Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 362
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dalam acara pasar murah yang digelar Polres Magetan, (13/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar.

Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding harga pasar. “Saya beli gula dan beras. Alhamdulillah di sini lebih murah daripada di pasar,” ujarnya.

Menurutnya, harga gula di pasar biasanya sekitar Rp17.500 per kilogram, sedangkan di pasar murah ini hanya Rp15.000. Sementara untuk beras lima kilogram dibanderol Rp57.000, jauh lebih murah dari harga pasar yang bisa mencapai Rp14.000 per kilogram.

“Harapannya semoga kegiatan seperti ini ada lagi. Polres semakin jaya dan sukses,” tambahnya.

Image Not Found
Di pasar murah selisih harga cukup signifikan dibanding harga pasar, Foto : Kus-Sinergia

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi pimpinan Polri dan dilaksanakan serentak di seluruh polda dan polres di Indonesia.

Menurutnya, pasar murah digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang libur Lebaran.

“Tujuannya untuk meringankan masyarakat yang akan merayakan libur Lebaran. Semoga dengan adanya gerakan pasar murah ini, harga bahan pokok bisa turun dan masyarakat lebih terbantu,” jelas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa komoditas yang disediakan cukup beragam, mulai dari bawang, cabai keriting, cabai rawit, minyak goreng, gula, beras hingga produk UMKM yang bisa dimanfaatkan untuk persiapan Lebaran.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Belanja secukupnya saja, tidak perlu panik buying. Ketersediaan bahan pokok maupun energi seperti BBM insyaallah terpenuhi,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat menjalani sisa bulan Ramadan dengan khusyuk dan merayakan Lebaran dengan tenang serta penuh kebersamaan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Damkar Madiun Evakuasi Ular Sanca 5 Meter di Permukiman Warga

    Petugas Damkar Madiun Evakuasi Ular Sanca 5 Meter di Permukiman Warga

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun, mengevakuasi seekor ular sanca kembang berukuran besar yang ditemukan warga di selokan dekat permukiman di Jalan Teratai, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Sabtu tengah malam (22/3/2025). Mendapat laporan dari warga, petugas segera menuju lokasi dan menemukan ular dengan panjang sekitar 5 meter. Proses evakuasi sempat […]

    Bagikan
  • BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

    BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor ATR/BPN kota Madiun mendadak menggelar rapat bersama dengan Badan Keuangan Dan Aset Deerah (BKAD) Pemkot Madiun, Kamis (06/03/2025). Hasilnya BKAD balik bertanya sikap BPN yang justru meragukan sertifikat yang jelas jelas produk hukum ATR/ BPN. Rapat koordinasi dilakukan di kantor BKAD dan dibenarkan oleh Kepala BKAD Pemkot Madiun, Sudandi. […]

    Bagikan
  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
  • Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

    Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepastian pembangunan exit tol di Kabupaten Magetan masih belum jelas. Proyek yang awalnya masuk Program Strategis Nasional (PSN) era Presiden Joko Widodo itu hingga kini tertahan, terutama karena persoalan pendanaan dan hasil analisis kelayakan finansial. Pandemi Covid-19 membuat sejumlah PSN mengalami penundaan (P2), termasuk exit tol Magetan sebagaimana diatur dalam Keputusan […]

    Bagikan
  • Tiga Pilar di Madiun Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla Bareng Masyarakat Tepian Hutan

    Tiga Pilar di Madiun Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla Bareng Masyarakat Tepian Hutan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat seiring musim kemarau. Sejumlah anggota perhutani bersama masyarakat tepian hutan dan dibantu aparat TNI/POLRI berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya ini menjadi bagian dari simulasi terkait penanganan deteksi dan pelaporan titik api, koordinasi antar petugas terhadap Karhutla di Hutan wilayah Perhutani KPH Madiun […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
expand_less