Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Sindikat Pencuri Sepeda Gunung Antarprovinsi Dibekuk Polres Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan amankan pelaku dan sepeda hasil curian. (11/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aksi sindikat pencurian sepeda gunung yang meresahkan warga Kabupaten Magetan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Magetan. Dua pelaku yang dikenal sebagai spesialis pencurian sepeda gunung lintas provinsi berhasil ditangkap setelah sempat beraksi di sejumlah lokasi dan menggasak beberapa sepeda bernilai puluhan juta rupiah.

Aksi para pelaku sebelumnya terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan lebih dari satu pelaku masuk ke area rumah warga dengan cara melompati pagar, lalu membawa kabur sepeda gunung yang terparkir di teras rumah.

Seperti yang terjadi di kawasan Perumahan Asabri, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan. Dalam rekaman CCTV, pelaku mengenakan jaket hoodie dan masker mengangkat sepeda gunung dari teras rumah, melompati pagar, kemudian memasukkan hasil curian ke dalam mobil berwarna silver yang telah disiapkan sebelum melarikan diri.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui serangkaian penyelidikan yang memanfaatkan berbagai alat bukti, mulai dari rekaman CCTV, keterangan saksi, hingga bukti elektronik lainnya.

“Pelaku berhasil kami identifikasi melalui pengumpulan berbagai alat bukti. Kami juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah karena para pelaku tidak hanya beraksi di Magetan, tetapi juga di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Keduanya akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Pati,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan dua tersangka yakni Syahrul Minan alias Minan alias Gendut (37), warga Kabupaten Demak, dan Suliyono alias Sul (31), warga Kabupaten Jepara. Keduanya diduga merupakan pelaku spesialis pencurian sepeda gunung atau mountain bike (MTB) yang telah berulang kali melakukan aksi serupa.

Menurut Kapolres, para pelaku sengaja menyasar sepeda gunung dengan harga di atas Rp5 juta karena mudah dijual kembali. Bahkan, dalam sekali beroperasi mereka dapat beraksi di lebih dari satu tempat kejadian perkara (TKP) dalam satu malam.

“Ini pelaku spesialis. Mereka memahami cara menjual sepeda hasil curian dengan cepat agar sulit dikenali pemilik aslinya. Dalam satu kali beraksi bisa mencuri dua hingga empat sepeda di beberapa lokasi berbeda,” tambah Erik.

Saat penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, rantai beserta alat pemotong besi, mobil yang digunakan sebagai sarana kejahatan, serta delapan unit sepeda yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.

Sementara itu, salah satu korban, Hendrianto, mengaku kasus pencurian tersebut sempat menimbulkan keresahan di kalangan warga. Ia mengatakan aksi para pelaku terjadi beruntun di sejumlah perumahan dengan modus yang hampir sama.

“Pelakunya menggunakan pakaian yang sama dengan yang terekam CCTV sebelumnya. Modusnya juga sama, yakni melompati pagar rumah. Di tempat kami, sepeda hilang hanya dalam waktu sekitar dua menit,” katanya.

Hendrianto mengaku sempat pesimistis sepeda miliknya bisa ditemukan kembali. Namun, ia tetap melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian sebagai bentuk tanggung jawab warga untuk membantu pengungkapan kasus.

Keberhasilan pengungkapan sindikat pencurian ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Para korban berharap penangkapan kedua pelaku dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Pergantian Tahun, Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

    Momen Pergantian Tahun, Pemkot Madiun Ajak Masyarakat Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perayaan pergantian tahun baru menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. Tidak terkecuali di Kota Madiun. Namun, perayaan tahun baru 2026 di Kota Madiun bakal digelar dengan cara yang berbeda. Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan pergantian tahun ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk menjadi aksi kepedulian terhadap sesama. Lebih khusus bagi para korban […]

    Bagikan
  • Soal Pembangunan Kantor Desa, Kades Serag : Pembangunan Multi Year, 2026 Dianggarkan Rp110 Juta

    Soal Pembangunan Kantor Desa, Kades Serag : Pembangunan Multi Year, 2026 Dianggarkan Rp110 Juta

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Dua tahun setelah dibongkar, gedung Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, hingga kini belum sepenuhnya berdiri kembali. Kondisi tersebut memicu keresahan warga karena pelayanan administrasi desa sementara dilakukan di gedung yang berada di lingkungan TK. Persoalan ini bahkan berujung pada aksi tirakatan yang digelar puluhan warga di bekas lokasi Kantor Desa Serag, […]

    Bagikan
  • Jalan Kaki Ribuan Kilometer Demi Perdamaian, 57 Bhikkhu ASEAN Singgah di Madiun

    Jalan Kaki Ribuan Kilometer Demi Perdamaian, 57 Bhikkhu ASEAN Singgah di Madiun

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Misi perdamaian lintas negara dibawa 57 bhikkhu peserta Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026 saat singgah di Pendopo Ronggo Djumeno, Kabupaten Madiun, Kamis malam (21/5/2026). Rombongan bhikkhu dari Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia itu disambut langsung oleh Pemerintah Kabupaten Madiun sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur. Perjalanan spiritual tersebut menjadi simbol […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Daop 4 Semarang. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa pagi (28/10/2025) menyebabkan luapan air di jalur hulu dan hilir kilometer 2+3 hingga 3+0, […]

    Bagikan
  • ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepergok saat mencoba membawa kabur sebuah truk Fuso Fighter yang terparkir di tepi jalan raya Barat–Sawahan, Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jumat pagi (20/06/2025). Truk berpelat nomor W 8570 UT milik Aris Wibowo (33), warga setempat, nyaris dibawa kabur oleh pria […]

    Bagikan
  • Operasi Gabungan di Wilayah Geger Petugas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

    Operasi Gabungan di Wilayah Geger Petugas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aparat gabungan menggelar operasi pemberantasan rokok ilegal di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang menyasar sejumlah toko di Desa Sareng dan Desa Slambur itu dilakukan sebagai langkah pencegahan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah setempat. Operasi tersebut melibatkan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Kantor Bea Cukai Madiun, […]

    Bagikan
expand_less