KAI Daop 7 Madiun Perbaiki Tiga Perlintasan Kereta Api di Kediri, Ini Jadwalnya
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 35
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kediri – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan perbaikan geometri di tiga perlintasan sebidang di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mulai Jumat (23/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026). Pekerjaan dilakukan pada malam hari hingga dini hari untuk menjaga keandalan prasarana perkeretaapian.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran perbaikan yakni JPL 287 di Kecamatan Ngasem, JPL 289 di Kecamatan Gampengrejo, dan JPL 268 di Kecamatan Ngadiluwih. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB pada masing-masing malam pengerjaan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan perbaikan geometri perlintasan sebidang merupakan bagian dari pemeliharaan prasarana untuk menjaga kondisi jalur kereta api tetap andal dan memenuhi standar keselamatan operasional.
“Perawatan dan peningkatan kualitas prasarana merupakan komitmen KAI untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pekerjaan perbaikan geometri di ketiga perlintasan tersebut, kami terus berupaya memastikan kondisi prasarana tetap terjaga sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan andal,” ujar Tohari.
Adapun pekerjaan di JPL 287, Jalan Mataram Nomor 78, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, dijadwalkan berlangsung Jumat (23/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Sabtu (24/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Selanjutnya, perbaikan JPL 289 di Jalan Tanjung, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, dilaksanakan Sabtu (24/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Minggu (25/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Sementara itu, pekerjaan di JPL 268, Jalan Merak Karang Mulyo, Desa Branggaha, Kecamatan Ngadiluwih, dijadwalkan Minggu (25/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga Senin (26/10/2026) pukul 05.00 WIB.
Tohari menjelaskan, aktivitas petugas, penggunaan peralatan, dan penempatan material selama pekerjaan berpotensi mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Karena itu, pengguna jalan yang biasa melintasi ketiga perlintasan tersebut diimbau mengantisipasi perjalanan, menyesuaikan waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan jalur alternatif apabila diperlukan.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami menghimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengatur waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila memungkinkan,” katanya.
KAI juga meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat mendekati lokasi pekerjaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat diminta tidak memasuki area yang telah dibatasi untuk kegiatan pengerjaan.
Menurut Tohari, dukungan masyarakat diperlukan agar pekerjaan dapat berlangsung aman dan selesai sesuai jadwal. KAI Daop 7 Madiun menegaskan pemeliharaan prasarana dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung keselamatan operasional kereta api. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat melintasi kawasan pekerjaan. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Krz/Diez





