Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 36
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Program Jembatan Perintis Garuda terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.
Program ini dinilai mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga, sekaligus memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Di wilayah Mataraman, Jawa Timur, jajaran Korem 081/DSJ kembali melanjutkan pembangunan belasan jembatan yang tersebar di sejumlah kabupaten.
Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, mengatakan bahwa saat ini pembangunan telah memasuki tahap III dan IV, dengan total 16 titik yang sedang dikerjakan.
“Program Jembatan Perintis Garuda di wilayah kami saat ini memasuki tahap III dan IV. Total ada 16 titik yang sedang kita bangun,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Sebaran pembangunan tersebut meliputi enam titik di Tulungagung, masing-masing empat titik di Ponorogo dan Blitar, serta masing-masing satu titik di Ngawi dan Trenggalek.
Ia menjelaskan, progres pembangunan di tiap lokasi bervariasi. Untuk wilayah Blitar, capaian pembangunan tergolong paling tinggi.
“Rata-rata progres di Blitar sudah di atas 40 persen, bahkan ada yang mencapai 50 persen,” katanya.
Ke depan, pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera rampung agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.
Kolonel Untoro menambahkan, jembatan yang dibangun memiliki tiga jenis spesifikasi, yaitu jembatan gantung, jembatan kabel pancang, dan jembatan beton. Pemilihan jenis tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis serta kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan diharapkan tidak hanya tepat guna, tetapi juga berkelanjutan dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





