Berita Terkini
Trending Tags

Ini Hasil Uji Lab Menu MBG Diduga Pemicu Keracunan Massal Siswa di Ngawi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine waktu lalu, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi beberapa waktu lalu akhirnya menemukan titik terang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi memastikan, menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah menjadi sumber utama penyebab insiden tersebut.

Kepastian ini diperoleh setelah hasil uji mikrobiologi terhadap 15 sampel makanan, dua sampel air, dan satu sampel muntahan keluar dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya. Hasilnya menunjukkan adanya dua jenis bakteri berbahaya pada makanan yang dikonsumsi siswa.

“Dari hasil pemeriksaan, menu ayam lada hitam positif mengandung Bacillus cereus, sementara sayur brokoli mengandung Staphylococcus aureus,” jelas Dhina Handayani, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Kesehatan, dan Farmasi (SDMKF) Dinkes Ngawi, Kamis (16/10/2025).

Dhina menuturkan, dua menu tersebut merupakan bagian dari sajian MBG pada Selasa (30/09/2025), sehari sebelum 54 siswa SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah Ngawi 4 mengalami gejala keracunan seperti pusing, muntah, dan diare.

Selain makanan, Dinkes juga meneliti sampel air dari depo pengolahan makanan SPPG Yayasan Cahaya Jendela Kebaikan yang menjadi penyedia MBG. Hasilnya, meski tidak ditemukan bakteri, kualitas air dinyatakan belum memenuhi standar kesehatan.

“Bakteri yang ditemukan di makanan ternyata juga terdeteksi pada sampel muntahan siswa, sehingga memperkuat dugaan bahwa sumber keracunan berasal dari menu MBG tersebut,” ungkap Dhina.

Menindaklanjuti hasil tersebut, Dinkes Ngawi telah mengirimkan surat resmi kepada pihak pengelola SPPG untuk segera melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi makanan. Langkah ini sekaligus menjadi dasar untuk menentukan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan yang sempat terjadi.

Menurut Dhina, faktor utama penyebab munculnya bakteri diduga berasal dari proses pengolahan makanan yang kurang higienis dan kualitas air yang tidak memenuhi standar. Ia menegaskan perlunya pembenahan serius agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami masih menunggu hasil lanjutan terkait keberlangsungan SPPG. Yang jelas, aspek kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama ke depan,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Tekan Inflasi, Pemkab Madiun Hadirkan Pasar Murah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati area […]

    Bagikan
  • Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

    Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan sopir truk dump di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun hingga halaman Kantor DPRD Ponorogo, Kamis (15/1/2025). Mereka mendesak agar aktivitas tambang galian C yang berhenti sekitar sebulan terakhir segera dibuka kembali. Para sopir menilai penghentian operasional tambang berdampak langsung terhadap penghasilan mereka. Selama ini, kebutuhan hidup keluarga […]

    Bagikan
  • Parkir di Bahu Jalan, Mobil Panther Diseruduk Mobil Doubel Cabin, Sasak Toko Madura

    Parkir di Bahu Jalan, Mobil Panther Diseruduk Mobil Doubel Cabin, Sasak Toko Madura

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Selasa (23/12/2025) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil double cabin yang dikemudikan Fardan Okta Sinawan warga Bantul Jogjakarta dengan mobil Izusu Panther milik Abi warga setempat. Personil Satlantas Polres Madiun Kota melakukan olah TKP dan […]

    Bagikan
  • Stok LPG di Kota Madiun Dipastikan Aman Menjelang Lebaran, Pertamina Tambah 23.520 Tabung

    Stok LPG di Kota Madiun Dipastikan Aman Menjelang Lebaran, Pertamina Tambah 23.520 Tabung

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Fitri, stok LPG di wilayah Karisidenan Madiun, khususnya Kota Madiun, dipastikan dalam keadaan aman. Hal ini disampaikan oleh Gatot Subroto, SBM Kediri VI Gas Pertamina (Patra Niaga) saat meninjai sejumlah pangkalan LPG pada Kamis (27/03/2025). Dijelaskannya, bahwa suplai LPG dari Surabaya menuju Madiun berjalan lancar setiap […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir, Normalisasi Saluran Hingga Sudetan Air Jadi Prioritas

    Pemkab Magetan Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir, Normalisasi Saluran Hingga Sudetan Air Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani persoalan banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah. Berbagai langkah strategis mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang telah disiapkan untuk mengurangi risiko banjir berulang. Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Bupati telah meninjau […]

    Bagikan
  • Pasokan LPG 3KG Pertamina 7.280 Unit Per Hari Selama Nataru

    Pasokan LPG 3KG Pertamina 7.280 Unit Per Hari Selama Nataru

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Pertamina Patra Niaga bersama Hiswansa dan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop) Kabupaten Madiun pada [23/12/2024], melakukan monitoring dan evaluasi ke beberapa pangkalan gas 3 kilogram untuk memastikan kelancaran pasokan selama momen libur Natal dan Tahun Baru [NATARU]. Sebagai langkah antisipasi lonjakan, Pertamina menambah pasokan gas LPG menjadi […]

    Bagikan
expand_less