Berita Terkini
Trending Tags

Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 89
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rekaman CCTV korban di jemput keluarga usai mengalami perampokan, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Aksi perampokan dengan modus pura-pura menanyakan alamat terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang nenek bernama Suminem (65) menjadi korban penculikan, penganiayaan, dan perampokan setelah sebelumnya dibawa kabur tiga orang tidak dikenal menggunakan mobil warna silver.

Peristiwa terjadi pada Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Saat itu, korban sedang merapikan daun pisang di pinggir jalan depan rumahnya.

Tiba-tiba, sebuah mobil berhenti di dekat korban. Salah satu penumpang turun dan berpura-pura untuk menanyakan alamat seseorang yang kebetulan dikenal oleh korban. Dengan niat membantu, Suminem kemudian bersedia menunjukkan arah dan menuruti pelaku ketika diajak masuk ke mobil tersebut.

Namun, bukannya berhenti pada alamat yang dimaksud, mobil justru berputar arah menuju Jalan Raya Maospati–Ngawi. Di sinilah korban mulai merasa curiga. Saat meminta turun, pelaku justru memukul dan menendang korban.

Suminem mengalami lebam di bagian wajah dan tangan, serta nyeri di dada akibat penganiayaan tersebut. Tak hanya itu, kalung emas seberat 5 gram dan uang tunai Rp400 ribu miliknya juga dirampas.

Setelah dianiaya, korban diturunkan paksa di jalan sepi Desa Gebyok, Kecamatan Karangrejo, berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi awal. Dalam kondisi hujan, warga yang melintas menemukan korban dan membantunya pulang ke rumah anaknya yang tidak jauh dari lokasi awal.

Anaknya, Sumino (40), mengaku mengetahui kejadian itu setelah melihat kondisi ibunya dan meninjau rekaman CCTV.

“Kalung dan uang ibu dibawa kabur. Pelakunya tiga orang, naik mobil silver,” kata Sumino.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian memperlihatkan detik-detik mobil pelaku berhenti di dekat korban. Meski bagian ketika korban dimasukkan ke mobil tidak terlihat jelas. Namun video menunjukkan kendaraan itu sempat masuk ke Desa Temenggungan dengan berpura-pura mencari alamat, sebelum akhirnya keluar dan membawa korban kabur.

Sekitar 30 menit kemudian, korban akhirnya diantar warga pulang dalam keadaan luka-luka. Korban sempat dirawat di RS AU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi dan kini diperbolehkan pulang karena kondisinya mulai membaik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra Suprihatin membenarkan laporan perampokan tersebut.

“Benar, korban diajak masuk ke mobil lalu dirampas uang dan perhiasannya, serta mengalami penganiayaan,” jelasnya.

Polisi kini tengah melacak kendaraan pelaku melalui rekaman CCTV di sejumlah titik dan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus serupa, terutama bagi warga lanjut usia yang kerap menjadi sasaran. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Lebaran, Plt Wali Kota Madiun Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    Usai Lebaran, Plt Wali Kota Madiun Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun diminta segera kembali fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik setelah libur panjang Lebaran 2026. Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun usai menghadiri acara halal bihalal Pemerintah Kota Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ASN. […]

    Bagikan
  • Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

    Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Lumajang – Suasana religius kembali menyelimuti kawasan kaki Gunung Semeru, Sabtu (19/07/2025), saat ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Kehadiran mereka adalah bagian dari perayaan Piodalan, yaitu upacara sakral ulang tahun pura yang digelar setiap 210 hari menurut kalender Bali. Piodalan tahun ini berlangsung meriah […]

    Bagikan
  • Rute KA Bandara Adi Soemarmo Diperpanjang, Caruban–Madiun Kini Hanya 16 Menit

    Rute KA Bandara Adi Soemarmo Diperpanjang, Caruban–Madiun Kini Hanya 16 Menit

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun terus memantapkan persiapan perpanjangan layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS). Stasiun Caruban, Kabupaten Madiun, menjadi salah satu fokus utama yang tengah ditinjau melalui inspeksi bersama (joint inspection). Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Dua Jembatan di Bungkal Putus, BPBD Ponorogo Upayakan Jembatan Darurat

    Dua Jembatan di Bungkal Putus, BPBD Ponorogo Upayakan Jembatan Darurat

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua jembatan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, putus diterjang derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga di empat RT terganggu dan sekitar 100 kepala keluarga (KK) terisolir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun, mengatakan bahwa dua jembatan yang rusak berada di RT 8 RW 4 dan RT 6 RW […]

    Bagikan
  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini memasuki fase demografis yang semakin menantang. Data terbaru mencatat bahwa 20,3 persen dari total penduduk sekitar 688 ribu jiwa merupakan kelompok lanjut usia. Angka ini bukan hanya menunjukkan populasi yang menua, tetapi juga menandai meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan kesehatan yang harus diantisipasi sejak dini. Kepala Dinas Sosial […]

    Bagikan
expand_less