Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Santri di Ngawi Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu Program MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan santri di Ngawi diduga mengalami keracunan menu program MBG. Dinkes dan pihak terkait lakukan pemeriksaan.

Sinergia | Ngawi – Sebanyak 67 santri Madrasah Ibtidaiyah di Ponpes Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala diduga keracunan makanan pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Mereka mengeluhkan mual, muntah, hingga diare setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan sehari sebelumnya.

Data Dinas Kesehatan mencatat, 36 santri dirawat di Puskesmas Padas, 12 di Kasreman, 10 di Ngawi Purba, dan 9 orang dirujuk ke RSUD dr. Soeroto. Menurut para santri, keluhan mulai dirasakan sejak Sabtu dini hari. Beberapa lainnya baru mengalami gejala saat mengikuti pelajaran di sekolah.

Seorang santri, Muhamad Zendi Ardiansyah, menuturkan bahwa dirinya mulai muntah setelah menyantap rolade tahu dan oseng wortel. “Saya muntah-muntah habis makan MBG. Oseng wortelnya rasanya seperti basi,” ujarnya.

Santri lainnya, Muhamad Aimar Maulana Putra, mengatakan hal serupa. “Saya makan tahu dan rolade, setelah itu mual dan muntah. Itu makanan dari MBG,” ungkapnya.

Sementara itu, santriwati bernama Mila juga mengaku mengalami gejala yang sama. “Saya mual dan muntah habis makan MBG,” katanya singkat.

Ustazah Ponpes Al-Hijrah, Juniarbulan, menyampaikan bahwa laporan pertama datang setelah sholat Subuh. “Ada santri yang mengeluh mual, muntah, dan pusing. Makanan yang dikonsumsi ada dari dapur pondok dan MBG. Mereka langsung kami bawa ke puskesmas dan rumah sakit,” jelasnya.
Sembunyikan kutipan teks

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nurfahrudin, membenarkan bahwa puluhan santri kini tengah ditangani. “Totalnya sekitar 60-an santri dirawat di rumah sakit dan tiga puskesmas. Kami sudah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium,” tegasnya.

Menu MBG yang dikonsumsi santri meliputi rolade, ayam krispi, oseng wortel, dan nasi. Makanan tersebut berasal dari penyedia SPPG Cabean di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi.

Petugas kesehatan telah mengamankan sisa makanan untuk diuji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan massal ini. Hingga kini pendataan masih berlangsung karena jumlah santri yang mengalami gejala diperkirakan terus bertambah. (Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama DPRD Kota Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan, yang wajib selaras dengan visi dan misi kepala daerah terpilih. Hal tersebut tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD dengan […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi mengoperasikan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Caruban– Bandara Adi Soemarmo pulang-pergi pada Minggu (17/08/2025). Perjalanan perdana KA BIAS diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Vice President […]

    Bagikan
  • Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam dan Tertindih Motor di Parit

    Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam dan Tertindih Motor di Parit

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – MD, remaja berusia 13 tahun ditemukan dalam kondisi tewas tenggelam di parit dalam kondisi tertindih sepeda motor di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (23/05/2025). Warga awalnya melihat sepeda motor Honda Beat dalam kondisi ringsek tercebur ke ke parit. Saat evakuasi dilakukan, mereka dikejutkan dengan penemuan jasad remaja […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Minggu (5/1/2025) pagi. Bus PT Madjoe Muda Mandiri jurusan Jakarta-Ponorogo menabrak mobil pikap bermuatan burung. Akibat kecelakaan ini, pengemudi pikap tewas di tempat, sementara dua penumpangnya mengalami luka-luka. Pengemudi pikap, Supii (52), warga Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sebelumnya enggan merespons permintaan konfirmasi, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Anggun Retno, akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak masuk bekerja. Hak jawab ini sekaligus menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang menyoroti keluhan sejumlah relawan mengenai status kerja […]

    Bagikan
expand_less