Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keindahan Alam gunung Lawu, Foto : istimewa

Sinergia | Magetan – Perubahan status Gunung Lawu menjadi Taman Hutan Raya (Tahura) bukan hanya membawa implikasi ekologis, tetapi juga memunculkan perhatian dari sektor pariwisata. Sebagian kawasan wisata alam yang selama ini dikelola Perhutani berada dalam area yang masuk rekomendasi Tahura. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kegiatan wisata tidak akan terganggu, bahkan berpotensi berkembang melalui pola pengelolaan baru yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun, Dwijo Saputro, menegaskan bahwa seluruh objek wisata yang sudah beroperasi tidak akan kehilangan hak kelola. Perubahan yang terjadi hanya pada pola perjanjian kerja sama, dari sebelumnya melalui Perhutani menjadi bermitra langsung dengan pengelola Tahura.

“Wisata-wisata ini nanti akan kita tetapkan sebagai blok pemanfaatan jasa lingkungan. Pelaku wisata tidak akan kehilangan usaha karena sudah berinvestasi. Yang bergeser hanya perikatannya, dari Perhutani ke pengelola Tahura,” jelas Dwijo.

Ia memastikan bahwa transisi kelembagaan ini tidak akan mengganggu aktivitas usaha. Bahkan, pengusaha wisata dinilai berpotensi mendapatkan kepastian hukum yang lebih kuat karena berada dalam koridor konservasi berkelanjutan.

Dukungan terhadap alih status ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kedua daerah tersebut memandang pengelolaan Gunung Lawu secara konservatif dapat menjaga keberlanjutan sumber air yang menjadi tulang punggung pariwisata dan pertanian masyarakat.

Dwijo mencontohkan Telaga Sarangan sebagai objek wisata unggulan Magetan yang sangat bergantung pada aliran air dari Gunung Lawu. Menurutnya, tanpa pasokan air yang stabil, keberlangsungan wisata Sarangan dapat terancam.

“Bagaimana kalau suplai air ke Sarangan menyusut dan menjadi kering? Potensi wisata akan hilang. Karena itu dua kabupaten sangat mendukung,” tambahnya.

Selain Gunung Lawu, CDK Madiun juga mengajukan perluasan Tahura Raden Suryo dan pengembangan kawasan Tahura di Gunung Kawi. Langkah ini tidak hanya berkaitan dengan konservasi, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekowisata di kawasan pegunungan Jawa Timur.

Perubahan status Gunung Lawu menjadi Tahura juga berpotensi memunculkan model wisata baru berbasis konservasi lingkungan, pendidikan alam, dan riset ilmiah. Dengan kekayaan hayati yang dimiliki kawasan ini, wisata edukasi dan wisata petualangan dapat menjadi daya tarik tersendiri. Diharapkan, integrasi antara konservasi dan wisata alam dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, serta tetap menjaga keseimbangan ekologi Gunung Lawu. Dengan demikian, kawasan ini dapat menjadi model pengelolaan wisata alam berbasis konservasi di Jawa Timur. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Persidangan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret anggota DPRD Ngawi, Winarto, mulai digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (09/09/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ngawi membacakan dakwaan yang menyebutkan bahwa Winarto menerima gratifikasi senilai Rp9,8 miliar serta terlibat manipulasi pajak daerah dalam proses pembebasan lahan PT GFT Indonesia […]

    Bagikan
  • Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Oknum polisi berinisial Iptu BS anggota Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota ditangkap tim Satresnarkoba Polres Madiun Kota. Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 37 gram. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kasus masih dalam proses penyidikan sehingga belum […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Catat 3 Kejadian di Perlintasan Sebidang Selama Angkutan Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun Catat 3 Kejadian di Perlintasan Sebidang Selama Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Angkutan Lebaran 2026 resmi berakhir. Namun PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang. Berdasarkan data sepanjang masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat tiga kejadian di perlintasan sebidang (JPL). […]

    Bagikan
  • Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pencairan bantuan dana untuk rukun tetangga (RT) di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri dipastikan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih menunggu rampungnya regulasi dari pemerintah provinsi sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, menyampaikan bahwa hingga kini proses administrasi masih berada […]

    Bagikan
  • Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siapkan 30 Pompa Air untuk Petani di 15 Kecamatan

    Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siapkan 30 Pompa Air untuk Petani di 15 Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menyiapkan langkah konkret menghadapi ancaman kemarau panjang yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian. Sebanyak 30 unit pompa air lengkap dengan pembangunan sumur bor dan saluran irigasi akan didistribusikan ke 15 kecamatan guna menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengantisipasi dampak […]

    Bagikan
expand_less