Kabupaten Madiun semakin dikenal luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Madiun Puji Rahmawati menjelaskan, penyelenggaraan Grand Final Fashion Show bertujuan melestarikan sekaligus memperkenalkan batik Kabupaten Madiun kepada masyarakat secara lebih luas.

Menurutnya, batik tidak hanya dapat dikenakan dalam acara formal, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi busana kerja, busana kasual, hingga busana pesta. Karena itu, masyarakat perlu diperkenalkan dengan beragam potensi yang dimiliki batik lokal.

“Kami ingin masyarakat mencintai batik Kabupaten Madiun. Karena itu yang kami tampilkan dalam fashion show ini seluruhnya merupakan batik khas Kabupaten Madiun agar potensi daerah benar-benar tereksplorasi,” jelasnya.

Puji mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut seluruh perajin batik Kabupaten Madiun yang saat ini berjumlah sekitar 20 pelaku usaha turut dilibatkan. Selain Fashion Show Batik Kabupaten Madiun, rangkaian acara juga menghadirkan pemilihan Putra Putri Batik Modern Nusantara yang diikuti peserta dari berbagai daerah sebagai upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya batik.

Ia menambahkan, keterlibatan kepala OPD dan para camat dalam peragaan busana bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberi teladan kepada masyarakat.

Image Not Found
Partisipasi kepala OPD dan para camat dalam peragaan busana batik . Foto : Kus-Sinergia

“Pemimpin harus menjadi contoh. Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah juga memakai, mencintai, dan melestarikan batik Kabupaten Madiun. Ini baru langkah awal. Ke depan kami ingin mengembangkan batik Kabupaten Madiun dengan konsep dan model yang lebih beragam agar gaungnya semakin besar di tengah masyarakat,” tuturnya.

Melalui Grand Final Fashion Show Sepasma 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap batik tidak hanya menjadi identitas budaya daerah, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah, memperluas pasar, serta meningkatkan kesejahteraan para perajin lokal. Dengan semakin dikenalnya ragam motif dan desain batik khas Kabupaten Madiun, diharapkan produk lokal tersebut mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Umat Katolik Gelar Misa Requiem Khusus untuk Paus Fransiskus

    Ratusan Umat Katolik Gelar Misa Requiem Khusus untuk Paus Fransiskus

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti Gereja Santo Cornelius di Kota Madiun, Jawa Timur, saat sekitar 700 umat Katolik mengikuti misa requiem dan doa bersama untuk mengenang kepergian Paus Fransiskus. Misa ini digelar pada Jumat petang (25/04/2025) sebagai bentuk penghormatan dari umat Paroki Santo Cornelius atas wafatnya pemimpin tertinggi Gereja […]

    Bagikan
  • Tertimpa Longsoran Batu Raksasa, Rumah dan Kios Milik Narto Hancur

    Tertimpa Longsoran Batu Raksasa, Rumah dan Kios Milik Narto Hancur

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah batu raksasa dengan diameter sekitar 4 meter jatuh akibat longsor dan menghancurkan rumah milik Narto warga di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu (22/2/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Rumah dan kios milik Narto (50) […]

    Bagikan
  • Apel Pasca Lebaran, Bupati Madiun Tekankan Keikhlasan Pelayanan dan Disiplin ASN photo_camera 2

    Apel Pasca Lebaran, Bupati Madiun Tekankan Keikhlasan Pelayanan dan Disiplin ASN

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar apel bersama usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini diikuti ribuan aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh organisasi perangkat daerah, kecamatan, hingga puskesmas. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo […]

    Bagikan
  • Kokoh “Tangan Kanan” Bupati Ponorogo Turut Terjaring OTT KPK 

    Kokoh “Tangan Kanan” Bupati Ponorogo Turut Terjaring OTT KPK 

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib kurang beruntung menimpa Kokoh Priyo Utomo, sosok yang dikenal sebagai orang kepercayaan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Belum genap sehari dilantik sebagai direktur di salah satu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Kokoh justru ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelantikan Kokoh […]

    Bagikan
  • Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polsek Taman Polres Madiun Kota melakukan operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa tahun 2025 ini. Hasilnya, Polsek Taman menggerebek rumah G.W.A (24) Jalan Swolobumi RT. 8 RW 3 Kelurahan Demangan yang memperjualbelikan minuman keras atau miras pada Jum’at (31/01/2025). Operasi ini atensi dari Kapolres Madiun Kota dalam rangka menyambut bulan […]

    Bagikan
  • Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

    Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda mulai bosan dengan olahan kambing yang itu-itu saja seperti gulai atau sate, mungkin sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah nasi goreng kambing khas Fans Café, yang berlokasi di Jalan Sekar Harum, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tak seperti nasi goreng pada umumnya yang menggunakan […]

    Bagikan
expand_less