Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi
- account_circle Sinergia Mediatama
- calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
- visibility 66
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab. Ngawi – Kepergian Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, namun juga kalangan legislatif Ngawi. Almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi tinggi. Sehari sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan di ruas Tol Solo–Ngawi, Waluyo masih menjalankan tugas sebagai pejabat publik.
Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, mengenang hari-hari terakhir almarhum Waluyo. Ia menyebut, satu hari sebelum insiden, mereka masih sempat berkomunikasi.
“Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB, saya menghubungi beliau untuk meminta tolong mewakili saya menghadiri Salat Iduladha di Kecamatan Karanganyar. Beliau langsung bersedia tanpa ragu,” ujar Yuwono saat ditemui di rumah duka, Jalan Raya Slamet Riyadi, Kedunggalar, Jumat (06/06/2025).
Yuwono menambahkan, pada Rabu malam sebelumnya, ia juga sempat bertemu dengan Waluyo dalam kunjungan kerja di Solo. Tidak ada firasat apapun saat itu. Keduanya sempat berbincang hangat seperti biasa.
“Saya kira Kamis pagi beliau masih di Solo, ternyata sudah berada di Jakarta. Kami tidak berkomunikasi lagi setelah itu. Dan Jumat pagi saya mendapat kabar duka itu. Saya benar-benar syok,” ucapnya dengan suara berat.
Di mata kolega dan masyarakat, Waluyo bukan hanya wakil rakyat, tapi juga seorang pemimpin yang dekat dengan warga. Ia dikenal rajin turun ke lapangan dan berdialog langsung dengan masyarakat. Kepribadiannya yang bersahabat dan bijaksana membuatnya disegani di lingkungan DPRD maupun di tengah masyarakat Ngawi.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, secara khusus menyampaikan belasungkawa dan rasa kehilangannya atas kepergian Waluyo. Ia menyebut almarhum sebagai pribadi pekerja keras dan selalu hadir dalam berbagai kegiatan.
“Beliau orang yang luar biasa. Kalau tidak berhalangan penting, pasti hadir. Kami sering bekerja sama dan berdiskusi. Sosoknya sederhana, tetapi penuh dedikasi,” ujar Ony, usai pemakaman.
Diketahui, Waluyo Jati Sasono juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Ngawi. Kepergiannya tak hanya menyisakan duka bagi rekan-rekan separtai, namun juga menyisakan kekosongan dalam kepemimpinan politik lokal. Jenazah almarhum dimakamkan dengan prosesi penghormatan dan iringan doa dari kerabat, warga, serta jajaran pejabat daerah. Doa dan penghormatan terakhir mengalir untuk sosok yang telah mengabdikan diri puluhan tahun untuk kemajuan daerah.
Tim Liputan – Sinergia
- Penulis: Sinergia Mediatama





