Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Kemarau Panjang, Puluhan Hektare Sayuran Petani Magetan Gagal Panen, Air Telaga Sarangan Susut Lebih dari 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kemarau panjang membuat puluhan hektare sayuran petani Magetan gagal panen. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kemarau panjang mulai memukul sektor pertanian di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan hektare tanaman sayuran milik petani di wilayah Kecamatan Plaosan mengalami gagal panen akibat kekurangan air. Tanaman kubis, terong, hingga tomat layu dan sebagian mati di lahan karena tidak lagi mendapatkan pasokan air yang cukup.

Dampak kemarau juga terlihat di kawasan wisata Telaga Sarangan. Volume air telaga yang berada di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, tersebut menyusut drastis hingga lebih dari 50 persen. Sejumlah bebatuan yang biasanya terendam air kini mulai terlihat di tepian telaga.

Di Kelurahan Plaosan dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Plaosan, puluhan hektare tanaman sayuran milik petani dilaporkan mengalami gagal panen. Minimnya pasokan air membuat tanaman tidak mampu tumbuh normal, bahkan sebagian mati sebelum sempat dipanen.

Petani hanya bisa pasrah melihat tanaman yang telah mereka rawat mengering di lahan. Kondisi tersebut juga membuat sebagian petani enggan kembali ke kebun karena khawatir usaha mereka tidak lagi memberikan hasil.

Salah seorang petani, Sukiyo, mengaku tanaman yang ditanamnya tidak dapat bertahan akibat tidak tersedianya air untuk menyiram lahan.

“Malas ke kebun, Mas. Tanam apa saja mati karena tidak ada air. Petani gagal panen semua,” keluh Sukiyo.

Selain kehilangan hasil produksi, petani juga berisiko tidak dapat menutup biaya yang telah dikeluarkan untuk penanaman dan perawatan tanaman.

Petani berharap kemarau panjang segera berakhir agar ketersediaan air kembali normal dan kegiatan pertanian dapat berjalan seperti semula.

Sementara itu, penyusutan air juga terjadi di Telaga Sarangan. Kapasitas air telaga yang dalam kondisi normal mencapai sekitar tiga juta meter kubik kini berkurang drastis hingga lebih dari 50 persen akibat kemarau panjang.

Image Not Found
Air Telaga Sarangan menyusut lebih dari 50 persen akibat kemarau. Foto : Kus-Sinergia

Menyusutnya permukaan air membuat kondisi tepian telaga berubah. Bebatuan yang sebelumnya terendam kini bermunculan, sedangkan akses pengunjung yang hendak menaiki speedboat harus menyesuaikan dengan posisi permukaan air yang semakin rendah.

Rendy, salah seorang pemilik speedboat di Telaga Sarangan, mengatakan penyusutan air tidak lepas dari pemanfaatan air telaga untuk berbagai kebutuhan, termasuk irigasi pertanian dan pasokan bagi Pabrik Gula Rejosari di Magetan.

“Air juga dialirkan untuk irigasi sawah dan pabrik gula, sehingga air di telaga menyusut lebih dari separuh. Pengunjung yang hendak naik speedboat harus turun ke pinggir telaga,” jelas Rendy.

Meski mengalami penyusutan, sisa air Telaga Sarangan masih dimanfaatkan untuk mendukung pengairan sawah di belasan desa yang berada di Kecamatan Plaosan dan Poncol, serta untuk kebutuhan Pabrik Gula Rejosari.

Di tengah keterbatasan air, petani yang mengandalkan pasokan dari Telaga Sarangan diimbau mengikuti pola tanam yang disarankan agar risiko kerugian dapat ditekan.

Penyesuaian pola tanam menjadi salah satu langkah penting untuk menghadapi kondisi cuaca kering, terutama bagi petani sayuran yang membutuhkan pasokan air secara rutin selama masa pertumbuhan tanaman.

Petani kini berharap hujan segera turun agar lahan pertanian kembali mendapatkan pasokan air. Selain untuk memulihkan kondisi tanaman, ketersediaan air yang memadai juga dibutuhkan agar produksi sayuran kembali normal dan pasokan di pasaran tetap terjaga.

Jika kemarau terus berlangsung, tekanan terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air di wilayah Magetan berpotensi semakin besar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat Diperluas, Pemerintah Siapkan 100 Gedung Permanen Baru hingga Target 500 Ribu Siswa

    Sekolah Rakyat Diperluas, Pemerintah Siapkan 100 Gedung Permanen Baru hingga Target 500 Ribu Siswa

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah menyiapkan pembangunan sekitar 100 gedung permanen baru untuk memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mewujudkan target setiap kabupaten/kota memiliki sedikitnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan saat ini terdapat 182 titik Sekolah Rakyat yang telah beroperasi dari Sabang hingga Merauke. […]

    Bagikan
  • Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    Gudang SDN 2 Bendo Magetan Roboh Diguyur Hujan Deras, Timpa Truk Warga

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah bangunan gudang milik SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, roboh setelah diguyur hujan deras pada Minggu (12/4/2026) petang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebuah truk milik warga yang terparkir di samping bangunan mengalami kerusakan. Peristiwa robohnya gudang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, setelah hujan dengan intensitas […]

    Bagikan
  • Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah Kota Madiun pada Minggu (6/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan alumni jemaah haji dari berbagai angkatan. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum memantapkan persiapan bagi calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2026. Sekitar 600 jamaah hadir […]

    Bagikan
  • Ratusan Aset Kendaraan dari sejumlah OPD Pemkab Madiun Bakal Dilelang

    Ratusan Aset Kendaraan dari sejumlah OPD Pemkab Madiun Bakal Dilelang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana merampingkan aset kendaraan operasional dinas dengan melelang ratusan unit kendaraan yang sudah tidak layak pakai. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi beban APBD, khususnya pada pos belanja barang dan jasa. Kabid Aset dan Akuntansi BPKAD Kabupaten Madiun, Ririn Asmarani, mengatakan terdapat 105 unit kendaraan operasional mangkrak yang akan […]

    Bagikan
  • Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Teka-teki terkait pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkab Ponorogo yang terancam sanksi non-job terungkap. Sosok itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno. Gulang terancam dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2024 lalu. Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo tentang hukuman […]

    Bagikan
  • KPK Hadirkan 11 Saksi, Ungkap Fakta Baru Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    KPK Hadirkan 11 Saksi, Ungkap Fakta Baru Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, dan Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto kembali mengungkap sejumlah fakta baru di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (6/8/2026). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 11 saksi dalam persidangan. […]

    Bagikan
expand_less