Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Santri di Ngawi Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu Program MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 392
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan santri di Ngawi diduga mengalami keracunan menu program MBG. Dinkes dan pihak terkait lakukan pemeriksaan.

Sinergia | Ngawi – Sebanyak 67 santri Madrasah Ibtidaiyah di Ponpes Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala diduga keracunan makanan pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Mereka mengeluhkan mual, muntah, hingga diare setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan sehari sebelumnya.

Data Dinas Kesehatan mencatat, 36 santri dirawat di Puskesmas Padas, 12 di Kasreman, 10 di Ngawi Purba, dan 9 orang dirujuk ke RSUD dr. Soeroto. Menurut para santri, keluhan mulai dirasakan sejak Sabtu dini hari. Beberapa lainnya baru mengalami gejala saat mengikuti pelajaran di sekolah.

Seorang santri, Muhamad Zendi Ardiansyah, menuturkan bahwa dirinya mulai muntah setelah menyantap rolade tahu dan oseng wortel. “Saya muntah-muntah habis makan MBG. Oseng wortelnya rasanya seperti basi,” ujarnya.

Santri lainnya, Muhamad Aimar Maulana Putra, mengatakan hal serupa. “Saya makan tahu dan rolade, setelah itu mual dan muntah. Itu makanan dari MBG,” ungkapnya.

Sementara itu, santriwati bernama Mila juga mengaku mengalami gejala yang sama. “Saya mual dan muntah habis makan MBG,” katanya singkat.

Ustazah Ponpes Al-Hijrah, Juniarbulan, menyampaikan bahwa laporan pertama datang setelah sholat Subuh. “Ada santri yang mengeluh mual, muntah, dan pusing. Makanan yang dikonsumsi ada dari dapur pondok dan MBG. Mereka langsung kami bawa ke puskesmas dan rumah sakit,” jelasnya.
Sembunyikan kutipan teks

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nurfahrudin, membenarkan bahwa puluhan santri kini tengah ditangani. “Totalnya sekitar 60-an santri dirawat di rumah sakit dan tiga puskesmas. Kami sudah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium,” tegasnya.

Menu MBG yang dikonsumsi santri meliputi rolade, ayam krispi, oseng wortel, dan nasi. Makanan tersebut berasal dari penyedia SPPG Cabean di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi.

Petugas kesehatan telah mengamankan sisa makanan untuk diuji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan massal ini. Hingga kini pendataan masih berlangsung karena jumlah santri yang mengalami gejala diperkirakan terus bertambah. (Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jasad perempuan yang ditemukan di dalam koper di Desa Dadapan Kecamatan Kendal pada Kamis (23/01/2025) kemarin akhirnya terungkap. Pihak keluarga mendatangi RSUD dr. Soeroto Ngawi guna memastikan.  Perasaan sedih, kaget, hingga menahan isak tangis dirasakan Ana Yuliani (29) bersama Hendi Suprapto (42) ayah tiri korban saat mendatangi RSUD Dr Soeroto […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dua pemuda yang awalnya hanya hendak membeli bensin mendadak diserang secara membabi buta oleh sekelompok orang tak dikenal, Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan suasana mencekam ketika belasan […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun dan Jajaran Ziarah Makam Leluhur

    Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun dan Jajaran Ziarah Makam Leluhur

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Forkopimda, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar kegiatan ziarah ke makam para pendiri Kota Madiun, Kamis (19/06/2025). Ziarah dimulai dari makam Ki Ageng Ronggo Jumeno atau dikenal juga sebagai Ki […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rumah Potong Hewan (RPH) Magetan menjadi lokasi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Minggu (08/06/2025). Sapi jenis limosin dengan bobot mendekati satu ton itu dipotong bersamaan dengan 10 ekor sapi kurban lainnya milik warga. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • 72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 72 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magetan resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025) malam. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, didampingi Wakil Bupati Suyatni Proasmoro. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
expand_less