Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan di wilayah Madiun Raya. Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Madiun pada Kamis (12/3/2026).
Program revitalisasi tersebut mencakup 62 sekolah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, serta Magetan. Total anggaran dalam program tersebut sekitar Rp51,3 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan harus diiringi komitmen seluruh pihak untuk merawat dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun. “Kami bangga atas kerja keras bersama ini. Mari terus bersinergi untuk memajukan pendidikan di Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, beberapa titik sekolah di Jawa Timur juga akan diresmikan dalam waktu dekat. Untuk itu, pihaknya berharap seluruh elemen sekolah memanfaatkan dengan baik fasilitas yang telah dibangun tersebut.
“Tentunya komitmen seluruh sekolah harus menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan. Karena ini merupakan aset milik sekolah sebagai tempat atau ruang tumbuh belajar para siswa,” tegasnya.

Revitalisasi sekolah merupakan bagian dari program Jatim Cerdas yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana belajar. Dari total 62 sekolah penerima program, rinciannya meliputi 11 sekolah di Kabupaten Madiun, 9 sekolah di Kota Madiun, 15 sekolah di Ngawi, 18 sekolah di Magetan, serta 9 sekolah di Ponorogo.
Selain pembangunan sarana pendidikan, Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan bantuan sosial berupa program bedah rumah bagi guru, karyawan, dan penjaga sekolah dengan nilai bantuan hingga Rp15 juta per unit. Bantuan pendidikan juga diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Juga dapat mendorong banyak prestasi dari sekolah-sekolah di wilayah Madiun Raya,” pungkas Khofifah. (Krs)


- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez







