Berita Terkini
Trending Tags

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Madiun Raya Lebih Panjang, Warga Diminta Hemat Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BMKG prediksi kemarau 2026 di Madiun Raya lebih panjang. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Madiun Raya akan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penguatan monsun Australia yang membawa massa udara kering serta potensi kemunculan fenomena El Niño pada semester kedua tahun ini.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk, Setiyaris, mengatakan hingga akhir Juni cuaca di Madiun Raya akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.

“Hingga akhir bulan ini cuaca akan didominasi cerah hingga cerah berawan,” ujar Setiyaris, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, peluang terbentuknya El Niño tahun ini berada pada kisaran 50 hingga 80 persen dengan intensitas lemah hingga moderat. Fenomena tersebut berpotensi menurunkan curah hujan secara signifikan dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.

Setiyaris menjelaskan, saat puncak musim kemarau, suatu wilayah berpotensi mengalami periode tanpa hujan selama 20 hingga 60 hari berturut-turut.

“Normalnya kemarau itu enam bulan, tetapi tahun ini bisa lebih panjang karena El Niño menghambat masuknya musim hujan atau monsun Asia,” katanya.

Akibatnya, awal musim hujan yang biasanya terjadi pada November berpotensi mundur hingga Desember bahkan Januari tahun berikutnya.

Kondisi tersebut juga diperkirakan memicu peningkatan suhu udara pada siang hari serta berkurangnya debit air untuk kebutuhan irigasi pertanian.

Meski demikian, Setiyaris menegaskan musim kemarau tidak berarti hujan akan hilang sepenuhnya. Hujan lokal dengan durasi singkat masih berpotensi terjadi, terutama di kawasan dataran tinggi.

“Hujan lokal berdurasi singkat masih berpotensi terjadi akibat pemanasan permukaan di kawasan dataran tinggi seperti lereng Gunung Wilis,” jelasnya.

Menghadapi potensi kemarau panjang, BMKG mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air bersih dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak kekeringan.

Petani juga disarankan menyesuaikan pola tanam dengan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan karena risiko kebakaran akan meningkat seiring mengeringnya vegetasi.

“Kami juga meminta warga tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, karena vegetasi yang kering membuat api sangat mudah meluas dan memicu kebakaran,” tandasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

    Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dibuat resah oleh serangkaian kematian ternak kambing yang diduga diserang hewan buas. Sedikitnya 15 ekor kambing dilaporkan mati, sementara puluhan lainnya mengalami luka serius akibat gigitan. Peristiwa ini terjadi di tiga desa, yakni Desa Ngranget, Padas, dan Segulung, dalam kurun waktu dua pekan terakhir. […]

    Bagikan
  • Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah menyepakati batas wilayah yang terdampak rencana pembangunan Ring Road Timur (RRT).  Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen yang digelar di Bakorwil I Madiun pada Rabu (30/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto mendatangani Berita Acara Kesepakatan Penarikan Garis Batas […]

    Bagikan
  • Aksi Heroik Anggota Koramil Manguharjo Selamatkan Pemuda Depresi di Rel Kereta

    Aksi Heroik Anggota Koramil Manguharjo Selamatkan Pemuda Depresi di Rel Kereta

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tindakan cepat anggota Koramil Manguharjo, Peltu Karmidi, berhasil mencegah terjadinya tragedi di kawasan Jembatan Beteng, Senin (13/10/2025) pagi. Seorang pemuda berinisial RRM (22), warga Kelurahan Winongo, yang diduga mengalami depresi berat, nyaris tertabrak kereta setelah berlari ke arah rel sambil membawa kucing peliharaannya. Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30. RRM, yang […]

    Bagikan
  • Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif. Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Bongkar 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

    Polres Magetan Bongkar 10 Kasus Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Operasi Tumpas Semeru 2025 yang digelar Polres Magetan membuahkan hasil signifikan. Dalam kurun Agustus hingga September 2025, jajaran Satresnarkoba berhasil mengungkap 10 kasus penyalahgunaan narkotika dengan total 11 tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan hasil pengungkapan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Pesat Gatra, Senin (22/09/2025). Dari 11 […]

    Bagikan
  • Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka menyelimuti suasana semarak kemerdekaan di Magetan. Seorang pedagang atribut 17 Agustus, Yayan Munandar (67), ditemukan meninggal dunia di lapak tempatnya berjualan di kawasan Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, tepat di seberang Lanud Iswahjudi, Selasa (05/08/2025). Korban merupakan perantau asal Garut, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pedagang musiman atribut merah putih setiap […]

    Bagikan
expand_less