Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Satpol PP Bongkar Modus Pemuda Minta Sumbangan Berkedok Yayasan Ilegal di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku penipuan berkedok sumbangan diperiksa satreskrim polres ponorogo, (foto : humas polres ponorogo)

Sinergia | Ponorogo — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo mengungkap modus puluhan pemuda yang meminta sumbangan dengan mengatasnamakan sebuah yayasan. Modus tersebut terbongkar setelah Satreskrim Polres Ponorogo menyerahkan 21 dari total 23 orang yang diamankan.

Dua orang lainnya, berinisial RD dan IM, ditahan karena menggunakan uang hasil sumbangan untuk berjudi di hotel tempat mereka menginap.

Kabid Trantib Satpol PP Ponorogo, Subiantoro, menjelaskan, para pemuda tersebut beroperasi dengan cara menjual stiker sambil mengisahkan nasib anak yatim piatu yang diklaim tinggal di sebuah yayasan.

“Modusnya jual stiker, lalu minta sumbangan. ‘Jual stiker dapat sumbangan,’ begitu caranya,” ungkap Subiantoro, Jumat (16/1/2026).

Belakangan diketahui, yayasan yang mereka klaim menaungi aktivitas tersebut ternyata ilegal. Satpol PP bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo telah melakukan pengecekan terhadap legalitas yayasan dimaksud.

“Mereka mengatasnamakan yayasan dari Tangerang, Provinsi Banten. Setelah kami cek, ternyata nama yayasan itu tidak resmi alias ilegal,” tegas Subiantoro.

Rasa iba warga dimanfaatkan oleh para pemuda tersebut. Nominal sumbangan yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp2 ribu hingga Rp5 ribu atau lebih. Dengan cara itu, mereka mampu mengumpulkan uang hingga jutaan rupiah setiap hari.

“Karena berpenghasilan jutaan rupiah itulah, 23 orang ini berani menginap di hotel,” katanya.

Dari data yang dihimpun, para pemuda tersebut rata-rata berusia 19 hingga 20 tahun. Seluruhnya ber-KTP Provinsi Lampung. Di daerah asal, mereka mengaku bekerja serabutan. Namun saat di Ponorogo, hasil yang didapat jauh lebih besar.

Mereka beroperasi dalam dua regu dan sudah berada di Ponorogo selama 6 hingga 10 hari. Dari 6.000 stiker yang dibawa, tersisa sekitar 4.000 lembar. Uang yang terkumpul dalam 10 hari diakui mencapai sekitar Rp3,8 juta, bahkan diperkirakan bisa lebih dari Rp4 juta. Sebagian mengaku uang tersebut telah dikirim ke yayasan.

“Padahal setelah kami cek, yayasan itu tidak ada izinnya. Tidak terdaftar di kami maupun di Dinsos,” ujar Subiantoro.

Satpol PP kemudian melakukan pembinaan terhadap 21 orang dan memulangkan mereka ke daerah asal. Pemulangan dilakukan menggunakan kendaraan yang disiapkan pihak terkait. Sementara dua orang lainnya tetap diproses hukum oleh Polres Ponorogo karena terlibat perjudian.

“Mereka kami bina dan kami kembalikan ke daerah asalnya. Untuk dua orang diproses di Polres karena bermain judi,” tegasnya.

Subiantoro mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan sumbangan.

“Kalau mau menyumbang, pilih yang jelas-jelas saja dan benar-benar membutuhkan. Jangan mudah memberi sebelum legalitasnya jelas, apalagi dari luar kota. Jangan mudah kasihan,” pungkasnya.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pimpinan terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan. Mulai Rabu (11/3/2026), posisi Kepala Kejaksaan Negeri resmi dijabat Sabrul Iman, menggantikan Dezi Setiapurnama. Seremoni pisah sambut berlangsung di Pendopo Surya Graha. Pergantian pucuk pimpinan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap sejumlah perkara yang masih berjalan, termasuk dugaan penyimpangan pokok pikiran (pokir) […]

    Bagikan
  • DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    DPRD Dorong Pemkab Madiun Segera Lakukan Mutasi untuk Dukung Program Kerja Harmonis

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun menjadi perhatian serius DPRD setempat. Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD pada Kamis (20/03/2025), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) segera mengajukan surat ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna mempercepat proses mutasi.  Menurut […]

    Bagikan
  • Prabowo di 100 Tahun Gontor: Jangan Berpolitik Praktis, Tapi Harus Paham Politik

    Prabowo di 100 Tahun Gontor: Jangan Berpolitik Praktis, Tapi Harus Paham Politik

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri resepsi kesyukuran puncak peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi perjalanan panjang Gontor sekaligus menyinggung banyaknya alumni pesantren tersebut yang kini berada di lingkaran pemerintahan maupun koalisi Merah Putih. Prabowo mengatakan, Gontor memiliki prinsip […]

    Bagikan
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada tahun 2025 ini mengalami kenaikan. Sesuai data per 15 Desember 2025, jumlah laka lantas di angka 370 kasus atau naik 1,65 persen dibandingkan 2024 dengan 364 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan di angka 36 korban, dibandingkan […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

    Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan dugaan penyelewengan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di Kota Madiun sementara ini tertahan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menunggu hasil audit kerugian negara yang telah diajukan ke Inspektorat untuk melanjutkan proses penyelidikan. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Madiun, Arfan Halim, mengungkapkan penyelidikan saat ini fokus pada […]

    Bagikan
expand_less