Berita Terkini
Trending Tags

Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 629
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang kaki lima di kawasan Alun-Alun Kota Madiun tolak relokasi, (2/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang.

Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras wacana relokasi yang belum memiliki konsep jelas. Menurutnya, lokasi tersebut tidak memadai dari segi sarana dan prasarana.

“Tempatnya tidak sesuai. Pedagang kami banyak, lebih dari 200 orang, tidak mungkin cukup. Fasilitas seperti tempat cuci dan pembuangan juga belum ada,” ujarnya.

Selain menolak relokasi, pedagang juga menuntut penyesuaian jam operasional. Mereka meminta diizinkan kembali berjualan mulai pukul 10.00 WIB, seperti aturan sebelumnya.

“Kalau sekarang baru boleh jam 12 siang, kami tidak maksimal. Baru beberapa jam sudah harus berhenti karena berganti dengan pedagang malam,” kata Dedy.

Pedagang lain, Sulaiman, menilai rencana relokasi terkesan tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan. Ia berharap pemerintah memiliki perencanaan yang jelas sebelum mengambil kebijakan.

“Kalau relokasi untuk meningkatkan pendapatan, kami setuju. Tapi kalau hanya memindahkan tanpa solusi, itu tidak adil. Kami ini mencari nafkah untuk keluarga,” katanya.

Image Not Found
PKL Alun-Alun Kota Madiun datangi Dinas Perdagangan, tolak relokasi dan minta jam jual dikembalikan. Foto : Kris-Sinergia

Dalam mediasi tersebut, pihak Dinas Perdagangan belum dapat memberikan keputusan karena pimpinan dinas sedang bertugas di luar. Pedagang pun memberi tenggat waktu hingga Senin mendatang untuk mendapatkan kejelasan.

“Kalau belum ada jawaban, kami akan lanjut mengadu ke pelaksana tugas (Plt),” ujar Dedy.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan belum ada pembahasan resmi terkait relokasi PKL. Ia menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menjaga kebersihan kawasan alun-alun melalui kegiatan kerja bakti bersama pedagang.

“Saya belum pernah menyampaikan soal relokasi. Fokus kami saat ini kebersihan dulu. Kami mengajak PKL untuk kerja bakti bersama menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menduga aksi pedagang dipicu kesalahpahaman terkait ajakan kerja bakti yang disampaikan sebelumnya. Pemerintah kota, lanjutnya, tetap membuka komunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi terbaik.

Hingga saat ini, aktivitas perdagangan di kawasan Alun-Alun Madiun masih berjalan normal sembari menunggu hasil keputusan dari pemerintah daerah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Tanam 14 Jenis Bambu di Eco Bamboo Park Magetan, Dukung Program Lingkungan dan RTH

    ASN Tanam 14 Jenis Bambu di Eco Bamboo Park Magetan, Dukung Program Lingkungan dan RTH

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 1.310 ASN di Kabupaten Magetan mengikuti kegiatan penanaman pohon bambu sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan. Acara yang digelar di kawasan wisata edukasi Eco Bamboo Park Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Pengedar, Amankan 300 Gram Sabu-Sabu

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu pada Februari 2026. Dari dua lokasi berbeda, polisi mengamankan total barang bukti sekitar 300 gram atau 3 ons sabu dan menetapkan dua tersangka sebagai pengedar. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers oleh Kasatnarkoba Polres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • Inspiratif ! Anak Penjual Es Keliling di Ponorogo Miliki Segudang Prestasi Lomba hingga Olimpiade Sains

    Inspiratif ! Anak Penjual Es Keliling di Ponorogo Miliki Segudang Prestasi Lomba hingga Olimpiade Sains

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah sederhana di gang sempit Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, menyimpan kisah inspiratif dari remaja berprestasi. Dialah Avan Ferdiansyah Hilmi (19 tahun), anak pasangan Eko Yuliato (55) dan Ummi Latifah (50), yang berhasil mengoleksi ratusan piala dari berbagai lomba akademik sejak duduk di bangku kelas 2 SD hingga lulus SMA. Avan […]

    Bagikan
  • Lonjakan Permohonan Paspor di Ponorogo Capai 18 Ribu Sepanjang 2025

    Lonjakan Permohonan Paspor di Ponorogo Capai 18 Ribu Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Permintaan layanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo melonjak tajam sepanjang 2025. Instansi tersebut mencatat telah menerbitkan 18.891 paspor selama satu tahun terakhir. Peningkatan ini selaras dengan tingginya minat warga Ponorogo bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Plt Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, […]

    Bagikan
  • Minibus Rombongan Takziah Terjun ke Jurang 25 Meter di Madiun, 1 Penumpang Tewas dan 6 Terluka

    Minibus Rombongan Takziah Terjun ke Jurang 25 Meter di Madiun, 1 Penumpang Tewas dan 6 Terluka

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut menimpa rombongan takziah di Kabupaten Madiun, Rabu (22/7/2026) malam. Sebuah minibus Toyota Avanza yang membawa tujuh penumpang terjun ke jurang sedalam sekitar 25 meter di Dukuh Seprau, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan.  Akibat insiden tersebut, satu penumpang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Lewat WBR 2026

    RSUD Kota Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Lewat WBR 2026

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun memanfaatkan kegiatan Walikota Bersama Rakyat (WBR) 2026 sebagai sarana untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Langkah tersebut menyasar warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses fasilitas kesehatan pada jam pelayanan reguler. Direktur RSUD Kota Madiun, dr Muhammad Nur, mengatakan WBR menjadi salah satu […]

    Bagikan
expand_less