Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Madiun Raya Lebih Panjang, Warga Diminta Hemat Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 333
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BMKG prediksi kemarau 2026 di Madiun Raya lebih panjang. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Madiun Raya akan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penguatan monsun Australia yang membawa massa udara kering serta potensi kemunculan fenomena El Niño pada semester kedua tahun ini.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk, Setiyaris, mengatakan hingga akhir Juni cuaca di Madiun Raya akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.

“Hingga akhir bulan ini cuaca akan didominasi cerah hingga cerah berawan,” ujar Setiyaris, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, peluang terbentuknya El Niño tahun ini berada pada kisaran 50 hingga 80 persen dengan intensitas lemah hingga moderat. Fenomena tersebut berpotensi menurunkan curah hujan secara signifikan dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.

Setiyaris menjelaskan, saat puncak musim kemarau, suatu wilayah berpotensi mengalami periode tanpa hujan selama 20 hingga 60 hari berturut-turut.

“Normalnya kemarau itu enam bulan, tetapi tahun ini bisa lebih panjang karena El Niño menghambat masuknya musim hujan atau monsun Asia,” katanya.

Akibatnya, awal musim hujan yang biasanya terjadi pada November berpotensi mundur hingga Desember bahkan Januari tahun berikutnya.

Kondisi tersebut juga diperkirakan memicu peningkatan suhu udara pada siang hari serta berkurangnya debit air untuk kebutuhan irigasi pertanian.

Meski demikian, Setiyaris menegaskan musim kemarau tidak berarti hujan akan hilang sepenuhnya. Hujan lokal dengan durasi singkat masih berpotensi terjadi, terutama di kawasan dataran tinggi.

“Hujan lokal berdurasi singkat masih berpotensi terjadi akibat pemanasan permukaan di kawasan dataran tinggi seperti lereng Gunung Wilis,” jelasnya.

Menghadapi potensi kemarau panjang, BMKG mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air bersih dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak kekeringan.

Petani juga disarankan menyesuaikan pola tanam dengan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan karena risiko kebakaran akan meningkat seiring mengeringnya vegetasi.

“Kami juga meminta warga tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, karena vegetasi yang kering membuat api sangat mudah meluas dan memicu kebakaran,” tandasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Siapkan 13 Titik Perlintasan Sebidang, 52 Petugas Dilatih

    KAI Daop 7 Madiun Siapkan 13 Titik Perlintasan Sebidang, 52 Petugas Dilatih

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang dengan meningkatkan kompetensi petugas serta membangun fasilitas pendukung di sejumlah titik prioritas. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional perjalanan kereta api. Penanganan perlintasan sebidang dilakukan berdasarkan pemetaan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebagai lembaga legislasi, DPRD Ponorogo berupaya memastikan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berjalan terarah dan berkualitas. Menyongsong tahun 2026, para wakil rakyat telah menyiapkan enam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk dibahas bersama Eksekutif. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan Rancangan Perda (Raperda) inisiatif DPRD Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi […]

    Bagikan
  • Dandim Diskusi dengan 7 Ketua BEM di Madiun, Bahas Revisi UU TNI dan Program TNI

    Dandim Diskusi dengan 7 Ketua BEM di Madiun, Bahas Revisi UU TNI dan Program TNI

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menyuarakan aspirasi tidak hanya dilakukan dengan aksi unjuk rasa atau demo. Namun, aspirasi dapat dilakukan dengan cara diskusi tatap muka dan saling tukar pikiran. Itulah yang tergambar saat Dandim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menggelar pertemuan dengan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Se-Kota dan Kabupaten Madiun, bertempat di Makodim 0803/Madiun, Jalan […]

    Bagikan
  • Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 2 Kota Madiun menyuguhkan pertandingan futsal antar sekolah yang bertajuk SMADA CUP 2025. Event ini mempertandingkan tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK se-eks karesidenan Madiun. Event telah digelar pada 15-16 Agustus dan 22-23 Agustus mendatang. Untuk tingkat SMP sederajat hanya tersedia 16 slot, sedangkan tingkat SMA sederajat sebanyak 32 slot. […]

    Bagikan
  • Larung Sesaji Tumpeng Agung 1 Suro di Telaga Ngebel, 29 Tumpeng Diperebutkan Warga

    Larung Sesaji Tumpeng Agung 1 Suro di Telaga Ngebel, 29 Tumpeng Diperebutkan Warga

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga memadati kawasan Telaga Ngebel, Desa/Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti prosesi larung sesaji dalam rangka memperingati 1 Suro atau 1 Muharam, Jumat (27/06/2025). Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun ini dimulai pukul 10.00 WIB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyiapkan total 30 tumpeng dalam prosesi tersebut. […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
expand_less