Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 37
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula, Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Berdemokrasi” ini menyasar pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai demokrasi, wawasan kebangsaan, serta penggunaan hak politik secara bertanggung jawab. Para pelajar juga didorong agar mampu menyaring berbagai informasi politik yang beredar di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.
Plt Kepala Kesbangpol Magetan Joko Trihono mengatakan, pendidikan politik bagi pelajar penting agar pemilih pemula tidak hanya memahami mekanisme pemilu, tetapi juga memiliki sikap politik yang dewasa dan sesuai dengan nilai-nilai demokrasi Pancasila.
“Harapannya pelajar ini nanti mampu menjadi pemilih yang bijak. Bagaimana belajar demokrasi sesuai dengan demokrasi Pancasila, kemudian pilar-pilar kebangsaan juga disampaikan,” kata Joko.
Menurutnya, materi yang diberikan mencakup tahapan pemilu, cara berdemokrasi yang baik, hingga berbagai persoalan yang berpotensi muncul dalam proses pemilu. Salah satu yang ditekankan adalah pentingnya menolak praktik politik uang.
Joko menegaskan, pelajar perlu dipersiapkan menjadi warga negara yang mampu menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan rasional, bukan karena tekanan, provokasi, informasi menyesatkan, maupun imbalan tertentu.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Magetan Noviano Suyide mengatakan, sosialisasi pendidikan pemilih akan terus dilakukan, khususnya kepada kelompok pemilih muda. Langkah tersebut dinilai penting karena jumlah pemilih dari kelompok generasi muda akan menjadi bagian signifikan dalam pemilu mendatang.
“KPU akan terus aktif menyelenggarakan sosialisasi pendidikan pemilih, baik secara mandiri maupun bersama Bawaslu,” ujarnya.
Berdasarkan data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) KPU Kabupaten Magetan Triwulan III 2026, jumlah pemilih tercatat sebanyak 546.546 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114.760 jiwa atau sekitar 21 persen berada dalam kelompok Generasi Z, yakni penduduk kelahiran 1997–2012 dengan rentang usia 17–29 tahun.
Kelompok Milenial menjadi kelompok terbesar dengan 143.916 jiwa, disusul Generasi X sebanyak 154.496 jiwa, Baby Boomer 111.733 jiwa, dan Pre-Boomer sebanyak 21.641 jiwa.
Data tersebut menunjukkan besarnya kelompok usia muda dalam komposisi pemilih Magetan. Karena itu, literasi politik dinilai diperlukan agar generasi muda mampu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara sekaligus berpartisipasi dalam demokrasi secara bertanggung jawab.
Pendidikan politik dalam kegiatan ini tidak diarahkan semata-mata untuk mengenalkan proses pemilihan umum. Lebih jauh, pelajar dibekali kemampuan berpikir kritis dan analitis, menghargai perbedaan pilihan maupun pendapat, serta membangun sikap toleran dalam kehidupan demokratis.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan memilah informasi menjadi semakin penting. Pelajar diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi politik yang belum terverifikasi, termasuk konten provokatif dan menyesatkan yang dapat memengaruhi pilihan politik.
Sosialisasi yang berlangsung di Gedung Literasi Pemerintah Kabupaten Magetan tersebut diikuti perwakilan SMA, MA, SMK, dan sederajat dari wilayah Kabupaten Magetan. Setiap sekolah mengirimkan perwakilan pelajar dan seorang guru pendamping.
Melalui pendidikan politik sejak usia sekolah, pemerintah berharap pemilih pemula tidak hanya hadir menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memahami konsekuensi dari setiap pilihan serta mampu berpartisipasi dalam demokrasi secara kritis, rasional, toleran, dan bertanggung jawab. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Krs/Diez





