Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

  • account_circle Buyung Wahyu
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Foto : Istimewa

Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin (19/1/2026). Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.

Khofifah mengaku telah menerima informasi mengenai OTT tersebut. Ia menilai penanganan perkara sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

“Kalau soal itu, kita serahkan kepada tim penegak hukum dari KPK,” ujar Khofifah singkat Selasa (20/1/2026).

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan ( OTT ) di Kota Madiun yang berujung pada penangkapan Wali Kota Maidi bersama 14 orang lainnya. Usai penangkapan, tim KPK langsung memintai keterangan kepada pihak terkait di gedung Satreskrim Polres Madiun. Selang kurang lebih 8 jam pemeriksaan penyidik KPK membawa sebanyak 9 orang termasuk walikota madiun yang terjaring OTT beserta sejumlah barang bukti ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah dari lokasi penangkapan.

“Tim mengamankan sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara,” kata Budi.

Selain Maidi, pejabat lain yang turut dibawa ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Madiun adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Thariq Megah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan KPK, perkara OTT ini diduga berkaitan dengan praktik suap fee proyek serta penyalahgunaan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun.

“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) di Kota Madiun,” ujar Budi Prasetyo. Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan untuk mendalami peran masing-masing sebelum penetapan status hukum lebih lanjut.(Tov/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Buyung Wahyu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Goreng dan Plastik Melonjak, Produsen Kerupuk di Madiun Putar Otak demi Bertahan

    Harga Minyak Goreng dan Plastik Melonjak, Produsen Kerupuk di Madiun Putar Otak demi Bertahan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kenaikan harga minyak goreng dan plastik kemasan di pasaran mulai memukul pelaku usaha kecil, termasuk produsen kerupuk di Kabupaten Madiun. Lonjakan biaya produksi ini memaksa pengusaha mencari cara agar tetap bertahan di tengah persaingan yang ketat. Salah satu produsen kerupuk di Jalan Flamboyan, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Linawati, mengaku kenaikan paling […]

    Bagikan
  • Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang siswa pencak silat asal Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia saat mengikuti latihan pada Selasa (20/5/2025) malam. Korban bernama Mandala Putra Priatmaja (17), pelajar kelas 1 SMK. Ia sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Peristiwa terjadi di area Kantor Desa Josari, tempat salah satu perguruan pencak silat […]

    Bagikan
  • Ini Temuan Polres Ponorogo Terkait Kematian Remaja Saat Latihan Pencak Silat

    Ini Temuan Polres Ponorogo Terkait Kematian Remaja Saat Latihan Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo terus mendalami kasus meninggalnya MA (17), warga Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang meninggal dunia saat mengikuti latihan rutin pencak silat di Balai Desa Josari pada Selasa malam (20/05/2025) Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi […]

    Bagikan
  • Riyin Nur Asiyah Resmi Pimpin DPRD Magetan, Janji Benahi Internal dan Pulihkan Kepercayaan Publik

    Riyin Nur Asiyah Resmi Pimpin DPRD Magetan, Janji Benahi Internal dan Pulihkan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Riyin Nur Asiyah, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Magetan sisa masa jabatan 2024–2029 setelah mengucapkan sumpah dan janji dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Selasa (1/9/2026). Riyin menggantikan Suratno yang diberhentikan dari jabatan Ketua DPRD Magetan. Penggantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/633/KPTS-011.2/2026 tentang peresmian pemberhentian Ketua DPRD Magetan dan […]

    Bagikan
  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menaikan target investasi di tahun 2025. Tahun 2024 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun berhasil melampaui target investasi. Yakni mampu meraup realisasi investasi sebesar Rp. 2,3 Triliun. Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Madiun mematok target nilai investasi naik menjadi Rp 2,5 triliun.  […]

    Bagikan
expand_less