Berita Terkini
Trending Tags

Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 276
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tanah longsor di lereng Gunung Wilis menimpa bagian rumah warga di Desa Padas, Kec. Dagangan, Kab. Madiun, (28/3/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu malam (28/3/2026). Longsor dari tebing setinggi sekitar 10 meter menimpa bagian rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan.

Material tanah dan batu menghantam tembok rumah milik Murtini, warga Dusun Sempu, Desa Padas. Akibatnya, dinding rumah roboh setelah tertimpa longsoran dari tebing di belakang rumah.

Selain merusak bangunan, longsor juga memutus akses jalan lingkungan yang biasa dilalui kendaraan roda empat. Warga setempat terpaksa menggunakan jalur alternatif untuk sementara waktu.

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri mendatangi lokasi pada Minggu pagi (29/3/2026) untuk melakukan peninjauan sekaligus membantu warga membersihkan material longsor. 

Image Not Found
Petugas BPBD Kabupaten Madiun melakukan penanganan lokasi rumah warga yang terdampak longsor di Desa Padas, (29/3/2026), Foto: Tova-Sinergia

Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.

“Wilayah Dagangan memang memiliki sejumlah titik rawan longsor saat musim hujan. Kondisi tanah yang gembur membuat lereng mudah tergerus ketika diguyur hujan deras,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar lereng dan tebing untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi. Masyarakat diminta segera melapor jika melihat retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah guna menghindari risiko longsor susulan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    Senyum Sumringah Petani Ngluyu-Lengkong Nganjuk, 5 Sumur Bor Aliri Lahan Persawahan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Petani di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong Kabupaten Nganjuk bias tersenyum sumringah. Lahan persawahan yang biasanya kesulitan air di musim kemarau, kini bias teratasi. Tak tanggung-tanggung, untuk membantu kesulitan para petani dan meningkatkan kesejahteraannya, sebanyak 5 unit sumur bor dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. “Air di […]

    Bagikan
  • Pertumbuhan Ekonomi Kota Madiun 2025 5,69 Persen, DPRD Soroti Piutang Rp15 Miliar dan Peran UMKM

    Pertumbuhan Ekonomi Kota Madiun 2025 5,69 Persen, DPRD Soroti Piutang Rp15 Miliar dan Peran UMKM

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun dengan agenda Penyampaian Rekomendasi LKPJ Tahun 2025, Rabu (22/4/2026), menjadi ruang evaluasi terbuka atas kinerja pembangunan daerah. Sorotan utama mengarah pada pertumbuhan ekonomi yang belum mencapai target serta pengelolaan piutang daerah yang masih menjadi pekerjaan rumah. Tercatat pertumbuhan ekonomi Kota Madiun tahun 2025 tercatat sebesar […]

    Bagikan
  • Diduga Terpeleset, Remaja di Magetan Tenggelam ke Sungai, Pencarian Terkendala Arus Deras

    Diduga Terpeleset, Remaja di Magetan Tenggelam ke Sungai, Pencarian Terkendala Arus Deras

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Raditya Desta Nugroho (16) remaja asal Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Gonggang di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Sabtu (22/11/2025) siang. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Insiden ini membuat warga sekitar terkejut mengingat lokasi sungai dikenal memiliki arus kuat serta kedalaman yang mencapai […]

    Bagikan
  • Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) fraksi DPRD Kota Madiun terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Jawaban Wali Kota Madiun itu dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Hilang Menjelang Subuh, Nenek 67 Tahun di Magetan Ditemukan Meninggal di Jurang Depan Rumah

    Hilang Menjelang Subuh, Nenek 67 Tahun di Magetan Ditemukan Meninggal di Jurang Depan Rumah

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang perempuan lanjut usia bernama Lastri (67), warga Jalan Wilis Gang Wonokromo, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia di jurang Kali Gandong, Senin (28/9/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Lastri diketahui tinggal bersama putrinya, Sutiyah (51). Berdasarkan keterangan keluarga […]

    Bagikan
  • Jelang Pelantikan, Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi Ikuti Pengarahan Wamendagri

    Jelang Pelantikan, Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi Ikuti Pengarahan Wamendagri

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jelang pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2024, Kementrian Dalam Negeri menggelar rapat persiapan Sabtu sore (15/2/2025). Rapat yang digelar secara daring tersebut diikuti sebanyak 481 Kepala Daerah baik Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati dab Walikota-Wakil Walikota terpilih. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto selaku pimpinan rapat, mengungkapkan bahwa sebanyak […]

    Bagikan
expand_less