Berita Terkini
Trending Tags

Pencuri Rokok Tewas Terjatuh Dari Atap Minimarket di Ngawi, Panik Dikejar Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pencuri rokok tewas terjatuh dari atap minimarket. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang pria yang diduga mencuri ratusan bungkus rokok tewas setelah terjatuh dari atap sebuah minimarket di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026) dini hari.

Pria tersebut diketahui bernama Suryanto, 44 tahun, berdasarkan identitas KTP tercatat sebagai warga Pesisir Barat, Lampung. Ia terjatuh dari ketinggian lebih dari lima meter saat berupaya melarikan diri setelah aksinya diketahui warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Suryanto diduga masuk ke dalam minimarket seorang diri dengan cara menjebol bagian plafon. Setelah berada di dalam, pelaku mengambil ratusan bungkus rokok dari etalase.

Polisi mencatat sebanyak 782 pak rokok dari berbagai merek diduga dibawa pelaku. Barang curian tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sebuah karung berwarna putih untuk dibawa keluar.

Namun, ketika pelaku berupaya membawa rokok hasil curian tersebut melalui bagian atas minimarket, keberadaannya diketahui warga sekitar. Warga kemudian meneriaki pelaku sebagai maling dan berusaha mengejarnya.

Dalam kondisi panik, pelaku yang masih berada di atas atap diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Tubuhnya membentur tiang beton yang berada di bawah bangunan.

Image Not Found
Pelaku sempat ditemukan di semak sekitar minimarket. Foto : Kus-Sinergia

Meski mengalami luka, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Petugas kemudian menemukan Suryanto tergeletak di semak-semak perkebunan sekitar 100 meter dari lokasi awal dirinya terjatuh.

Petugas membawa pelaku ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Suryanto dinyatakan meninggal dunia akibat luka pada bagian tulang rusuk kiri yang diduga disebabkan benturan saat terjatuh dari atap.

Warga sekitar, Jujuk Haryanto, mengatakan aksi pelaku diketahui ketika warga melihat adanya karung berisi rokok yang hendak dibawa dari minimarket.

“Saat pelaku menurunkan rokok curian, warga tahu dan meneriakinya maling. Pelaku kemudian dikejar dan dikepung, sampai akhirnya terjatuh dari atap,” ujar Jujuk.

Hal senada disampaikan pegawai minimarket, Okti Bella. Ia mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari warga mengenai keberadaan benda berwarna putih di atas bangunan.

“Kami tahu dari warga ada benda putih di atas. Setelah diketahui itu maling, warga mengejar dan meneriaki maling. Pelaku kemudian terjatuh dari atap dan dibawa ke rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Pras Ardinata mengatakan polisi datang ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Petugas kemudian melakukan pencarian hingga menemukan pelaku yang sempat berusaha melarikan diri.

Image Not Found
Polisi melakukan olah TKP pencurian minimarket Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

“Berawal dari laporan warga, kami datang ke lokasi. Pelaku yang sempat kabur akhirnya berhasil kami amankan dan kami bawa ke rumah sakit. Namun, akhirnya pelaku meninggal dunia,” jelas Pras.

Petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi. Lokasi pertama berada di bagian belakang minimarket, tempat pelaku diduga terjatuh dari atap. Lokasi kedua berada di area semak-semak perkebunan yang menjadi tempat pelaku ditemukan setelah berusaha melarikan diri.

Dari hasil penanganan perkara, polisi mengamankan 782 pak rokok berbagai merek dengan nilai sekitar Rp40 juta sebagai barang bukti. Polisi juga mengamankan sepeda motor milik pelaku yang ditemukan tidak jauh dari minimarket.

Jenazah Suryanto selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan. Setelah proses tersebut selesai, jenazah rencananya diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke rumah orang tuanya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, dan dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debit Waduk Dawuhan Menyusut, Ratusan Hektare Sawah di Madiun Kekurangan Air

    Debit Waduk Dawuhan Menyusut, Ratusan Hektare Sawah di Madiun Kekurangan Air

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan hektare lahan sawah di Kabupaten Madiun mulai kekurangan pasokan air setelah volume Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, terus menyusut. Kondisi ini terjadi di tengah cuaca panas dan tidak adanya pasokan air dari sungai menuju waduk. Saat ini, volume air Waduk Dawuhan hanya tersisa sekitar 15 persen atau 520 […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan Pasca Bencana, Akses Warga Kembali Normal Play Button

    Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan Pasca Bencana, Akses Warga Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, meresmikan Jembatan Klumutan yang berada di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (27/1/2026). Peresmian jembatan ini menandai berakhirnya penantian warga selama lebih dari tiga tahun setelah jembatan tersebut rusak parah akibat banjir. Peresmian dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). […]

    Bagikan
  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga

    Kota Madiun Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali sabet penghargaan tingkat nasional. Terbaru, Kota Pendekar meraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN kategori Kualitas Data Terbaik tingkat kota/kabupaten. Ini jadi penghargaan ke-11 yang diraih Kota Madiun selama bulan November ini. Penghargaan diberikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersamaan […]

    Bagikan
  • Laka Maut, Sepasang Kekasih Tertabrak Minibus di Ngawi

    Laka Maut, Sepasang Kekasih Tertabrak Minibus di Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Nasib nahas dialami sepasang kekasih saat melintas di Jalan Raya Ngawi – Kwadungan KM 25 – 26, masuk Desa Budug, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jumat malam (10/1/2025). Khoirul Huda (24), warga Dusun Jatiroto, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro mengalami kecelakaan saat membonceng kekasihnya Della Autia Nirmala (20). Kanit Gakkum Satlantas Polres […]

    Bagikan
  • 12 Chromebook Raib, Polisi Buru Komplotan Pembobol SD di Madiun

    12 Chromebook Raib, Polisi Buru Komplotan Pembobol SD di Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  – Polisi memburu pelaku pencurian disertai pembobolan yang terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Cahyono mengatakan, pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan itu menguat setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dari hasil olah TKP, pelaku diduga […]

    Bagikan
expand_less