Berita Terkini
Trending Tags

Kekeringan Ancam Ratusan Hektare Sawah di Madiun, PUPR Hanya Punya 300 Sumur Air Tanah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sumur pompa air tanah milik DPUPR Kab Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ancaman kekeringan mulai membayangi lahan pertanian di Kabupaten Madiun. Keterbatasan sumber air menjadi persoalan serius bagi petani, terutama ketika debit waduk dan embung terus menyusut selama musim kemarau.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun saat ini hanya memiliki sekitar 300 sumur air tanah untuk membantu menopang kebutuhan irigasi. Sumur-sumur tersebut tersebar di 15 kecamatan, sementara luas lahan pertanian di Kabupaten Madiun hampir mencapai 30 ribu hektare. Kondisi itu membuat kapasitas sumur milik pemerintah belum mampu menjadi tumpuan utama untuk memenuhi kebutuhan pengairan seluruh lahan pertanian.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Madiun, Vindha Bagus Devianto, mengatakan pihaknya juga tengah membangun enam sumur air tanah baru pada tahun ini. Namun, tambahan tersebut belum signifikan untuk mengatasi kebutuhan air secara keseluruhan.

“Kalau untuk mencukupi seluruh sawah, sumur PU jelas tidak cukup dengan luas pertanian Kabupaten Madiun yang hampir 30 ribu hektare,” ujar Vindha saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, debit air dari setiap sumur berbeda-beda. Produksinya berkisar antara 7 liter, 10 liter hingga 25 liter per detik, tergantung kemampuan pompa dan kondisi sumber air di masing-masing lokasi.

Petani Tak Bisa Hanya Mengandalkan Sumur PUPR.

Keterbatasan sumber air tersebut membuat petani tidak bisa sepenuhnya mengandalkan sumur milik pemerintah, terlebih apabila tetap menanam padi pada musim tanam ketiga (MT III).

PUPR sebelumnya telah menetapkan pola tanam padi-padi-palawija dengan mempertimbangkan debit air yang tersedia serta kebutuhan pengairan tanaman.

Vindha mengatakan, apabila petani tetap memilih menanam padi secara keseluruhan, diperlukan dukungan sumber air tambahan dari sumur pribadi milik petani.

“Kalau ditanami padi semua, harus ada pengkolaborasian dengan sumur pribadi petani. Kalau hanya sumur PU, tidak akan mencukupi,” jelasnya.

Kondisi tersebut dikarenakan keterbatasan air berpotensi mengganggu produktivitas pertanian apabila kemarau berlangsung lebih panjang.

Untuk mengantisipasi kekurangan air, Dinas PUPR Kabupaten Madiun juga melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terkait pengaturan pengoperasian waduk serta optimalisasi embung.

Salah satu upaya yang disiapkan yakni normalisasi Embung Keresek. Namun, rencana tersebut masih menghadapi kendala perizinan karena akses menuju kawasan embung berada di wilayah Perhutani.

Di sisi lain, sejumlah sumur air tanah milik PUPR yang mengalami kerusakan juga tengah diperbaiki agar tetap dapat digunakan untuk membantu pengairan lahan pertanian.

“Kami sudah mengantisipasi melalui rencana tata tanam, pengoperasian waduk dan optimalisasi sumur air tanah,” tandas Vindha. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa dan guru SD Negeri 1 Ngrupit, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar doa bersama sekaligus penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid yang berada di dekat sekolah, setelah para siswa menjalankan salat dhuha berjamaah. […]

    Bagikan
  • Dewi Astutik Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu Dicokok di Kamboja, Keluarga Pasrah

    Dewi Astutik Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu Dicokok di Kamboja, Keluarga Pasrah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Buronan sekaligus gembong narkoba jaringan Golden Triangle Internasional, Dewi Astutik, berhasil ditangkap di Kamboja pada Senin (01/12/2025) waktu setempat. Dewi Astutik diduga kuat menjadi salah satu otak penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton yang diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di perairan Riau, Provinsi Batam, pada 26 Mei 2025 lalu. Perempuan […]

    Bagikan
  • Viral ! Maling Gasak Tas Ojol di Kota Madiun Saat Istirahat di Masjid Thoriqul Jannah

    Viral ! Maling Gasak Tas Ojol di Kota Madiun Saat Istirahat di Masjid Thoriqul Jannah

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi pencurian di Masjid Thoriqul Jannah Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun. Dari rekaman yang beredar kejadian itu terjadi pada Senin (1/6/2026) lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Pria bercelana jeans dan memakai kaos hitam lengan panjang itu nampak mondar mandir melihat kondisi sekitar masjid yang berada […]

    Bagikan
  • Potret Pilu SDN Nailan Ponorogo, Hanya Tersisa 13 Siswa, Kelas 1 dan 2 Tanpa Murid

    Potret Pilu SDN Nailan Ponorogo, Hanya Tersisa 13 Siswa, Kelas 1 dan 2 Tanpa Murid

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana hari pertama masuk sekolah yang biasanya diwarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tak terlihat di SD Negeri Nailan, Desa Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Senin (13/7/2026). Sekolah dasar negeri satu-satunya di Desa Nailan itu kembali tidak menerima satu pun peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut menjadi […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

    Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo merayakan Hari Bhayangkara ke-79 dengan cara yang tak biasa. Jika sebelumnya perayaan identik dengan deretan karangan bunga, tahun ini jajaran kepolisian di Bumi Reog memilih menerima ucapan dalam bentuk bibit tanaman penghijauan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andi Wisnu, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta […]

    Bagikan
  • Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

    Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis hampers mulai diburu masyarakat. Di Ponorogo, Jawa Timur, hampers pempek menjadi salah satu pilihan parsel Lebaran karena dinilai praktis, terjangkau, dan memiliki cita rasa lezat. Tak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek khas Sumatera Selatan. Di Ponorogo, usaha kuliner Pempek Rinenggo yang berlokasi di […]

    Bagikan
expand_less