
Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Madiun–Solo kian diminati masyarakat. Sejak perpanjangan rute hingga Stasiun Madiun, layanan ini menunjukkan performa gemilang. Pada semester pertama tahun 2025, tepatnya periode Januari hingga Juni, tercatat sebanyak 153.254 penumpang telah memanfaatkan layanan KA lokal bersubsidi ini.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat dalam menggunakan KA BIAS. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada moda transportasi massal yang efisien dan terintegrasi,” ujarnya, Senin (28/07/2025).
Menurutnya, layanan KA BIAS merupakan bagian dari upaya PT KAI untuk mendukung sistem transportasi antarmoda yang berkelanjutan dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek efisiensi energi dan pengurangan jejak emisi.
Adapun data per stasiun menunjukkan dominasi jumlah penumpang dari Stasiun Madiun dengan 108.006 orang, disusul Stasiun Magetan 20.403 orang, Stasiun Ngawi 19.841 orang, dan Stasiun Walikukun 5.004 orang.
Rute KA BIAS menghubungkan Bandara Adi Soemarmo di Solo dengan wilayah-wilayah strategis di dua provinsi, yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tak hanya menyatukan moda kereta api dan penerbangan, layanan ini juga memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung kegiatan ekonomi serta sosial.
“Dengan tarif yang terjangkau, ketepatan waktu, dan kenyamanan yang terjaga, KA BIAS sangat ideal bagi penumpang pesawat maupun komuter harian yang membutuhkan transportasi cepat, efisien, dan terjadwal,” pungkas Zainul.
Surya Wibawa – Sinergia