Berita Terkini
Trending Tags

Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Graha Literasi, Plaosan diusulkan menjadi lokasi untuk Sekolah Rakyat Rintisan Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Selain menunggu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengusulkan pendirian SR Rintisan sebagai langkah awal percepatan pemenuhan layanan pendidikan bagi warga kurang mampu. SR Rintisan diusulkan berlokasi di Graha Literasi, Plaosan.

Proposal lengkap beserta lampiran foto dan data pendukung telah disampaikan langsung kepada Menteri Sosial saat kunjungan Pemkab Magetan pada pertengahan 2025. Kadinsos Magetan, Parminto Budi Utomo, mengungkapkan bahwa kebutuhan akan SR Rintisan sempat menjadi rekomendasi langsung dari Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial saat DPRD Magetan melakukan pertemuan.

“Sebenarnya sejak awal yang kami ajukan di SDN Selosari 4, Kecamatan Magetan Kota itu adalah SR rintisan. Setelah dikaji, tidak dapat digunakan, sehingga kami mengusulkan lokasi baru di Graha Literasi, Kecamatan Plaosan,” jelas Parminto.

Menteri Sosial, kata Parminto, menilai usulan tersebut positif dan tinggal menunggu proses survei dari pusat. Karena pengajuan dilakukan pada Agustus–September 2025, maka tidak memungkinkan membuka SR Rintisan pada tahun ajaran berjalan. Dengan demikian, pembukaan SR Rintisan dijadwalkan paling cepat pada Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

SR Rintisan Magetan dirancang untuk jenjang SD dan SMP, masing-masing dua rombongan belajar (rombel) dengan 25 siswa per rombel. Fasilitas inti dinilai siap, hanya memerlukan penyesuaian kecil seperti penataan kamar asrama. Apabila SR Rintisan berhasil berjalan pada 2026, maka lulusannya atau siswanya akan otomatis menjadi bagian penting dalam ekosistem SR permanen yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

“Sambil menunggu proses SR permanen, rintisan ini menjadi tahap awal yang sangat penting,” tegas Parminto.

Kemensos dan Kemendikdasmen akan mulai membuka seleksi calon siswa segera setelah rekomendasi teknis antar-kementerian—antara Kemensos dengan PUPR—dinyatakan lengkap. Dengan jumlah calon siswa dari keluarga miskin (DC 1) di Magetan mencapai ribuan, pemerintah optimistis daya tampung SR rintisan dapat terpenuhi dengan mudah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian terjadi di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Minggu siang (23/3/2025). Seorang pria yang menyamar sebagai peminta donasi berhasil membawa kabur dua unit handphone milik karyawan Garon Mart, dengan total kerugian mencapai Rp 15 juta. Berdasarkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), pelaku terlihat mengenakan masker dan menyerahkan […]

    Bagikan
  • Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan besar menjadikan Eco Bamboo Park (EBP) sebagai ikon baru sekaligus pusat edukasi bambu di Jawa Timur tampaknya jauh dari kenyataan. Dua tahun sejak digagas di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, kawasan seluas 18,5 hektare itu kini lebih sering dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari rumput ketimbang menjadi destinasi wisata ramah […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Persidangan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret anggota DPRD Ngawi, Winarto, mulai digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (09/09/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ngawi membacakan dakwaan yang menyebutkan bahwa Winarto menerima gratifikasi senilai Rp9,8 miliar serta terlibat manipulasi pajak daerah dalam proses pembebasan lahan PT GFT Indonesia […]

    Bagikan
  • Laka Maut, Sepasang Kekasih Tertabrak Minibus di Ngawi

    Laka Maut, Sepasang Kekasih Tertabrak Minibus di Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib nahas dialami sepasang kekasih saat melintas di Jalan Raya Ngawi – Kwadungan KM 25 – 26, masuk Desa Budug, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jumat malam (10/1/2025). Khoirul Huda (24), warga Dusun Jatiroto, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro mengalami kecelakaan saat membonceng kekasihnya Della Autia Nirmala (20). Kanit Gakkum Satlantas Polres […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wabup Magetan Ikuti Pembekalan Nasional di IPDN Jatinangor

    Bupati dan Wabup Magetan Ikuti Pembekalan Nasional di IPDN Jatinangor

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro mengikuti kegiatan pendidikan kepemimpinan kepala daerah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Retret Gelombang II yang dilaksanakan sejak Minggu (22/06/2025) hingga Kamis (26/06/2025). Kehadiran keduanya dalam kegiatan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Tata […]

    Bagikan
  • Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

    Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua Tragedi maut yang memakan korban di bekas tambang galian C di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun menuai sorotan.  Pasalnya, lokasi yang sama sebelumnya juga menelan korban jiwa pada April 2025, saat seorang siswa sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia akibat terpeleset di area tersebut. Wakil Ketua DPRD Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less