Berita Terkini
Trending Tags

Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keindahan Alam gunung Lawu, Foto : istimewa

Sinergia | Magetan – Perubahan status Gunung Lawu menjadi Taman Hutan Raya (Tahura) bukan hanya membawa implikasi ekologis, tetapi juga memunculkan perhatian dari sektor pariwisata. Sebagian kawasan wisata alam yang selama ini dikelola Perhutani berada dalam area yang masuk rekomendasi Tahura. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kegiatan wisata tidak akan terganggu, bahkan berpotensi berkembang melalui pola pengelolaan baru yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun, Dwijo Saputro, menegaskan bahwa seluruh objek wisata yang sudah beroperasi tidak akan kehilangan hak kelola. Perubahan yang terjadi hanya pada pola perjanjian kerja sama, dari sebelumnya melalui Perhutani menjadi bermitra langsung dengan pengelola Tahura.

“Wisata-wisata ini nanti akan kita tetapkan sebagai blok pemanfaatan jasa lingkungan. Pelaku wisata tidak akan kehilangan usaha karena sudah berinvestasi. Yang bergeser hanya perikatannya, dari Perhutani ke pengelola Tahura,” jelas Dwijo.

Ia memastikan bahwa transisi kelembagaan ini tidak akan mengganggu aktivitas usaha. Bahkan, pengusaha wisata dinilai berpotensi mendapatkan kepastian hukum yang lebih kuat karena berada dalam koridor konservasi berkelanjutan.

Dukungan terhadap alih status ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kedua daerah tersebut memandang pengelolaan Gunung Lawu secara konservatif dapat menjaga keberlanjutan sumber air yang menjadi tulang punggung pariwisata dan pertanian masyarakat.

Dwijo mencontohkan Telaga Sarangan sebagai objek wisata unggulan Magetan yang sangat bergantung pada aliran air dari Gunung Lawu. Menurutnya, tanpa pasokan air yang stabil, keberlangsungan wisata Sarangan dapat terancam.

“Bagaimana kalau suplai air ke Sarangan menyusut dan menjadi kering? Potensi wisata akan hilang. Karena itu dua kabupaten sangat mendukung,” tambahnya.

Selain Gunung Lawu, CDK Madiun juga mengajukan perluasan Tahura Raden Suryo dan pengembangan kawasan Tahura di Gunung Kawi. Langkah ini tidak hanya berkaitan dengan konservasi, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekowisata di kawasan pegunungan Jawa Timur.

Perubahan status Gunung Lawu menjadi Tahura juga berpotensi memunculkan model wisata baru berbasis konservasi lingkungan, pendidikan alam, dan riset ilmiah. Dengan kekayaan hayati yang dimiliki kawasan ini, wisata edukasi dan wisata petualangan dapat menjadi daya tarik tersendiri. Diharapkan, integrasi antara konservasi dan wisata alam dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, serta tetap menjaga keseimbangan ekologi Gunung Lawu. Dengan demikian, kawasan ini dapat menjadi model pengelolaan wisata alam berbasis konservasi di Jawa Timur. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proses pembebasan lahan milik PT GFT Indonesia Investment. Dugaan korupsi ini mencakup gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proyek pembangunan pabrik mainan oleh investor asal Tiongkok di atas lahan seluas 19 hektare. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalan Tol Ngawi-Kertosono, 7 Orang Luka-Luka

    Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalan Tol Ngawi-Kertosono, 7 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tol Ngawi-Kertosono KM 588+100 A, masuk Desa Kasreman Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi pada Kamis (27/03/2025). Kecelakaan ini melibatkan 3 kendaraan yakni mobil Toyota Avanza Nopol B 2750 JUZ yang dikemudikan oleh Setyo Budi Utomo warga Kelurahan Bojang Nangka Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, mobil Toyota […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025 dengan Cara Bagi Bunga dan Coklat

    Polres Magetan Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025 dengan Cara Bagi Bunga dan Coklat

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ada yang berbeda di depan Mapolres Magetan pada Senin (14/07/2025) pagi. Bukannya razia kendaraan atau pemeriksaan surat-surat, para pengendara justru disambut dengan senyum, bunga, dan coklat. Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025 yang dilakukan Polres Magetan dengan pendekatan unik dan humanis. Usai apel gelar pasukan, Kapolres […]

    Bagikan
  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Rencana Panen Raya Bersama Presiden di Ngawi Batal, Petani Sudah Terlanjur Panen

    Rencana Panen Raya Bersama Presiden di Ngawi Batal, Petani Sudah Terlanjur Panen

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Ngawi untuk menghadiri panen raya dipastikan batal terlaksana. Padahal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi sebelumnya telah menyiapkan beberapa lokasi alternatif untuk menyambut kegiatan tersebut. Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Ngawi, Hasan Zunairi, menjelaskan sejumlah titik yang dianggap paling layak dijadikan lokasi panen […]

    Bagikan
  • Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menutup akses Jalan Raya Kaibon–Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Senin (16-02-2026) pagi. Peristiwa ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Dampaknya sempat mengganggu arus lalu lintas warga. Pohon dengan diameter sekitar 1,5 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter itu roboh melintang […]

    Bagikan
expand_less