Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

Alih Status Gunung Lawu Tak Ganggu Wisata, Pengelola Janjikan Kesepakatan Baru yang Adil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 323
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keindahan Alam gunung Lawu, Foto : istimewa

Sinergia | Magetan – Perubahan status Gunung Lawu menjadi Taman Hutan Raya (Tahura) bukan hanya membawa implikasi ekologis, tetapi juga memunculkan perhatian dari sektor pariwisata. Sebagian kawasan wisata alam yang selama ini dikelola Perhutani berada dalam area yang masuk rekomendasi Tahura. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kegiatan wisata tidak akan terganggu, bahkan berpotensi berkembang melalui pola pengelolaan baru yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun, Dwijo Saputro, menegaskan bahwa seluruh objek wisata yang sudah beroperasi tidak akan kehilangan hak kelola. Perubahan yang terjadi hanya pada pola perjanjian kerja sama, dari sebelumnya melalui Perhutani menjadi bermitra langsung dengan pengelola Tahura.

“Wisata-wisata ini nanti akan kita tetapkan sebagai blok pemanfaatan jasa lingkungan. Pelaku wisata tidak akan kehilangan usaha karena sudah berinvestasi. Yang bergeser hanya perikatannya, dari Perhutani ke pengelola Tahura,” jelas Dwijo.

Ia memastikan bahwa transisi kelembagaan ini tidak akan mengganggu aktivitas usaha. Bahkan, pengusaha wisata dinilai berpotensi mendapatkan kepastian hukum yang lebih kuat karena berada dalam koridor konservasi berkelanjutan.

Dukungan terhadap alih status ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kedua daerah tersebut memandang pengelolaan Gunung Lawu secara konservatif dapat menjaga keberlanjutan sumber air yang menjadi tulang punggung pariwisata dan pertanian masyarakat.

Dwijo mencontohkan Telaga Sarangan sebagai objek wisata unggulan Magetan yang sangat bergantung pada aliran air dari Gunung Lawu. Menurutnya, tanpa pasokan air yang stabil, keberlangsungan wisata Sarangan dapat terancam.

“Bagaimana kalau suplai air ke Sarangan menyusut dan menjadi kering? Potensi wisata akan hilang. Karena itu dua kabupaten sangat mendukung,” tambahnya.

Selain Gunung Lawu, CDK Madiun juga mengajukan perluasan Tahura Raden Suryo dan pengembangan kawasan Tahura di Gunung Kawi. Langkah ini tidak hanya berkaitan dengan konservasi, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekowisata di kawasan pegunungan Jawa Timur.

Perubahan status Gunung Lawu menjadi Tahura juga berpotensi memunculkan model wisata baru berbasis konservasi lingkungan, pendidikan alam, dan riset ilmiah. Dengan kekayaan hayati yang dimiliki kawasan ini, wisata edukasi dan wisata petualangan dapat menjadi daya tarik tersendiri. Diharapkan, integrasi antara konservasi dan wisata alam dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, serta tetap menjaga keseimbangan ekologi Gunung Lawu. Dengan demikian, kawasan ini dapat menjadi model pengelolaan wisata alam berbasis konservasi di Jawa Timur. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

    Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sebanyak 109 siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini menikmati fasilitas belajar yang lengkap disertai pola pembelajaran berbeda dari sekolah pada umumnya. Program ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas proses pendidikan para siswa. Berlokasi di kompleks eks sentra kerajinan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Bus Mila Hantam Truk Tronton di Tol Magetan, Sopir Terjepit dan 23 Penumpang Luka

    Bus Mila Hantam Truk Tronton di Tol Magetan, Sopir Terjepit dan 23 Penumpang Luka

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Magetan, Jawa Timur pada Sabtu (31/01/2026) dini hari. Sebuah bus penumpang Mila dengan rute Banyuwangi–Yogyakarta menabrak bagian belakang truk tronton bermuatan pupuk sekira pukul 01.50 WIB. Insiden tersebut terjadi di Kilometer 594, Desa Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo. Benturan keras membuat 23 penumpang mengalami luka-luka, sementara […]

    Bagikan
  • Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Upaya digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun, Jawa Timur terus didorong pemerintah daerah. Salah satunya melalui optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), perangkat layar sentuh digital yang sejak dua tahun terakhir mulai dipasang di sejumlah SMP.  Banyak guru masih menggunakan IFP sebatas sebagai layar presentasi. Padahal, perangkat ini dirancang untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Jadi Alarm, Pengamat Minta Magetan Perkuat Tata Kelola Administrasi

    Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Jadi Alarm, Pengamat Minta Magetan Perkuat Tata Kelola Administrasi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Terungkapnya dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Ponorogo senilai sekitar Rp3,6 miliar menjadi perhatian pengamat kebijakan publik dan pegiat antikorupsi di Madiun Raya. Kasus tersebut dinilai harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah lain, termasuk Kabupaten Magetan, agar memperkuat tata kelola administrasi dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Pengamat kebijakan publik sekaligus […]

    Bagikan
  • Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Konflik global, khususnya antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang terjadi saat ini memberikan dampak luas bagi banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. “Dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks saat ini memberikan dampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk kondisi di dalam negeri,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro […]

    Bagikan
  • Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

    Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menegaskan pentingnya penyelarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional serta efisiensi anggaran dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026. Upacara digelar di halaman Balai Kota Madiun, Senin (27/4/2026), dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dan diikuti jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, […]

    Bagikan
expand_less