Kanopi Gedung KDMP Balegondo Roboh, Warga Sebut Tak Ada Hujan dan Angin
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 28
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Kanopi atau teras Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Balegondo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, roboh pada Kamis (24/9/2026) sore. Peristiwa tersebut terekam warga dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.
Bagian kanopi yang ambrol merupakan sisi teras bangunan dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 2,5 meter. Dari kondisi di lokasi, sekitar separuh bagian kanopi terlihat roboh dan menimpa area di bawahnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab robohnya konstruksi tersebut. Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, ambrolnya kanopi diduga berkaitan dengan baut penahan yang terpasang pada tembok bangunan. Baut tersebut diduga tidak mampu menahan beban konstruksi hingga akhirnya terlepas dan menyebabkan kanopi runtuh.
Warga menyebut kerusakan pada bagian kanopi KDMP yang selesai dibangun sekitar awal Maret 2026, itu sebenarnya sudah terlihat sejak Senin (21/9/2026), atau beberapa hari sebelum bangunan tersebut roboh. Sementara itu, pada Selasa (22/9/2026), Gedung KDMP Balegondo diketahui baru saja mendapat monitoring dari PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).
Sarmi, warga setempat, mengaku terkejut ketika kanopi tiba-tiba roboh. Menurutnya, saat kejadian kondisi cuaca sedang cerah dan tidak disertai hujan maupun angin kencang.
“Tidak ada hujan, tidak ada angin, tapi tiba-tiba terdengar bunyi seperti ‘kratak’, kemudian langsung roboh separuh,” ujar Sarmi, Jumat (25/9/2026).
Sarmi mengatakan bangunan tersebut masih tergolong baru dan belum digunakan untuk kegiatan operasional koperasi. Kondisi itu membuat warga semakin terkejut karena kerusakan terjadi ketika gedung belum difungsikan.

Sekretaris Desa Balegondo, Herik Santoso, membenarkan bahwa bangunan yang videonya beredar di media sosial merupakan Gedung KDMP Desa Balegondo. Ia menyebut peristiwa terjadi pada Kamis sore dalam kondisi cuaca yang menurutnya cukup cerah.
“Betul itu KDMP Desa Balegondo. Pada Kamis, 24 September, sekitar sore terjadi kejadian seperti itu. Terasnya roboh, tetapi penyebabnya kami belum tahu,” kata Herik.
Herik menegaskan Gedung KDMP tersebut hingga kini belum beroperasi dan masih dalam kondisi tertutup. Meski demikian, sejumlah kendaraan operasional KDMP yang ditempatkan di dalam gedung, seperti satu unit truk, satu unit kendaraan pikap, dan dua unit kendaraan roda tiga, disebut tidak mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
“Tidak ada apa-apa. Kendaraan operasional truk, pikap, roda tiga ada di dalam semuanya, tetapi tidak ada yang terdampak,” ujarnya.
Saat ini, proses perbaikan kanopi tengah dilakukan oleh pekerja dari pemborong pembangunan KDMP tersebut. Warga berharap perbaikan tidak hanya berfokus pada bagian yang terlihat rusak. Namun, juga dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kontruksi bangunan.(Kus).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Krz/Byg





