Berita Terkini
Trending Tags

Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 106
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses evakuasi pekerja tambang yang tertimbun longsor, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan resmi membuka penyelidikan atas insiden longsornya tebing tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, yang menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (28/09/2025) siang setelah tertimbun material tambang.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, mulai pekerja tambang, warga sekitar, hingga pemilik tambang PT Anugrah Karya Pasti. “Semua kami periksa, mulai dari pemilik tambang hingga dari provinsi yang menerbitkan izin,” terangnya, Senin (29/09/2025).

Selain memeriksa saksi, tim Inafis Polres Magetan juga diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penyelidikan difokuskan pada kondisi tebing yang longsor, alat berat, serta dokumen penunjang aktivitas penambangan. Hasil temuan di lapangan akan menjadi bahan utama dalam proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga menyoroti sisi perizinan. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur selaku pihak penerbit izin turut dimintai klarifikasi. Data yang dihimpun menyebutkan PT Anugrah Karya Pasti memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi dengan luas 6,65 hektare di Desa Sayutan dan Trosono. Izin bernomor 796/1/IUP/PMDN/2021 itu diterbitkan pada 13 Agustus 2021 dan berlaku hingga 2026.

Kapolres Magetan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian. “Terkait penyelidikan tambang yang kemarin hingga saat ini masih dalam proses. Kami mohon doa agar berjalan lancar,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemanfaatan teknologi drone kian merambah dunia pertanian. Uji coba pemupukan menggunakan drone di area persawahan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Kamis (14/08/2025), menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, hanya butuh sekitar 15 menit untuk memupuk lahan seluas satu hektar. “Teknologi ini mempercepat pekerjaan dan menghemat tenaga. Drone bisa dipakai […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah petani di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan lambatnya penyerapan hasil panen tomat oleh pemerintah daerah. Akibatnya, sebagian hasil panen terancam tidak terserap dan berpotensi terbuang. Padahal, pada Jumat (26/09/2025) lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan Pemkab Madiun segera membeli tomat hasil panen petani dengan […]

    Bagikan
  • Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serangan hama wereng kembali menghantui para petani di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya delapan hektar dari total sebelas hektar lahan pertanian di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, rusak parah hingga menyebabkan tanaman padi gagal panen alias puso. Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi begitu cepat dan luas. Dalam hitungan malam, petak-petak sawah berubah […]

    Bagikan
  • Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

    Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan Pemerintah Kota Madiun. BPBD bersama Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun melakukan fogging di lingkungan SDN 01 Kartoharjo serta kawasan Jalan Jayengan, Kartoharjo pada Kamis (27/11/2025). Langkah ini dilakukan setelah dua siswa SDN 01 Kartoharjo dan dua warga Jalan Jayengan dinyatakan positif […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Beri Reward 17 Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

    Polres Madiun Kota Beri Reward 17 Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota memberikan penghargaan kepada 17 personel yang dinilai berprestasi dalam bidang penegakan hukum. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengungkap sejumlah kasus yang meresahkan masyarakat, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian brankas yang sempat viral di media sosial. Kapolres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tunggu Pertek BKN untuk Mutasi Jabatan, 11 OPD Masuk Evaluasi

    Pemkab Magetan Tunggu Pertek BKN untuk Mutasi Jabatan, 11 OPD Masuk Evaluasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menunggu terbitnya Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum melaksanakan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah posisi strategis tercatat masih kosong, termasuk jabatan camat serta sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama. Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa proses tersebut masih […]

    Bagikan
expand_less