Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Ponorogo berencana membuat seragam bernuansa Panadon, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana membuat seragam sekolah khusus bagi pelajar dengan tidak meninggalkan ciri khas lokal, yakni pakaian penadon. Seragam itu diberi nama donda untuk pelajar putra dan dondi untuk pelajar putri.

Seragam donda dondi rencananya akan dipakai seminggu sekali oleh seluruh siswa, mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA). Warna dasar pakaian tetap hitam, seperti penadon pada umumnya, namun desainnya akan dipadukan dengan motif batik agar terlihat lebih modern.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan inisiatif ini bertujuan memperkenalkan seni dan budaya khas Ponorogo kepada generasi muda sejak dini. “Sekarang ada lagi namanya donda sama dondi, itu untuk pemuda dan pemudi. Modelnya stylish, slim fit, dan punya karakter Ponoragan. Sambil juga menghidupkan ekonomi dan menumbuhkan kecintaan pada Ponorogo, itu penting,” ujarnya, Kamis (18/09/2025).

Saat ini, Pemkab Ponorogo telah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait penggunaan seragam tersebut. Sugiri menegaskan, kehadiran seragam donda dondi sekaligus memperkuat identitas Ponorogo sebagai kota budaya. “Kita ini kan kota budaya, kota santri, maka itu harus dimunculkan,” jelasnya.

Dengan adanya seragam ini, pakaian penadon tak hanya menjadi seragam aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga diperuntukkan bagi pelajar. Sebelumnya, Pemkab Ponorogo telah menginisiasi pembuatan seragam penadon wanita bernama donta yang kini dipakai ASN perempuan.

“Nanti juga ada donti, penadon mbah uti. Jadi bukan hanya ASN, tapi seluruh masyarakat Ponorogo bisa mengenakan. Termasuk setiap Jumat, laki-laki memakai sarung dan perempuan gamis,” tambahnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan Play Button

    Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi. Melalui Keputusan Bupati Magetan Nomor 800.1.3.3/21/CAP/403.203/2026, sebanyak 185 pejabat administrator dan pengawas resmi dimutasi dan dilantik pada Jumat (30/01/2026). Jumlah ini menjadi salah satu rotasi pejabat terbesar dalam satu tahun terakhir. Pelaksanaan mutasi berlangsung di Pendopo Surya Graha dan menyasar seluruh […]

    Bagikan
  • Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kian langkanya perajin wayang kulit, Supriyanto (38), warga Dukuh Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, menjadi salah satu sosok yang menjaga napas tradisi ini. Berawal dari kegemarannya menggambar di kertas duplek, kini karya tangannya telah merambah hingga Papua, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, bahkan Kalimantan. Sejak SMP ia terbiasa menggambar tokoh-tokoh […]

    Bagikan
  • Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Praktik jual beli dan penyewaan kios maupun los di Kota Madiun masih marak meski telah dilarang oleh Pemerintah Kota. Kondisi ini kian dirasakan para pedagang, salah satunya di Pasar Mojorejo, Kota Madiun. Sejumlah penyewa mengaku harus menanggung biaya sewa dan retribusi.  Salah seorang penyewa berinisial NA menyebutkan, dirinya harus membayar Rp. […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Soroti Piutang Daerah Tahun 2024 sebesar Rp. 21 Miliar

    DPRD Kota Madiun Soroti Piutang Daerah Tahun 2024 sebesar Rp. 21 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Madiun terus berjalan secara intensif. Dalam Rapat Paripurna pada Rabu (21/05/2025), Fraksi-Frkasi DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah hal, salah satunya Piutang Daerah. Saldo netto piutang pendapatan tahun 2024 tercatat sebesar Rp.21.8 Miliar. Nominal tersebut meningkat jumlahnya jika dibanding dengan saldo piutang pada […]

    Bagikan
  • 38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akan melakukan regrouping atau penggabungan 38 Sekolah Dasar (SD) negeri menjadi 19 lembaga pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah sekolah berada dalam lokasi yang berdekatan dan memiliki jumlah peserta didik yang tidak seimbang. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Wayut, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, Kamis (03/07/2025). Penertiban dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Urip Sumoharjo, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Diponegoro. Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi […]

    Bagikan
expand_less