Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan pengecekan kesehatan terhadap masyarakat, Foto : Tova -Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat.

“Sampai saat ini belum ada laporan kasus super flu di Kabupaten Madiun. Kondisinya masih aman dan terkendali,” ujar dr. Heri, Selasa (6/1/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit menular berbasis virus. Menurutnya, pola pencegahan dan penanganan super flu pada prinsipnya tidak berbeda dengan influenza musiman maupun penyakit saluran pernapasan lainnya.

“Prinsipnya sama seperti saat penanganan penyakit menular, termasuk pengalaman pada masa Covid-19, seperti memakai masker ketika sakit, rajin mencuci tangan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Selain itu, dr. Heri menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta menjaga kebugaran fisik. Upaya tersebut dinilai efektif untuk mencegah infeksi, termasuk kemungkinan munculnya varian influenza baru.

Terkait perbedaan super flu dengan flu biasa, ia menjelaskan bahwa secara umum gejalanya serupa. Namun, pada sejumlah kasus, masa pemulihan dapat berlangsung lebih lama.

“Flu biasa umumnya sembuh dalam 3 hingga 7 hari. Sementara yang dicurigai super flu bisa memerlukan waktu sekitar 10 hari hingga dua minggu, tergantung kondisi imunitas masing-masing,” terangnya.

Dinkes Kabupaten Madiun juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mengaitkan situasi ini dengan pandemi Covid-19.

“Tidak perlu takut berlebihan atau menganggap ini sebagai Covid-19 jilid dua. Yang terpenting tetap disiplin menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika gejala berlangsung lama atau semakin berat,” tegas dr. Heri.

Ia memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Madiun siap menangani kasus influenza sesuai prosedur yang berlaku. Selama situasi masih terkendali, tidak diperlukan penerapan karantina khusus.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo mengamankan tujuh anak di bawah umur yang kedapatan membuat petasan dan balon udara tanpa awak di dua desa berbeda, Rabu (18/3/2026). Mirisnya, bahan pembungkus petasan diketahui menggunakan kertas buku pelajaran sekolah. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan orang tua yang resah karena anak-anak mereka kerap berkumpul […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Siapkan Ekosistem Halal Modern, PSC dan PRC Bakal Disulap Jadi Pusat UMKM Halal

    Kota Madiun Siapkan Ekosistem Halal Modern, PSC dan PRC Bakal Disulap Jadi Pusat UMKM Halal

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai serius membangun ekosistem halal sebagai penguatan sektor ekonomi kreatif dan wisata kota. Langkah itu diwujudkan melalui pengembangan kawasan halal di Pahlawan Religi Center (PRC) hingga pemanfaatan Pahlawan Street Center (PSC) untuk berbagai event bertema halal. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pengembangan ekosistem halal […]

    Bagikan
  • PDGI Jatim Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi Gratis di Madiun, Libatkan 400 Dokter

    PDGI Jatim Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi Gratis di Madiun, Libatkan 400 Dokter

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah Jawa Timur bersama PDGI Cabang Madiun akan menggelar bakti sosial kesehatan gigi dan mulut berskala besar di Kabupaten Madiun pada 27–28 Juni 2026. Seluruh layanan diberikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan dipusatkan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban dengan rangkaian penyuluhan, […]

    Bagikan
  • THM Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan, Pemkab Madiun Batasi Jam Operasional Bilyard

    THM Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan, Pemkab Madiun Batasi Jam Operasional Bilyard

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 100.3.4.2/217.402.119/2025 tentang Pelaksanaan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M. SE ini mengatur pembatasan jam operasional tempat hiburan malam (THM) serta usaha sejenis selama bulan Ramadhan 2025. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden Pemotor Tertemper KA, Perlintasan Liar Jalur Kereta Api di Kediri Ditutup Permanen

    Pasca Insiden Pemotor Tertemper KA, Perlintasan Liar Jalur Kereta Api di Kediri Ditutup Permanen

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menutup permanen perlintasan sebidang tidak resmi (liar) di Kilometer 172+5 petak jalan Kras–Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut atas insiden KA 406 Commuter Line Dhoho yang tertemper sepeda motor di lokasi tersebut. Penutupan dilakukan oleh Unit Pengamanan (PAM) bersama […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
expand_less