Berita Terkini
Trending Tags

Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • visibility 258
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan.

Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat kemiskinan Magetan pada tahun 2024 tercatat 9,03 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun 2020 yang sempat melonjak hingga 10,66 persen akibat pandemi Covid-19. Namun, persentase tersebut masih lebih tinggi dibanding rata-rata nasional meski sedikit lebih baik dari angka Jawa Timur.

Data lain dari Dinas Sosial (Dinsos) Magetan memperlihatkan gambaran yang lebih konkret. Tercatat 337.034 jiwa atau 121.597 kepala keluarga (KK) masuk kategori keluarga miskin (Gakin). Rata-rata penghasilan per kapita per bulan mereka hanya sekitar Rp400 ribu, jauh di bawah garis kemiskinan.

“Secara umum disebut miskin jika pendapatan rata-rata per kapita per bulan berada di bawah garis kemiskinan. Angkanya terakhir masih sekitar Rp400 ribuan,” jelas Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi Utomo.

Kondisi kesejahteraan masyarakat semakin diperparah dengan banyaknya rumah tidak layak huni (RTLH). Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Magetan menyebut, jumlah RTLH di wilayah tersebut masih mencapai ribuan unit.

“Data masih kami perbarui hingga akhir September mendatang. Namun estimasi jumlahnya tetap ribuan RTLH,” ungkap Kabid Perumahan Disperkim, Teguh Adi Wiyono.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan dan perbaikan kualitas hidup warga tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Upaya pengentasan kemiskinan akan ditempuh melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan perlindungan sosial, hingga pembangunan wilayah perdesaan,” ujarnya dalam forum Musrenbang.

Selain itu, Pemkab Magetan juga tengah menyiapkan program strategis seperti beasiswa bagi keluarga miskin, penguatan UMKM berbasis potensi lokal, serta pembangunan infrastruktur publik untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Dengan jumlah penduduk miskin yang masih mencapai sepertiga populasi, serta ribuan warga yang tinggal di hunian tidak layak, tantangan pengentasan kemiskinan di Magetan tidak hanya menyangkut angka statistik. Lebih dari itu, dibutuhkan percepatan program nyata agar kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat dirasakan hingga ke lapisan terbawah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan ruang kelas sekolah di Jawa timur mengalami kerusakan infrastruktur. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah memetakan dengan fokus pada bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pemetaan dilakukan guna mengklasifikasikan tingkat kerusakan sekolah, sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. “Saat […]

    Bagikan
  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Usai Lantik 138 Pejabat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK

    Usai Lantik 138 Pejabat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Usai kabar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), kondisi rumah dinas Pringgitan pada Jumat (07/11/2025) malam tampak lengang. Padahal, siang tadi, Sugiri baru saja melakukan mutasi besar-besaran terhadap 138 jabatan aparatur sipil negara (ASN). Mutasi tersebut menyasar pejabat mulai tingkat Kepala OPD, Sekretaris, […]

    Bagikan
  • Diduga Sambungan Listrik Berlebihan, Rumah Warga Madiun Terbakar

    Diduga Sambungan Listrik Berlebihan, Rumah Warga Madiun Terbakar

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana Desa/Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun pada Senin petang (16/06/2025) mendadak riuh. Teriakan kebakaran terdengar dari warga lantaran kobaran api membumbung tinggi di rumah milik Marmi (70) warga setempat. Warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran Kabupaten Madiun. Aiptu Hendri Setiawan, petugas Polsek Dolopo mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    Kakak Adik Penambang Batu di Ponorogo Tewas Tertimbun Longsor

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis menimpa kakak beradik asal Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Keduanya tewas tertimbun material longsor saat menambang batu di bantaran Sungai Dung Gamping, Jumat (05/09/2025). Kedua korban diketahui bernama Tukimun (44) dan Sarno (50). Selain mereka, terdapat satu korban selamat, Leri Windaryanto (36), yang mengalami luka di bagian kaki […]

    Bagikan
expand_less