Berita Terkini
Trending Tags

PKBM KA-ER Madiun Bebaskan Biaya Pendidikan, Sediakan Layanan Tutor Kunjung

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di PKBM KA- ER Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KA-ER Krida Rakyat di Kabupaten Madiun menjadikan pendidikan kesetaraan sebagai salah satu upaya utama memutus mata rantai anak putus sekolah. Tak hanya membuka akses pendidikan melalui Paket A, B, dan C, lembaga tersebut juga menggratiskan seluruh biaya pendidikan mulai dari pendaftaran hingga peserta didik lulus dan menerima ijazah.

Wakil Kepala PKBM KA-ER Bidang Kurikulum, Agung Marsudi, mengatakan bahwa pendidikan kesetaraan dirancang untuk memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal. Saat ini, PKBM Krida Rakyat mendampingi 902 peserta didik dari berbagai latar belakang.

“Prinsipnya sesuai dengan motto PKBM Krida Rakyat, yaitu pembelajaran sepanjang hayat. Mulai dari pendaftaran sampai lulus dan menerima ijazah, semuanya kami gratiskan,” ujar Agung, Rabu (7/10/2026).

Dari total 902 peserta didik tersebut, sebanyak 18 orang mengikuti Paket A, 238 orang Paket B, dan 647 orang Paket C. Seluruh peserta didik tersebar dari berbagai wilayah di 15 kecamatan se-Kabupaten Madiun.

Image Not Found
Tutor PKBM KA-ER mendampingi peserta didik dalam pembelajaran. Foto : Tova-Sinergia

Agung menjelaskan, sekitar 30 persen peserta didik di PKBM Krida Rakyat merupakan anak yang sebelumnya mengalami putus sekolah. Selain itu, terdapat pula peserta didik usia dewasa yang kembali menempuh pendidikan demi mendapatkan ijazah kesetaraan.

Mayoritas peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, PKBM berupaya menghapus hambatan biaya agar mereka tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

“Latar belakang peserta didik rata-rata dari keluarga kurang mampu, dan sekitar 30 persen di antaranya merupakan anak putus sekolah,” jelasnya.

Untuk memfasilitasi latar belakang dan kesibukan peserta didik yang beragam, PKBM KA-ER menerapkan tiga metode pembelajaran, yaitu tatap muka, tutorial, dan mandiri. Khusus pembelajaran tatap muka, peserta didik diwajibkan hadir minimal tiga kali dalam seminggu.

Selain itu, PKBM KA-ER juga menyediakan layanan tutor kunjung bagi peserta didik yang memiliki kendala untuk mengikuti pembelajaran secara langsung. Sementara itu, modul pembelajaran mandiri diberikan sebagai bagian utuh dari sistem pendidikan kesetaraan.

“Bagi peserta didik yang berhalangan hadir secara tatap muka, kami menyediakan layanan tutor kunjung. Tutor kami yang akan datang langsung ke rumah peserta didik,” ungkap Agung.

Layanan ini menjadi langkah konkret PKBM agar kendala jarak, kondisi keluarga, maupun prioritas aktivitas kerja tidak lagi menjadi alasan untuk berhenti belajar. Untuk syarat kelulusan, peserta didik diwajibkan tuntas mengikuti seluruh proses pembelajaran selama enam semester.

Melalui pendidikan kesetaraan dan pembekalan berbagai keterampilan praktis, PKBM KA-ER tak sekadar menjadi tempat mendapatkan ijazah, melainkan jembatan bagi masyarakat untuk kembali meraih hak atas pendidikan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

    Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi di Kabupaten Magetan kembali mengalami lonjakan seiring perubahan cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat dalam beberapa pekan terakhir. Memasuki akhir Januari 2026, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan mencatat 30 kasus PMK yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan. Dari data resmi […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satpol PP Pemkab Madiun belum menunjukkan taring meskipun  bulan ramadhan di depan mata. Justru yang dilakukan masih dalam bentuk “dakwah” atau himbauan berupa kegiatan patroli gabungan antara Satpol PP Pemkab Madiun bersama sejumlah dinas terkait, TNI, dan Polri, Jumat (13/02/2026) malam. Petugas gabungan bergerak dari Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • Total Dana Banpol Rp 2,9 miliar, PKB Terima Senilai Rp 574 juta, Hanura terima Rp 95 juta

    Total Dana Banpol Rp 2,9 miliar, PKB Terima Senilai Rp 574 juta, Hanura terima Rp 95 juta

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Dana hibah dari Pemkab Madiun untuk partai politik (Parpol) tahun 2025 akan segera cair. Besaran dana hibah parpol itu dihitung berdasarkan hasil Pemilu 2024. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bankesbangpol) Kabupaten Madiun, Mashudi mengatakan setidaknya ada delapan Parpol yang menerima Banpol itu. Tertinggi PKB dengan perolehan suara […]

    Bagikan
  • Tradisi Methik Pari Desa Glinggang, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jelang Panen

    Tradisi Methik Pari Desa Glinggang, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jelang Panen

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Masyarakat adat Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, menggelar tradisi methik padi menjelang panen raya, Kamis (30/4/2026). Tradisi turun-temurun ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan budaya leluhur. Prosesi methik digelar di area persawahan desa setempat. Sejumlah sesepuh dan perangkat desa memimpin ritual, yang juga diiringi penampilan […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Cecar Bupati Soal Anggaran ‘Kejar Tayang’ R-APBD TA. 2026

    DPRD Magetan Cecar Bupati Soal Anggaran ‘Kejar Tayang’ R-APBD TA. 2026

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung panas dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (26/11/2025). Tidak hanya mempertanyakan proses penyusunan anggaran yang “kejar tayang”, para legislator juga menumpuk sederet kritik mulai dari defisit APBD, persoalan layanan publik, hingga problematika program nasional yang diadopsi daerah. Dokumen RAPBD […]

    Bagikan
  • Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun resmi melakukan soft launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun pada Selasa (19/5/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun di gedung MPP yang berada di Jalan Trunojoyo, bekas kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB. Keberadaan MPP tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan berbagai […]

    Bagikan
expand_less