Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Hasto Ditahan KPK, Ketum PDIP Megawati Larang Kadernya Ikut Retret di Magelang

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketum PDIP Megawati Larang Kadernya Ikut Retret, Sumber Gambar : Istimewa

Sinergia – Ketua umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bereaksi atas penahanan Sekretaris Jendral (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasto ditahan karena dianggap menghalangi penyidikan KPK terkait kasus dengan tersangka Harun Masiku. KPK menahan Hasto selama 20 hari pertama terhitung sejak Kamis (20/2/2025).

Beredar di media, surat instruksi bernomor 7295/IN/DPP/2025 tertanggal 20 Februari 2025, Megawati melarang kadernya yang terpilih menjadi kepala daerah mengikuti retret di Akmil Magelang Jawa Tengah. Tidak hanya itu, Ketum PDIP itu juga melarang seluruh kader PDIP agar tidak memberikan pernyataan tanpa arahan resmi darinya. Instruksi itu berlaku bagi Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPD hingga DPC di seluruh Indonesia.

Poin-poin instruksi Megawati diantaranya pertama, tetap menjaga soliditas partai dengan mengedepankan persatuan dan kesetiaan terhadap garis perjuangan serta keputusan partai. Kedua, seluruh aktivitas dan operasional DPP partai di bawah kendali langsung Ketua Umum

“Tiga Pilar Partai dilarang memberikan statement/tanggapan secara orang per orang tanpa ada arahan dari Ibu Ketua Umum,” poin ketiga dalam Instruksi Ketum PDIP.

Surat Instruksi tersebut ditandatangani langsung oleh Megawati Soekarnoputri. Diketahui, di wilayah karesidenan Madiun, kepala daerah yang diusung PDIP diantaranya Ony Anwar Harsono – Dwi Rianto Jatmiko Bupati-Wakil Bupati Ngawi dan Sugiri Sancoko – Lisdyarita Bupati-Wakil Bupati Ponorogo. Mereka pun telah dilantik Presiden RI, Prabowo Subianto pada Kamis (20/2/2025).

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    Luasan LP2B Magetan Diusulkan Naik Jadi 23 Ribu Hektare

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B di Kabupaten Magetan diusulkan mengalami perubahan. Dari sebelumnya sekitar 19.084 hektare sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 8 Tahun 2021, luas LP2B kini diusulkan menjadi sekitar 23.016,51 hektare. Dengan demikian, terdapat usulan penambahan luasan LP2B sekitar 3.932,51 hektare, atau meningkat sekitar 20,61 […]

    Bagikan
  • Distribusi Banpang di Madiun Capai 77 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

    Distribusi Banpang di Madiun Capai 77 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Penyaluran bantuan pangan (Banpang) periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Madiun dipastikan berjalan lancar. Pemerintah menjamin isu kenaikan harga plastik yang sempat mencuat tidak mengganggu distribusi program tersebut. Deputi III Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, mengatakan seluruh kebutuhan pengadaan, termasuk karung kemasan, telah diantisipasi pemerintah. […]

    Bagikan
  • Master Cete Ajak Ratusan Siswa Madiun Belajar di Luar Kelas, UMKM Ikut Kecipratan Manfaat

    Master Cete Ajak Ratusan Siswa Madiun Belajar di Luar Kelas, UMKM Ikut Kecipratan Manfaat

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan siswa SD hingga SMP di wilayah Madiun bagian selatan mengikuti program Masyarakat Terdidik, Cerdas dan Terampil (Master Cete) di Lapangan Beran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (10/9/2026). Program yang digagas Pemkab Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini mengusung konsep outdoor learning atau pembelajaran di luar kelas. Siswa […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 333 Gram Sabu dan Ribuan Pil Koplo

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 333 Gram Sabu dan Ribuan Pil Koplo

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memusnahkan ratusan gram sabu dan ribuan pil koplo dari hasil perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Total sebanyak 333,77 gram sabu dan 3.551 butir pil koplo dimusnahkan bersama sejumlah barang bukti lainnya pada Kamis (12/06/2025). Kepala Kejari Magetan, Yuana Nurshiyam, mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying

    Polres Magetan Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar. Kepastian tersebut disampaikan setelah Kapolres Magetan AKBP Sancoyoning Aji bersama jajarannya melakukan pengecekan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Senin (19/10/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan BBM […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025. Menyikapi kebijakan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mempercepat penyerapan pupuk bersubsidi di tingkat petani. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menjelaskan pihaknya […]

    Bagikan
expand_less