Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kabupaten Madiun Gelar Sertijab Bupati, Tekankan Fungsi Pengawasan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab), Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) di ruang paripurna DPRD setempat Senin (3/3/2025). Selain dihadiri jajaran legislatif dan Forkopimda Madiun, prosesi serah terima jabatan dari PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto kepada Bupati Madiun definitif Hari Wuryanto disaksikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto turut menyampaikan pidato perdana dengan menjabarkan visi, misi dan program unggulannya dihadapan hadirin. Pihaknya berjanji akan melanjutkan membangun Kabupaten Madiun dengan semangat baru dan ingin tetap konsisten menepati janji saat berkampanye pada Pilkada tahun 2024, serta melaksanakan periode 5 tahunan pertama, RPJPD Kabupaten Madiun tahun 2025-2045 dengan upaya merealisasikan visi Madiun yang bersih sehat dan sejahtera. 

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono mengatakan, Rapat paripurna digelar sesuai dengan Peraturan Presiden 16/2016 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur tanggal 16 Desember 2024 nomor 100.1.4.2/47807/011.2/2024 perihal usul pemberhentian, pengesahan, dan pengangkatan pemenang Pilkada serentak.

“Alhamdulillah pada kesempatan ini sudah dilaksanakan serah terima jabatan. Kita juga sudah dengarkan pidato perdana dari Bupati Madiun terpilih,” ucapnya usai memimpin jalannya Rapat Paripurna. 

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab), Foto : Dana – Sinergia

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, nantinya anggota legislatif bakal melakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dijalankan oleh Pemkab Madiun. Khususnya pada kepemimpinan Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi lima tahun kedepan. 

“Program yang dilaksanakan harus selaras dengan apa yang sudah diarahkan oleh Presiden Prabowo dan Pemerintah Provinsi,” tegas Fery. 

Pun, saat ini wakil rakyat akan fokus melakukan pengawasan terhadap 100 hari kerja Bupati Madiun. Dia berharap Hari Wuryanto dapat menjadi nahkoda Kabupaten Madiun untuk bermuara sebagai daerah yang semakin maju dan berkembang. 

“Kita akan kawal semua kegiatan harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang sudah kita sepakati bersama,” tutur Politisi PDIP itu. 

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan, Hari Wuryanto bukanlah orang baru di Pemerintahan. Artinya, tidak perlu waktu terlalu lama untuk adaptasi dan penyesuaian dengan lingkungan Pemkab Madiun, apalagi ia sudah memiliki pengalaman menjadi Wakil Bupati Madiun periode 2018-2024. 

“Kami meyakini dibawah kepemimpinan Pj Bupati (Tontro) juga ada kesinambungan, jadi tidak perlu bongkar pasang ulang lagi untuk menjalankan kebijakan,” ujar Emil. 

Di satu sisi, menurut Emil Pemkab Madiun memiliki keunggulan dibanding daerah lain, utamanya pada sisi industri manufaktur padat karya. Dia menilai hal ini akan menjadi potensi yang luar biasa bagi Bumi Kampung Pesilat untuk memekarkan sayap investasi di bidang industri. 

Sementara itu, Hari Wuryanto berkomitmen akan melanjutkan pembangunan Kabupaten Madiun dengan semangat baru sesuai janjinya saat kampanye. Serta melaksanakan periode lima tahun pertama, RPJPD Kabupaten Madiun tahun 2025-2045 dengan upaya merealisasikan visi Madiun yang bersih sehat dan sejahtera (Bersahaja). 

“Bersih dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Sehat dengan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, bukan saja kondisi sehat secara fisik melainkan juga spiritual dan sosial dan bermasyarakat. Sejahtera dengan membangun masyarakat yang bisa menikmati kemakmuran bebas dari kemiskinan,” tuntasnya.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca di Kota Madiun kini mulai tak menentu. Siang terasa terik menyengat, namun sore hari kerap diguyur hujan. Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris, kondisi ini merupakan tanda masuknya masa peralihan musim atau pancaroba. “Perkiraan awal musim hujan di wilayah Kota Madiun terjadi pada dasarian […]

    Bagikan
  • Kekosongan Jabatan Sekwan DPRD Magetan Bisa Hambat Aktivitas Legislatif

    Kekosongan Jabatan Sekwan DPRD Magetan Bisa Hambat Aktivitas Legislatif

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Mundurnya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Magetan, Jaka Risdiyanto, berdampak pada jalannya aktivitas legislatif. Sejumlah agenda kedewanan dilaporkan tersendat seiring belum terisinya jabatan strategis tersebut secara definitif. Situasi ini mencuat dalam sidang paripurna DPRD Magetan. Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah menunjuk pelaksana harian (Plh), aktivitas dewan disebut belum sepenuhnya berjalan […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bantuan kemanusiaan untuk para korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus mengalir. Seperti pemberangkatan bantuan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Minggu (14/12/2025) di Padepokan Graha Krida Budaya Jalan Merak Kota Madiun. Total bantuan kemanusiaan senilai Rp. 4 miliar […]

    Bagikan
  • Musim Tanam Padi, Stok Pupuk Bersubsidi di Ngawi Diklaim Aman

    Musim Tanam Padi, Stok Pupuk Bersubsidi di Ngawi Diklaim Aman

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 1.901
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ngawi | Stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Ngawi pada musim tanam ini dipastikan aman. Hal ini seiring dari hasil pengecekan oleh pihak PT Pupuk Indonesia di Gudang Pupuk Sidokerto Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi. General Manager wilayah 2 PT Pupuk Indonesia (Persero), Fickry Martawisuda, menegaskan jika peninjauan itu untuk memastikan kesiapan masa tanam […]

    Bagikan
  • Pemilik Rumah Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Rumahnya

    Pemilik Rumah Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Rumahnya

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib nahas menimpa Sugeng Atmojo (55), warga Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka bakar serius saat berusaha memadamkan api yang membakar rumahnya sendiri pada Rabu (8/10/2025) malam. Korban diketahui mengalami luka bakar hingga 75 persen di bagian kaki, dada, dan leher. Sugeng yang tinggal seorang diri berusaha menyelamatkan rumahnya […]

    Bagikan
  • Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang residivis pencurian di Kabupaten Ngawi kembali ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi kriminal, mulai dari pencurian uang puluhan juta rupiah hingga dua unit sepeda motor. Pelaku bernama Samidi (50), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat pengembangan kasus untuk menunjukkan lokasi barang bukti. Peristiwa penembakan […]

    Bagikan
expand_less