Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 75
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Madiun dan sekitarnya pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Hal ini sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikeluarkan beberapa waktu lalu terkait potensi angin kencang sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hal ini dampak dari munculnya bibit siklon tropis di Samudra Hindia.
Dampak angin kencang di wilayah Kota Madiun tercacat 4 laporan pohon tumbang yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun. Seperti pohon kersen atau talok yang roboh di Jalan Wonoasri Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo. Dampaknya, arus lalu lintas sempat tersendat lantaran pohon melintang di jalan.
“Ya tadi waktu saya di dalam rumah terus ada angin kencang. Pas kedepan itu pohon ini mulai gerak gitu. Tadi ada mbak-mbak yang berboncengan hampir tertimpa. Langsung berhenti tadi di dekat sini. Anginnya kencang sekali tadi. Sempat takut juga,” ujar Yulianti, warga setempat.
Warga bersama personil BPBD Kota Madiun melakukan pembersihan pohon yang tumbang tersebut. Sementara itu, BPBD bersama Dinas Perkim juga melakukan penanganan pohon mangga yang tumbang di Jalan TGP Kelurahan Oro Oro Ombo. Pohon ini roboh menimpa kabel PLN serta jaringan provider.
“Ya ini tadi ada 4 pengaduan bencana hidrometeorologi, dampak angin kencang sejumlah pohon tumbang. Yang di TGP ini menimpa kabel PLN juga. Makanya ini bersama petugas PLN untuk penanganannya dibantu juga dari Dinas Perkim Kota Madiun,” terang Heter Hidayati, Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi cuaca ekstrem beberapa hari kedepan. Sesuai himbauan BMKG, potensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung, maupun hujan deras yang disertai angin yang mengakibatkan banjir hingga tanah longsor.
“Untuk itu, dihimbau warga Kota Madiun agar waspada ketika ada angin yang terjadi agar mengamankan diri, terutama yang di jalan. Karena banyak pohon-pohon tinggi yang berpotensi tumbang saat angin kencang,” imbuhnya.
Warga pun juga dihimbau untuk memangkas pohon-pohon di sekitar rumah yang berpotensi rawan roboh. Sementara jika pohon di jalan-jalan, apabila mengganggu dan berpotensi untuk tumbang dan melaporkan ke Siaga 112 Pemerintah Kota Madiun.
“Nanti akan ditindaklanjuti dari Dinas Perkim maupun LH dan dinas terkait. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa ataupun luka dampak dari peristiwa ini,” pungkas Heter. (krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez


