Berita Terkini
Trending Tags

Motor Rem Blong di Jalur Ngerong Sarangan, 1 Keluarga Berboncengan 4 Tabrak Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah sepeda motor yang tumpangi 1 keluarga diduga mengalami rem blong dan menabrak rumah warga di Jalan Raya Sarangan, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah sepeda motor yang tumpangi 1 keluarga diduga mengalami rem blong dan menabrak rumah warga di Jalan Raya Sarangan, tepatnya di pertigaan Ngerong, dekat Warung Kopi Mbah Jaman, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis malam (10/07/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, satu anak dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sang ibu dan dua anak lainnya dilarikan ke Puskesmas Plaosan dengan luka-luka.

Menurut kesaksian warga sekitar, Rifqi (23), keluarga tersebut sebelumnya berwisata ke kawasan Telaga Sarangan menggunakan mobil. Namun, kendaraan mereka mogok saat hendak pulang. Mereka lalu meminjam sepeda motor milik warga untuk kembali ke Magetan.

“Setelah mobilnya mogok, mereka pinjam motor warga dan boncengan berempat. Tapi saat menuruni jalan Ngerong, remnya blong dan langsung menabrak rumah warga,” ujar Rifqi.

Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE 5221 QE dikendarai oleh Tutik Setiawati (37), warga Jalan Biliton, Magetan. Ia membonceng ketiga anaknya, M. Tyosa Yuan Maulana (14), M. Tyosa Wafiq Sasono (2) dan M. Tyosa Juna Sasono (8). Juna meninggal dunia di tempat kejadian akibat insiden tersebut.

Tutik mengalami patah tangan akibat benturan keras. Ia bersama dua anaknya yang selamat segera dievakuasi ke Puskesmas Plaosan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Petugas kepolisian yang menangani kasus ini mengungkapkan bahwa rumah warga yang tertabrak merupakan lokasi rawan kecelakaan. Ini merupakan kejadian kedua motor menabrak rumah tersebut akibat rem blong saat melintasi jalan menurun dari arah Sarangan.

“Korban tidak mampu mengendalikan motornya di jalur curam. Dugaan sementara, rem tidak berfungsi maksimal karena membawa beban berlebih dengan empat penumpang,” ujar petugas di lokasi kejadian.

Jenazah M. Tyosa Juna Sasono telah dipulangkan ke rumah duka di Magetan, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kondisi kendaraan dan penyebab pasti kecelakaan.

Kecelakaan ini menjadi peringatan keras akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan dan mematuhi batas kapasitas angkut. Utamanya saat melintasi jalur ekstrem di kawasan pegunungan seperti Sarangan. Berkendara di malam hari dengan medan menurun juga menambah risiko, terlebih jika kendaraan dalam kondisi tidak prima.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun dan Magetan diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Guinea Ekuatorial, Afrika. Mereka tiba kembali di Indonesia pada Rabu (03/09/2025) dan diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan. Salah satu korban asal Desa Sugihwaras, […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Sita Lebih dari Rp 3 Miliar Terkait Kasus Dana BOS di SMK 2 PGRI

    Kejari Ponorogo Sita Lebih dari Rp 3 Miliar Terkait Kasus Dana BOS di SMK 2 PGRI

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menyita uang senilai Rp 3.175.000.000 dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK 2 PGRI Ponorogo. Kasus ini mencakup periode tahun 2019 hingga 2024 dengan total kerugian negara ditaksir mencapai Rp 25 miliar. Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengatakan bahwa uang […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Batoro Katong

    Jelang Ramadhan, Ribuan Peziarah Kunjungi Makam Batoro Katong

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, ribuan peziarah mendatangi Makam Batoro Katong yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Ziarah ini merupakan tradisi tahunan bagi masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh penyebar Islam dan pendiri Kabupaten Ponorogo tersebut. Juru Kunci Makam Batoro Katong, Sunardi, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, warga Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, memiliki tradisi tahunan bertajuk Ketupat Asyura yang dilaksanakan pada Senin malam (07/07/2025) bertepatan dengan 11 Muharram. Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan ketupat oleh dua perguruan pencak silat besar di Madiun, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan […]

    Bagikan
  • Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

    Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari karena hanyut terbawa arus sungai, Sri Wahyuni (53), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (24/10/2025) pagi. Ia ditemukan tergeletak lemas di area kebun tebu, sekitar 300 meter dari titik awal dilaporkan hanyut. Pencarian yang dilakukan oleh tim […]

    Bagikan
  • Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

    Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keinginan besar warga Dusun Gangsiran, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk dapat menikmati air bersih kembali pupus. Proyek sumur bor yang telah dibangun melalui program pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan hingga kini belum juga dapat berfungsi. Padahal, awalnya proyek yang diketahui menelan anggaran puluhan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai solusi […]

    Bagikan
expand_less