
Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner tradisional kini memiliki destinasi baru di Ponorogo. Warung makan Ayam Panggang Sragi Ndadhapan hadir dengan konsep heritage, menawarkan sajian ayam panggang khas dalam suasana pedesaan yang asri.
Berlokasi di belakang Balai Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, warung ini baru dibuka sepekan terakhir. Konsepnya mengusung nuansa ndeso dengan halaman luas dan pepohonan rindang. Pengunjung bisa memilih tempat makan di gazebo, bawah pohon, atau di dalam rumah kuno bergaya tempo dulu, yang memberikan kenyamanan layaknya di rumah nenek.

Mujiatin, salah satu pengunjung, mengungkapkan kepuasannya menikmati hidangan di warung ini.
“Rasanya enak, ada sangit-sangitnya karena pakai tungku. Suasananya juga bagus, recommended banget. Dekat dengan kota lagi.”ujar Mujiatin Sabtu (1/2/2025)
Keunikan utama Ayam Panggang Sragi Ndadhapan terletak pada cara memasaknya. Menggunakan tungku kayu bakar, ayam kampung dipanggang secara tradisional, menghasilkan cita rasa yang lebih medok dengan aroma khas.
“Jadi ini ayamnya itu dipanggang secara dadakan. Jadi masih hangat saat disajikan” terang Sujarno, pemilik warung
Selain ayam panggang, menu lain yang tak kalah menarik adalah Ayam Garang Asem Bumbung. Hidangan ini disajikan dalam bambu, memberikan sensasi rasa yang berbeda dibandingkan garang asem pada umumnya.
“Alhamdulillah, kalau hari biasa kami bisa menjual sekitar 500 ekor ayam kampung. Sedangkan pada hari besar atau libur, jumlahnya bisa mencapai 1.000 ekor,” kata Sujarno
Patria – Sinergia
.