Sedimentasi Menumpuk di Hulu Bendung Sentono, DPUPR Kabupaten Madiun Siapkan Normalisasi Antisipasi Banjir
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 77
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Tumpukan sedimentasi di aliran sungai kawasan Hulu Bendung Sentono, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, mulai menjadi perhatian menjelang musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kapasitas tampungan sungai dan meningkatkan risiko banjir saat debit air meningkat. Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun menyiapkan normalisasi sungai yang ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Madiun, Vindha Bagus Devianto, mengatakan sedimentasi di lokasi tersebut sudah cukup tinggi dan mulai memengaruhi tampungan basah sungai.
“Selain jelang musim penghujan, kebetulan ini sedimen sudah banyak yang memengaruhi tampungan basah sungai,” kata Bagus, Selasa (13/10/2026).
Bagus menjelaskan, penanganan sedimentasi di Hulu Bendung Sentono menjadi kewenangan pemerintah daerah. Meski sebagian besar sungai di Kabupaten Madiun berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, lokasi tersebut termasuk dalam kewenangan Pemkab Madiun berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Karena ini masuk kewenangan Kabupaten Madiun, sedimen di lokasi tersebut kami tangani,” ujarnya.
Untuk proses normalisasi, DPUPR Kabupaten Madiun berencana mengerahkan satu unit alat berat. Pengerjaan juga akan melibatkan pemerintah desa setempat.
Bagus menyebut volume sedimentasi yang dikeruk akan menyesuaikan kondisi kedalaman dan dasar sungai. Material hasil pengerukan nantinya dipindahkan ke sisi kanan dan kiri sempadan sungai.
“Untuk jumlah yang dikeruk nanti menyesuaikan kedalaman dan dasar sungai tersebut. Sedimen yang dikeruk nantinya dipindah ke kanan-kiri sempadan,” jelasnya.

Saat ini, DPUPR Kabupaten Madiun masih menyusun perencanaan setelah melakukan survei langsung ke lokasi. Pengerukan ditargetkan dapat dilaksanakan pada Oktober ini sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan.
Normalisasi tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan sedimentasi yang mengganggu kapasitas tampungan sungai. Dengan demikian, aliran air di kawasan Hulu Bendung Sentono diharapkan lebih optimal saat debit meningkat pada musim hujan.
Keterangan foto: Sedimentasi menumpuk di aliran sungai kawasan Hulu Bendung Sentono, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, yang direncanakan menjadi sasaran normalisasi oleh DPUPR Kabupaten Madiun. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krs/Diez





