Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 597
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SDN 1 Demangan yang dievakuasi menggunakan ambulans usai diduga keracunan makanan, (16/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun yang diduga mengalami keracunan massal pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 18 siswa dilaporkan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah tak lama usai makan siang.

Insiden ini langsung memicu respons cepat dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun. Petugas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta mengamankan sampel makanan guna keperluan uji laboratorium.

Petugas Surveilans Dinkes PPKB Kota Madiun, Dhia Irfan Hanif, menyatakan bahwa gejala yang dialami para siswa mengarah pada indikasi keracunan makanan.

“Gejalanya rata-rata pusing dan mual, beberapa sampai muntah. Data sementara ada 18 siswa terdampak,” ujarnya di lokasi kejadian.

Para siswa yang mengalami keluhan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Sebagian dirawat di UGD Puskesmas Demangan, sementara lainnya dibawa ke RSUD Kota Madiun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Sampel makanan sudah kami amankan dan akan diuji di laboratorium di Surabaya untuk memastikan penyebabnya,” tambah Dhia.

Dinkes juga akan menelusuri menu makanan yang dikonsumsi siswa melalui sistem pelaporan harian milik Pemkot Madiun. Evaluasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi bahan makanan yang diduga menjadi pemicu kejadian.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Taman bersama Polres Madiun Kota turut melakukan penyelidikan. Kapolsek Taman, Kompol Jumianto Nugroho, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan para siswa.

“Fokus kami saat ini memastikan kondisi anak-anak. Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak sekolah dan penyedia makanan guna mendalami kronologi kejadian. Dugaan sementara, gejala muncul setelah siswa mengonsumsi makan siang dari program MBG.

Sementara itu, Hingga berita ini diterbitkan, sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang. Namun, empat siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 62 Mahasiswa Fakultas Hukum Unmer Madiun Dikukuhkan, 70 Persen Raih Predikat Cumlaude

    62 Mahasiswa Fakultas Hukum Unmer Madiun Dikukuhkan, 70 Persen Raih Predikat Cumlaude

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 62 mahasiswa Program Studi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Merdeka (Unmer) Madiun, dikukuhkan sebagai sarjana hukum dalam prosesi yudisium semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Yudisium tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian akademik sebelum para mahasiswa resmi memasuki fase baru sebagai lulusan perguruan tinggi. Menariknya, sekitar 70 persen peserta yudisium berhasil […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

    Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, harga cabai rawit kini tembus hingga Rp100 ribu per kilogram. Pantauan di Pasar Legi Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026), menunjukkan hampir seluruh komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga. Mulai dari bawang merah, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan. “Stunting itu fokus utamanya tinggi badan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

    DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar audiensi dengan Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) serta perwakilan Forum GTT-PTT, Kamis (20/3/2025). Pertemuan tersebut membahas kesejahteraan tenaga pendidik honorer serta proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dihadiri oleh anggota Komisi D […]

    Bagikan
  • Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api mulai terasa di sejumlah stasiun wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, stasiun-stasiun di wilayah tersebut mulai dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman. Berdasarkan data sementara Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga […]

    Bagikan
expand_less