Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Kemarau di Madiun Mulai Mengganas, Dinkes Waspadai Lonjakan Pneumonia dan ISPA

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cuaca Kemarau di Madiun mencapai 34°. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Madiun dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius memicu kewaspadaan terhadap meningkatnya risiko penyakit saluran pernapasan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit seperti Influenza, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Pneumonia, hingga diare.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh puskesmas untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan selama musim kemarau.

“Kami sudah mengantisipasi penyakit-penyakit yang berpotensi muncul akibat musim kemarau. Surat edaran telah kami kirimkan kepada seluruh puskesmas untuk mewaspadai Influenza, ISPA, Pneumonia, diare, bahkan DBD apabila sewaktu-waktu terjadi hujan,” ujar Agung, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, Dinkes juga meminta seluruh fasilitas kesehatan memastikan ketersediaan obat-obatan, kesiapan ruang perawatan bagi puskesmas rawat inap, serta memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui petugas promosi kesehatan (Promkes).

Selain itu, sistem surveilans penyakit juga diperketat. Petugas kesehatan di puskesmas, pustu, dan polindes diminta aktif memantau kemungkinan peningkatan kasus penyakit yang berkaitan dengan musim kemarau.

“Jika ditemukan lonjakan kasus, petugas akan segera melakukan investigasi dan edukasi kepada masyarakat bersama tim promosi kesehatan,” katanya.

Dinkes Kabupaten Madiun juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mengurangi risiko terkena penyakit saluran pernapasan.

Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker untuk menghindari paparan debu serta memperbanyak konsumsi air putih agar tidak mengalami dehidrasi akibat cuaca panas.

“Kami mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan memperbanyak minum air putih. Jika mengalami gejala penyakit, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan karena kami siap memberikan pelayanan,” tambahnya.

Data Dinkes Kabupaten Madiun menunjukkan kasus Pneumonia pada balita masih ditemukan sepanjang tiga bulan terakhir. Pada Maret 2026 tercatat 119 kasus, April 101 kasus, dan Mei 21 kasus.

Sementara itu, kasus ISPA pada balita tercatat lebih tinggi, yakni 800 kasus pada Maret, meningkat menjadi 897 kasus pada April, dan 271 kasus pada Mei 2026.

Meski tren kasus pada Mei mengalami penurunan, Dinkes tetap meminta masyarakat tidak lengah karena cuaca panas dan kondisi lingkungan yang berdebu selama musim kemarau berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan lansia. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun resmi melakukan soft launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun pada Selasa (19/5/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun di gedung MPP yang berada di Jalan Trunojoyo, bekas kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB. Keberadaan MPP tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan berbagai […]

    Bagikan
  • Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi pasar pangan murah Ramadan yang digelar di Lapangan Desa Dimong, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (29/03/2025). Ratusan Warga Kabupaten Madiun yang hadir pada acara tersebut rela berdesakan desakan demi mendapatkan beras gratis dari Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa.  Menurut Khofifah, pasar […]

    Bagikan
  • KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

    KPK Soroti Pemkab Magetan, Catatan Penting Menyasar Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan setelah melakukan pendampingan tata kelola pemerintahan daerah pada September 2025. Hasil pendampingan itu menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan daerah yang dinilai masih perlu diperbaiki. Dalam laporan tersebut, KPK menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, khususnya […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat para orang tua berbondong-bondong menjemput anak mereka. Tiga sekolah yang terdampak yakni SDN Klecorejo, […]

    Bagikan
  • Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah maraknya pemberitaan tentang dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah daerah, pengusaha penggilingan gabah di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur, mengaku bisnisnya justru tetap lancar bahkan mengalami peningkatan. Sumining, pemilik selepan yang telah beroperasi sejak 1984, mengatakan bahwa isu beras oplosan tidak berdampak negatif terhadap usahanya. “Alhamdulillah beras […]

    Bagikan
  • Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun menyatakan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana alam yang diprediksi meningkat pada penghujung tahun 2025. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam apel siaga hidrometeorologi yang digelar di Balai Kota Madiun, Senin (08/12/2025). Maidi mengungkapkan bahwa risiko bencana di wilayahnya cukup tinggi ketika curah hujan meningkat. Selain angin […]

    Bagikan
expand_less