Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 673
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SDN 1 Demangan yang dievakuasi menggunakan ambulans usai diduga keracunan makanan, (16/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun yang diduga mengalami keracunan massal pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 18 siswa dilaporkan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah tak lama usai makan siang.

Insiden ini langsung memicu respons cepat dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun. Petugas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta mengamankan sampel makanan guna keperluan uji laboratorium.

Petugas Surveilans Dinkes PPKB Kota Madiun, Dhia Irfan Hanif, menyatakan bahwa gejala yang dialami para siswa mengarah pada indikasi keracunan makanan.

“Gejalanya rata-rata pusing dan mual, beberapa sampai muntah. Data sementara ada 18 siswa terdampak,” ujarnya di lokasi kejadian.

Para siswa yang mengalami keluhan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Sebagian dirawat di UGD Puskesmas Demangan, sementara lainnya dibawa ke RSUD Kota Madiun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Sampel makanan sudah kami amankan dan akan diuji di laboratorium di Surabaya untuk memastikan penyebabnya,” tambah Dhia.

Dinkes juga akan menelusuri menu makanan yang dikonsumsi siswa melalui sistem pelaporan harian milik Pemkot Madiun. Evaluasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi bahan makanan yang diduga menjadi pemicu kejadian.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Taman bersama Polres Madiun Kota turut melakukan penyelidikan. Kapolsek Taman, Kompol Jumianto Nugroho, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan para siswa.

“Fokus kami saat ini memastikan kondisi anak-anak. Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak sekolah dan penyedia makanan guna mendalami kronologi kejadian. Dugaan sementara, gejala muncul setelah siswa mengonsumsi makan siang dari program MBG.

Sementara itu, Hingga berita ini diterbitkan, sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang. Namun, empat siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memulai program renovasi besar-besaran terhadap 221 rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari inisiatif peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut secara resmi diluncurkan pada Jumat (23/05/2025) di Dusun Doragan, Kecamatan Wungu, dengan seremoni peletakan batu pertama pembangunan rumah milik seorang warga, Tanem. Peluncuran ini menandai dimulainya […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu Meluas, Seluruh Jalur Pendakian Kini Ditutup Sementara

    Kebakaran Lereng Lawu Meluas, Seluruh Jalur Pendakian Kini Ditutup Sementara

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang terjadi sejak Senin (14/9/2026) berdampak pada aktivitas pendakian. Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu untuk sementara ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, menyusul kebakaran yang membakar kawasan hutan di wilayah Magetan dan merambat ke arah Kabupaten Ngawi. Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga […]

    Bagikan
  • CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peluncuran Calendar of Events (CoE) Magetan 2026 yang digelar meriah di Festival Plaza Ndoyo, Kamis (11/12/2025), justru memicu gelombang kritik dari publik dan pelaku wisata. Di tengah panggung seni, happening art bertema Samata Samapita, hingga parade musik keroncong yang digelar selama tiga hari, substansi kalender event dinilai jauh dari memuaskan. Sorotan […]

    Bagikan
  • Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

    Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai bersiap menghadapi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) dalam dua tahun ke depan. Kondisi tersebut mendorong Pemkot menyiapkan langkah regenerasi jabatan sekaligus memperkuat ritme kerja birokrasi. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menegaskan seluruh ASN, mulai dari eselon II, III hingga IV, harus menyamakan irama […]

    Bagikan
  • Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, Kesaksian Imam Pejel dari Relawan hingga Soal Rekening Rp 7 Miliar

    Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, Kesaksian Imam Pejel dari Relawan hingga Soal Rekening Rp 7 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta kontraktor Rochim Ruhdiyanto kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (23/7/2026). Dalam agenda pemeriksaan saksi perhatian tertuju pada saksi Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel. Di hadapan majelis hakim, Imam […]

    Bagikan
expand_less